Menhan Resmikan Kapal Perusak Kawal Rudal TNI AL
Senin, 30 Oktober 2017 - 13:44 WIB
A
A
A
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi, meresmikan Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR), di Dermaga Divisi Kapal Niaga, PT PAL Indonesia (Persero), Ujung Surabaya, Jawa Timur, Senin (30/10/2017). Kapal perang atas air pertama kali yang dibangun di Indonesia dengan sistem pembangunan “Moduler System” ini memiliki panjang 105.11 meter, lebar 14.2 meter, berkecepatan 28 knot, dapat berlayar sampai 5.000 nm dan ketahanan berlayar mencapai 20 hari. Kapal ini dilengkapi peralatan persenjataan modern yang terintegrasi dalam sistem Sensor Weapon Control (Sewaco).
Selain itu desain stealth yang dimiliki yakni low radar cross section, low infrared signature, low noise signature menjadikan kapal PKR sulit terdeteksi oleh radar kapal lain. Kapal PKR juga mampu melakukan peperangan permukaan laut, udara, bawah air, serta elektronika.
Selain itu desain stealth yang dimiliki yakni low radar cross section, low infrared signature, low noise signature menjadikan kapal PKR sulit terdeteksi oleh radar kapal lain. Kapal PKR juga mampu melakukan peperangan permukaan laut, udara, bawah air, serta elektronika.
(rat)