Cegah Penipuan Digital, IM3 Hadirkan SATSPAM Berbasis AI
Minggu, 10 Agustus 2025 - 17:37 WIB
Advertisement
Jakarta, 10 Agustus 2025 – Ancaman scam dan spam di ruang digital Indonesia semakin mengkhawatirkan. Data menunjukkan bahwa 65% masyarakat Indonesia menerima upaya penipuan setiap minggunya, mulai dari pesan phishing, tawaran kerja palsu, hingga skema investasi. Kondisi ini menegaskan pentingnya perlindungan digital yang kuat dan inklusif.
Menjawab tantangan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3 meluncurkan SATSPAM (Satuan Anti Scam dan Spam) — fitur perlindungan digital otomatis berbasis jaringan, yang langsung aktif tanpa perlu pengaturan tambahan.
Peluncuran SATSPAM digelar di kawasan Car Free Day Thamrin, Jakarta, dalam bentuk Parade SATSPAM yang menggandeng ratusan pasukan kuning, pimpinan Indosat, masyarakat, serta jurnalis senior Najwa Shihab sebagai duta edukasi publik. Parade ini menjadi simbol kampanye nasional #NomorModusNoMore, sekaligus sarana sosialisasi langsung fitur perlindungan digital IM3 kepada masyarakat.
Berbeda dengan sistem keamanan lain yang memerlukan aplikasi atau pengaturan manual, SATSPAM bekerja otomatis di jaringan IM3 saat pelanggan mengaktifkan paket data. Fitur ini mampu mengenali, menyaring, dan memberi peringatan terhadap SMS dan panggilan dari nomor mencurigakan secara real-time. Pelanggan juga dapat melaporkan nomor berbahaya melalui aplikasi myIM3, menjadikan perlindungan ini bersifat kolaboratif.
Dua Tingkatan Perlindungan SATSPAM:
SATSPAM BASIC
Aktif otomatis untuk seluruh pengguna IM3 Prabayar dengan paket data aktif, tanpa perlu pengaturan tambahan. Deteksi dan peringatan terhadap panggilan dan SMS mencurigakan langsung tersedia, cukup dengan aktivasi kartu perdana seharga Rp35.000.
SATSPAM+
Didesain untuk pengguna yang membutuhkan perlindungan lebih tinggi. Fitur ini membedakan panggilan masuk sebagai spam, scam, atau nomor terpercaya, serta mendeteksi tautan berbahaya di SMS secara real-time. Tersedia bagi pelanggan IM3 Prabayar dengan paket data minimal Rp50.000 dan pelanggan Pascabayar IM3 Platinum dengan aktivasi lewat myIM3. Pengguna juga akan menerima laporan mingguan melalui aplikasi.
Keamanan Digital untuk Semua
Bilal Kazmi, Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan:
"Melalui SATSPAM, kami mengambil langkah proaktif menghadirkan pengalaman digital yang lebih aman. Ini bagian dari AIvolusi5G — jaringan aman berbasis AI dan 5G milik Indosat yang adaptif dan cerdas. Rasa aman adalah hak semua orang. SATSPAM bukan sekadar fitur, tapi komitmen untuk menciptakan kepercayaan di dunia digital yang semakin kompleks. Sejalan dengan semangat Hari Kemerdekaan, SATSPAM menjadi simbol kemerdekaan dari penipuan digital, membuka lebih banyak peluang untuk pertumbuhan masyarakat."
Senada dengan itu, Najwa Shihab menyampaikan dukungannya:
"Penipuan digital bukan sekadar gangguan, tapi bentuk kejahatan modern yang merampas kepercayaan. Dalam tiga bulan terakhir saja (Nov 2024–Jan 2025), kerugian akibat penipuan digital mencapai Rp476 miliar. Perlindungan seperti SATSPAM penting agar rasa aman jadi milik semua orang, bukan hanya mereka yang paham teknologi. Ini bukan hanya fitur, tapi keberpihakan."
