Berburu Tuna di Larantuka
1/12
Sejumlah nelayan berbincang jelang senja di Pelabuhan Pelelangan Ikan Amagrapati, Larantuka.
Berburu Tuna di Larantuka
2/12
Nelanyan membongkar ikan tuna hasil tangkapan.
Berburu Tuna di Larantuka
3/12
Ikan tuna segar yang baru didapat dimasukan kedalam air es.
Berburu Tuna di Larantuka
4/12
Ikan tuna hasil tangkapan nelayan dengan cara tradisional.
Berburu Tuna di Larantuka
5/12
ABK memperlihatkan ikan Cakalang hasil tangkapan dengan cara memancing tradisional yang biasa disebut huhate.
Berburu Tuna di Larantuka
6/12
Kawanan burung salah satu petunjuk bagi nelayan untuk mengetahui lokasi pencarian ikan.
Berburu Tuna di Larantuka
7/12
Stefanus Fandiano De Rosari anak Kapten Kapal Laurensius Juang De Rosari melemparkan umpan. Pelempar umpan ini biasa disebut Boi Boi.
Berburu Tuna di Larantuka
8/12
Mata pancing yang dimodifikasi menggunakan tali rafia dan bulu ayam.
Berburu Tuna di Larantuka
9/12
Ikan tampang yang dijadikan umpan oleh nelayan.
Berburu Tuna di Larantuka
10/12
Nelayan berada di salah satu bagan tempat penjualan umpan ikan.
Berburu Tuna di Larantuka
11/12
Kapal Flotim (Flores Timur) bersandar di Teluk Lembata setelah antre membeli umpan makanan ikan.
Berburu Tuna di Larantuka
12/12
Keseruan nelayan berburu ikan tuna mengunakan teknik tradisional atau biasa disebut teknik Huhate atau (Pole And Line).
Berburu Tuna di Larantuka
Berburu Tuna di Larantuka
Berburu Tuna di Larantuka
Berburu Tuna di Larantuka
Berburu Tuna di Larantuka
Berburu Tuna di Larantuka
Berburu Tuna di Larantuka
Berburu Tuna di Larantuka
Berburu Tuna di Larantuka
Berburu Tuna di Larantuka
Berburu Tuna di Larantuka
Berburu Tuna di Larantuka

Berburu Tuna di Larantuka

Minggu, 08 Januari 2017 - 16:22 WIB
A A A
Matahari baru saja merebahkan dirinya di ufuk barat saat kapal Flotim 17 melepas sauh dari dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Amagarapati, Larantuka, Nusa Tenggara Timur, Selasa (27/12/2016) lalu. Dipimpin sang kapten, Lauren (48), kapal nelayan jenis gross tonnage (GT) 22 berlayar menuju perairan Laut Flores untuk mencari ikan tuna dengan metode tradisional khas nelayan Larantuka, yakni pole and line atau disebut huhate dalam bahasa setempat.

Perjalanan diawali dengan mencari umpan yakni ikan tembang yang disediakan kapal penangkap ikan menetap (bagan apung) di kawasan Teluk Lembata. Puluhan bagan di teluk tersebut akan menyalakan lampu sebagai penanda umpan tersedia bagi kapal nelayan huhate yang akan mencari ikan. Setelah beberapa jam menunggu, akhirnya umpan cukup didapat, sebelum fajar menyingsing Flotim 17 pun diarahkan Kapten Lauren menuju perairan Flores di daerah Balauring, Lembata.

Tak ada petunjuk pasti dimana lokasi berkumpulnya cakalang di laut lepas, nelayan huhate menggunakan intuisi serta petunjuk dari alam untuk menemukannya. Nelayan mencari kawanan burung dan lumba-lumba untuk menentukan lokasi pencarian ikan. Kawanan burung dan lumba-lumba menunjukkan keberadaan kawanan ikan kecil santapan keluarga tuna, tongkol, dan cakalang yang menjadi target tangkapan nelayan. Penangkapan ikan dengan teknik huhate oleh nelayan Larantuka dilakukan untuk menjaga keberlanjutan dari ikan tangkapan. Teknik ini tidak mengganggu terumbu karang atau binatang laut lainnya, umpan ikan yang digunakan pun kembali ke laut dalam keadaan hidup. Hal ini membuat ekosistem laut tetap terjaga dan minimnya tangkapan sampingan yang tidak berguna (bycatch).

Setelah lokasi ditentukan, para awak kapal bergegas duduk di hulu kapal memegang alat pancing bambu bernama awu. Boi-boi (pelempar ikan umpan) sibuk melemparkan umpan dari belakang kapal agar ikan cakalang tetap berada pada zona hulu kapal. Tak sulit untuk memancing ikan jika lokasi dan kawanan ikan telah ditemukan, permenit sekitar 40 hingga 50 ekor bisa didapat. Ikan tuna jenis cakalang yang didapat dengan pancingan terus beterbangan ke arah belakang kapal dilempar oleh para awak kapal. Ayunan pancing tersebut berpadu dengan tiupan angin kencang serta hempasan ombak di laut lepas. Harmoni alam yang sangat indah.

Foto & Teks : KORAN SINDO/YORRI FARLI
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Pesantren Ramadan Tuna...
Pesantren Ramadan Tuna Netra di Kabupaten Bandung
Kafe Ramah Bagi Penyandang...
Kafe Ramah Bagi Penyandang Tuna Rungu
Penyandang Tuna Netra...
Penyandang Tuna Netra Kini Bisa Bisnis di Toko Online
Penyandang Tuna Netra...
Penyandang Tuna Netra Daftar Kartu Pra Kerja
Berburu Takjil di Pasar...
Berburu Takjil di Pasar Benhil
Olahraga Berburu Babi...
Olahraga Berburu Babi di Jambi
Foto Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
7 jam yang lalu
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
7 jam yang lalu
Skuad Garuda Jalani...
Skuad Garuda Jalani Latihan Resmi Jelang Laga Kontra Oman di GBK
12 jam yang lalu
ASRIM Dorong Langkah...
ASRIM Dorong Langkah Berkelanjutan Jaga Ketahanan Industri Minuman Kemasan
12 jam yang lalu
Inovasi Tarif Pengiriman...
Inovasi Tarif Pengiriman Paket Ringan Dukung UMKM dan Belanja Daring
12 jam yang lalu
McDonald’s Indonesia...
McDonald’s Indonesia Luncurkan FIFA Goes to McD Jelang World Cup 2026
16 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Begini Tampang Lesu...
Begini Tampang Lesu Eks Kepala BGN Diborgol dan Pakai Baju Tahanan Kejagung
Nadiem Makarim Bacakan...
Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi atas Tuntutan 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Momen Nadiem Kenakan...
Momen Nadiem Kenakan Jaket Ojol Jelang Sidang Pleidoi
SPTO Bagikan Dividen...
SPTO Bagikan Dividen Rp189 Miliar dari Laba 2025
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama