Panen Raya Padi SRI di Kupang Tengah
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 22:44 WIB
A
A
A
Petani memanen padi hasil pengembangan budidaya bibit padi SRI (System of Rice Intensification) di sela Panen Raya Padi SRI di Kelurahan Tarus, Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (21/10/2017).Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF), sebagai satu-satunya lembaga dana perwalian untuk perubahan iklim Indonesia beserta Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menerapkan pengembangan budidaya bibit padi SRI yang mampu meningkatkan hasil panen hingga naik 100% dari semula rata-rata hasil panen padi 5,6 ton/ha menjadi 12 ton/ha, dari bibit padi yang biasa digunakan dengan kebutuhan air lebih sedikit.
Metode SRI merupakan sebuah inovasi untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat sekaligus sebagai upaya adaptasi untuk mengantisipasi perubahan iklim. Peneliti memasang Field Monitoring System (FMS), sebuah alat pengembangkan teknologi telemetri untuk menganalisis iklim mikro seperti hujan, suhu, dan kelembapan tanah yang dapat diakses oleh kelompok tani di lokasi program jarak jauh.
Metode SRI merupakan sebuah inovasi untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat sekaligus sebagai upaya adaptasi untuk mengantisipasi perubahan iklim. Peneliti memasang Field Monitoring System (FMS), sebuah alat pengembangkan teknologi telemetri untuk menganalisis iklim mikro seperti hujan, suhu, dan kelembapan tanah yang dapat diakses oleh kelompok tani di lokasi program jarak jauh.
(ary)