Jembatan Garuda Membentang di Sungai Kaliabang, Simbol Kehadiran Negara Bagi Rakyat
Rabu, 11 Maret 2026 - 18:31 WIB
Advertisement
Semangat pengabdian untuk bangsa kembali berkobar di tepian Sungai Kaliabang, Desa Arjosari, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen. Di lokasi jembatan Gantung Garuda, dilaksanakan peluncuran program pembangunan jembatan yang diresmikan secara terpusat dan daring oleh Presiden Prabowo Subianto, bertemakan TNI AD Hadir Untuk Rakyat.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kodim 0709/Kebumen tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono pada Senin (9/3/2026). Turut hadir Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman, Kepala DPUPR Kebumen Joni Hernawan, unsur Forkopimcam Adimulyo, para kepala desa, serta tokoh masyarakat yang menyaksikan momen penting bagi kemajuan infrastruktur desa tersebut.
Dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan jembatan bukan sekadar proyek fisik, tetapi simbol kehadiran negara bagi rakyatnya. Jembatan-jembatan yang dibangun akan menghubungkan desa dengan desa, membuka akses pendidikan bagi anak-anak, serta memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan.
Presiden juga menekankan bahwa di tengah tantangan global yang penuh dinamika, kekuatan terbesar bangsa Indonesia terletak pada persatuan dan semangat gotong royong. Pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh komponen bangsa diharapkan terus bekerja dengan kejujuran, disiplin, serta dedikasi tinggi demi kesejahteraan rakyat dan ketahanan nasional.
Dandim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono menjelaskan, kehadiran Jembatan Gantung Garuda di Desa Arjosari diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta memperkuat konektivitas antar wilayah. Dengan akses yang lebih baik, kegiatan pendidikan, sosial, dan perekonomian warga akan semakin berkembang.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kodim 0709/Kebumen tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono pada Senin (9/3/2026). Turut hadir Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman, Kepala DPUPR Kebumen Joni Hernawan, unsur Forkopimcam Adimulyo, para kepala desa, serta tokoh masyarakat yang menyaksikan momen penting bagi kemajuan infrastruktur desa tersebut.
Dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan jembatan bukan sekadar proyek fisik, tetapi simbol kehadiran negara bagi rakyatnya. Jembatan-jembatan yang dibangun akan menghubungkan desa dengan desa, membuka akses pendidikan bagi anak-anak, serta memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan.
Presiden juga menekankan bahwa di tengah tantangan global yang penuh dinamika, kekuatan terbesar bangsa Indonesia terletak pada persatuan dan semangat gotong royong. Pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh komponen bangsa diharapkan terus bekerja dengan kejujuran, disiplin, serta dedikasi tinggi demi kesejahteraan rakyat dan ketahanan nasional.
Dandim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono menjelaskan, kehadiran Jembatan Gantung Garuda di Desa Arjosari diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta memperkuat konektivitas antar wilayah. Dengan akses yang lebih baik, kegiatan pendidikan, sosial, dan perekonomian warga akan semakin berkembang.
(sra)