Mahasiswa Surabaya Kenalkan...
1/6
Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya mendemonstrasikan daya resap Diapers Sabut Kelapa di Kantor Kelurahan Keputih Tegal, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (20/7/2018).
Mahasiswa Surabaya Kenalkan...
2/6
Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya mendemonstrasikan daya resap Diapers Sabut Kelapa di Kantor Kelurahan Keputih Tegal, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (20/7/2018).
Mahasiswa Surabaya Kenalkan...
3/6
Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya mendemonstrasikan daya resap Diapers Sabut Kelapa di Kantor Kelurahan Keputih Tegal, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (20/7/2018).
Mahasiswa Surabaya Kenalkan...
4/6
Inovasi popok bayi memanfaatkan limbah sabut kelapa tersebut dapat dimanfaatkan sebagai alternatif popok dengan daya serap tinggi dan dapat minimalisir angka kejadian penyakit ruam (diapers rash) pada bayi.
Mahasiswa Surabaya Kenalkan...
5/6
Inovasi popok bayi memanfaatkan limbah sabut kelapa tersebut dapat dimanfaatkan sebagai alternatif popok dengan daya serap tinggi dan dapat minimalisir angka kejadian penyakit ruam (diapers rash) pada bayi.
Mahasiswa Surabaya Kenalkan...
6/6
Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya mendemonstrasikan daya resap Diapers Sabut Kelapa di Kantor Kelurahan Keputih Tegal, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (20/7/2018).
Mahasiswa Surabaya Kenalkan...
Mahasiswa Surabaya Kenalkan...
Mahasiswa Surabaya Kenalkan...
Mahasiswa Surabaya Kenalkan...
Mahasiswa Surabaya Kenalkan...
Mahasiswa Surabaya Kenalkan...

Mahasiswa Surabaya Kenalkan Inovasi Popok Bayi dari Sabut Kelapa

Jum'at, 20 Juli 2018 - 22:08 WIB
A A A
Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya mendemonstrasikan daya resap Diapers Sabut Kelapa di Kantor Kelurahan Keputih Tegal, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (20/7/2018). Inovasi popok bayi memanfaatkan limbah sabut kelapa tersebut dapat dimanfaatkan sebagai alternatif popok dengan daya serap tinggi dan dapat minimalisir angka kejadian penyakit ruam (diapers rash) pada bayi.
(ary)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Pena Rekam Medis Inovasi...
Pena Rekam Medis Inovasi Mahasiswa
SIG Berikan Beasiswa...
SIG Berikan Beasiswa untuk 8 Mahasiswa Berprestasi dari ITS Surabaya
Cussons Baby Luncurkan...
Cussons Baby Luncurkan Inovasi Perawatan Kulit Terbaru Bagi Bayi
AQUA Elektronik Kenalkan...
AQUA Elektronik Kenalkan Inovasi Perangkat Rumah Tangga di Jakarta Fair 2025
Inovasi Canggih dari...
Inovasi Canggih dari Berani Sunat Center
Untag Surabaya Kukuhkan...
Untag Surabaya Kukuhkan 3.489 Mahasiswa Baru
Foto Terkini
APPNIA Meriahkan Hari...
APPNIA Meriahkan Hari Anak Nasional 2026 dengan Edukasi Gizi dan Festival Budaya Anak
23 jam yang lalu
Wamen Lingkungan Hidup...
Wamen Lingkungan Hidup dan ANTAM Serahkan 5.000 Bibit Mangrove di Gerak Hijau 2026
1 hari yang lalu
AHY Ajak Generasi Muda...
AHY Ajak Generasi Muda Hidup Sehat Lewat Garuda Finisher
1 hari yang lalu
Latihan Timnas Indonesia...
Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Kamboja di Piala AFF 2026
1 hari yang lalu
Direktur IPR: Pernyataan...
Direktur IPR: Pernyataan Prabowo tentang Londo Ireng Harus Dipahami sebagai Kiasan Politik
1 hari yang lalu
PLN, PFI, dan MataWaktu...
PLN, PFI, dan MataWaktu Luncurkan Buku Foto Prahara Pulau Emas
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di KPK
Latihan Timnas Indonesia...
Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Kamboja di Piala AFF 2026
AHY Ajak Generasi Muda...
AHY Ajak Generasi Muda Hidup Sehat Lewat Garuda Finisher
Wamen Lingkungan Hidup...
Wamen Lingkungan Hidup dan ANTAM Serahkan 5.000 Bibit Mangrove di Gerak Hijau 2026
Morinaga Hadirkan Pengalaman...
Morinaga Hadirkan Pengalaman Lewat Advance Intellegence LAB
Direktur IPR: Pernyataan...
Direktur IPR: Pernyataan Prabowo tentang Londo Ireng Harus Dipahami sebagai Kiasan Politik