BKI Tingkatkan Kompetensi di 14 Industri Galangan Kapal
Kamis, 30 Oktober 2025 - 10:48 WIB
Advertisement
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI menyelenggarakan Sertifikasi Juru Las (Welder) BKI yang resmi dibuka pada 23 Oktober 2025 di Samarinda. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta dari 14 industri galangan kapal di Kalimantan Timur.
Program sertifikasi ini merupakan bagian dari Program Peningkatan Kapasitas SDM (upskilling) di industri perkapalan, yang menjadi salah satu bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BKI. Melalui kegiatan ini, BKI berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja nasional, sekaligus memperkuat daya saing sektor galangan kapal Indonesia.
Rangkaian program ini diselenggarakan pada tanggal 20-24 Oktober 2025 yang terdiri dari kegiatan pelatihan (refreshment) hingga sertifikasi BKI, dengan dukungan penuh dari Eduvokasi selaku mitra penyelenggara, BPVP Samarinda selaku mitra pelatihan, dan DPC IPERINDO Kaltim selaku mitra industri.
Kepala Unit TJSL PT. BKI (Persero) Arif Bijaksana Prawira Negara mengatakan
dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini untuk meningkatkan tenaga kerja galangan kapal.
" Sebagaimana tujuan dari program ini yakni untuk meningkatkan kemampuan tenaga kerja Galangan Kapal secara teknis, keselamatan kerja, hingga kesiapan untuk bersaing di pasar industri maritim,” ujar Arif.
Sementara itu, Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda, Eka Cahyana Adi, turut memberikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan program ini juga menjelaskan selama mengikuti pelatihan (refreshment), peserta dibimbing langsung oleh instruktur berpengalaman untuk memperdalam teknik pengelasan.
"Dalam tahapan sertifikasi BKI, peserta melakukan proses pengelasan yang disaksikan langsung oleh Surveyor BKI guna memastikan kompetensi teknis telah sesuai dengan standar. Selanjutnya, hasil pengelasan berupa test-piece akan diuji menggunakan metode pengujian pengelasan di laboratorium,” ujar Eka.
Kegiatan ini tentu tidak hanya menjadi sarana peningkatan kemampuan teknis, namun juga memperkuat kolaborasi antar lembaga yakni dunia industri, lembaga pelatihan, dan lembaga sertifikasi seperti PT BKI Persero dalam mencetak SDM yang unggul, tersertifikasi, dan berdaya saing tinggi.
Dengan terselenggaranya program ini, BKI akan selalu mendukung sehingga semakin banyak tenaga kerja di sektor galangan kapal di wilayah Kalimantan Timur yang memiliki sertifikasi resmi dan siap berkontribusi dalam kemajuan industri perkapalan nasional.
Program sertifikasi ini merupakan bagian dari Program Peningkatan Kapasitas SDM (upskilling) di industri perkapalan, yang menjadi salah satu bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BKI. Melalui kegiatan ini, BKI berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja nasional, sekaligus memperkuat daya saing sektor galangan kapal Indonesia.
Rangkaian program ini diselenggarakan pada tanggal 20-24 Oktober 2025 yang terdiri dari kegiatan pelatihan (refreshment) hingga sertifikasi BKI, dengan dukungan penuh dari Eduvokasi selaku mitra penyelenggara, BPVP Samarinda selaku mitra pelatihan, dan DPC IPERINDO Kaltim selaku mitra industri.
Kepala Unit TJSL PT. BKI (Persero) Arif Bijaksana Prawira Negara mengatakan
dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini untuk meningkatkan tenaga kerja galangan kapal.
" Sebagaimana tujuan dari program ini yakni untuk meningkatkan kemampuan tenaga kerja Galangan Kapal secara teknis, keselamatan kerja, hingga kesiapan untuk bersaing di pasar industri maritim,” ujar Arif.
Sementara itu, Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda, Eka Cahyana Adi, turut memberikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan program ini juga menjelaskan selama mengikuti pelatihan (refreshment), peserta dibimbing langsung oleh instruktur berpengalaman untuk memperdalam teknik pengelasan.
"Dalam tahapan sertifikasi BKI, peserta melakukan proses pengelasan yang disaksikan langsung oleh Surveyor BKI guna memastikan kompetensi teknis telah sesuai dengan standar. Selanjutnya, hasil pengelasan berupa test-piece akan diuji menggunakan metode pengujian pengelasan di laboratorium,” ujar Eka.
Kegiatan ini tentu tidak hanya menjadi sarana peningkatan kemampuan teknis, namun juga memperkuat kolaborasi antar lembaga yakni dunia industri, lembaga pelatihan, dan lembaga sertifikasi seperti PT BKI Persero dalam mencetak SDM yang unggul, tersertifikasi, dan berdaya saing tinggi.
Dengan terselenggaranya program ini, BKI akan selalu mendukung sehingga semakin banyak tenaga kerja di sektor galangan kapal di wilayah Kalimantan Timur yang memiliki sertifikasi resmi dan siap berkontribusi dalam kemajuan industri perkapalan nasional.
(sra)