Dengan kehadiran SATSPAM, masyarakat kini dapat membaca pesan dan menerima panggilan tanpa rasa khawatir. Langkah ini memperkuat posisi IM3 sebagai pelopor dalam standar baru keamanan digital yang lebih mudah diakses, inklusif, dan proaktif.
Menjawab tantangan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3 meluncurkan SATSPAM (Satuan Anti Scam dan Spam) — fitur perlindungan digital otomatis berbasis jaringan, yang langsung aktif tanpa perlu pengaturan tambahan.
Peluncuran SATSPAM digelar di kawasan Car Free Day Thamrin, Jakarta, dalam bentuk Parade SATSPAM yang menggandeng ratusan pasukan kuning, pimpinan Indosat, masyarakat, serta jurnalis senior Najwa Shihab sebagai duta edukasi publik. Parade ini menjadi simbol kampanye nasional #NomorModusNoMore, sekaligus sarana sosialisasi langsung fitur perlindungan digital IM3 kepada masyarakat.
Berbeda dengan sistem keamanan lain yang memerlukan aplikasi atau pengaturan manual, SATSPAM bekerja otomatis di jaringan IM3 saat pelanggan mengaktifkan paket data. Fitur ini mampu mengenali, menyaring, dan memberi peringatan terhadap SMS dan panggilan dari nomor mencurigakan secara real-time. Pelanggan juga dapat melaporkan nomor berbahaya melalui aplikasi myIM3, menjadikan perlindungan ini bersifat kolaboratif.
Dua Tingkatan Perlindungan SATSPAM:
SATSPAM BASIC
Aktif otomatis untuk seluruh pengguna IM3 Prabayar dengan paket data aktif, tanpa perlu pengaturan tambahan. Deteksi dan peringatan terhadap panggilan dan SMS mencurigakan langsung tersedia, cukup dengan aktivasi kartu perdana seharga Rp35.000.
SATSPAM+
Didesain untuk pengguna yang membutuhkan perlindungan lebih tinggi. Fitur ini membedakan panggilan masuk sebagai spam, scam, atau nomor terpercaya, serta mendeteksi tautan berbahaya di SMS secara real-time. Tersedia bagi pelanggan IM3 Prabayar dengan paket data minimal Rp50.000 dan pelanggan Pascabayar IM3 Platinum dengan aktivasi lewat myIM3. Pengguna juga akan menerima laporan mingguan melalui aplikasi.
Keamanan Digital untuk Semua
Bilal Kazmi, Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan:
"Melalui SATSPAM, kami mengambil langkah proaktif menghadirkan pengalaman digital yang lebih aman. Ini bagian dari AIvolusi5G — jaringan aman berbasis AI dan 5G milik Indosat yang adaptif dan cerdas. Rasa aman adalah hak semua orang. SATSPAM bukan sekadar fitur, tapi komitmen untuk menciptakan kepercayaan di dunia digital yang semakin kompleks. Sejalan dengan semangat Hari Kemerdekaan, SATSPAM menjadi simbol kemerdekaan dari penipuan digital, membuka lebih banyak peluang untuk pertumbuhan masyarakat."
Senada dengan itu, Najwa Shihab menyampaikan dukungannya:
"Penipuan digital bukan sekadar gangguan, tapi bentuk kejahatan modern yang merampas kepercayaan. Dalam tiga bulan terakhir saja (Nov 2024–Jan 2025), kerugian akibat penipuan digital mencapai Rp476 miliar. Perlindungan seperti SATSPAM penting agar rasa aman jadi milik semua orang, bukan hanya mereka yang paham teknologi. Ini bukan hanya fitur, tapi keberpihakan."
Dengan kehadiran SATSPAM, masyarakat kini dapat membaca pesan dan menerima panggilan tanpa rasa khawatir. Langkah ini memperkuat posisi IM3 sebagai pelopor dalam standar baru keamanan digital yang lebih mudah diakses, inklusif, dan proaktif.
(sra)