PGN Genjot Pembangunan Infrastruktur Gas Bumi
Kamis, 08 September 2016 - 21:43 WIB
A
A
A
Petugas melakukan pemeriksaan fasilitas penerimaan gas bumi Onshore Receiving Facilities (ORF) di jaringan Transmisi Gas Bumi Kalimantan-Jawa yang memasok gas bumi melalui infrastruktur pipa gas sepanjang lebih dari 200 km lintas laut dengan diameter 14 inch dari Lapangan Gas Kepodang Laut Utara Jawa, di PT Kalimantan Jawa Gas (KJG) yang terletak di area PLTU Tambak Lorok, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (08/09/2016). PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus menggenjot pembangunan infrastruktur gas bumi sebagai upaya penghematan besar bagi industri, pembangkit listrik hingga rumah tangga.
Saat ini penyaluran gas ke PLTGU Tambak Lorok berjalan baik, kapasitas pembangkit total sebesar 880 MW dengan volume gas yang dipasok oleh PGN sekitar 104 MMSCFD (juta kaki kubik per hari) sampai 116 MMSCFD. Gas bumi PGN ini mengalir ke lebih dari 116.600 pelanggan rumah tangga. Selain itu, 1.900 usaha kecil, mal, hotel, rumah sakit, restoran, hingga rumah makan, serta 1.580 industri berskala besar dan pembangkit listrik.
PGN juga menyalurkan gas bumi untuk transportasi, saat ini PGN telah mengoperasikan 7 Statiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), menyuplai gas untuk 8 SPBG mitra, dan mengoperasikan 5 Mobile Refueling Unit (MRU).
Saat ini penyaluran gas ke PLTGU Tambak Lorok berjalan baik, kapasitas pembangkit total sebesar 880 MW dengan volume gas yang dipasok oleh PGN sekitar 104 MMSCFD (juta kaki kubik per hari) sampai 116 MMSCFD. Gas bumi PGN ini mengalir ke lebih dari 116.600 pelanggan rumah tangga. Selain itu, 1.900 usaha kecil, mal, hotel, rumah sakit, restoran, hingga rumah makan, serta 1.580 industri berskala besar dan pembangkit listrik.
PGN juga menyalurkan gas bumi untuk transportasi, saat ini PGN telah mengoperasikan 7 Statiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), menyuplai gas untuk 8 SPBG mitra, dan mengoperasikan 5 Mobile Refueling Unit (MRU).
(rat)