Menyelami keindahan...
1/7
Alat berat digunakan pekerja untuk meratakan aspaldalam perbaikan Jalan Waelumu, Wangi-wangi.Berbagai pengerjaan infrastruktur terus dilakukanpemerintah setempat untuk menunjang sektor pariwisata.
Menyelami keindahan...
2/7
Pekerja mengerjakan proyek pembangunan terminal Bandara Matahora, Wangiwangi. Landasan bandara yang menjadi pintu gerbang utama Wakatobi inirencananya akan dikembangkan sehingga mampudidarati oleh pesawat yang lebih besar.
Menyelami keindahan...
3/7
Warga menggunakan perahu di perkampungan suku Bajo, Wangi-wangi. Adat-istiadat dan kebudayaan suku ini menjadi salah satu daya tarik Wakatobi.
Menyelami keindahan...
4/7
Pengemudi kapal kayu yang menjadi transportasi utama warga dari Pulau Wangi-wangi ke Hoga dan Kaledupa terlihat di dermaga Pulau Hoga.
Menyelami keindahan...
5/7
Kawanan ikan berenang di atas terumbu karang perairan Pulau Hoga. Taman Nasional Laut Wakatobi memiliki 750 spesies dari 850 spesies terumbu karang dunia.
Menyelami keindahan...
6/7
Suasana saat matahari terbenam di Desa Patuno, Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Keindahan kepulauan yang menjadi salah satu Cagar Biosfer Bumi ini, menjadikannya sebagai salah satu tujuan wisata favorit baru Indonesia.
Menyelami keindahan...
7/7
Warna-warni ikan dan biota laut diantara terumbu karang, uniknya kehidupan dan budaya suku Bajo, serta suasana magis saat mentari tenggelam di ufuk barat akan menjadi kenangan tak terlupakan dari Wakatobi.Terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara, Wakatobi yang namanya diambil dari nama empat pulau terbesar kabupaten tersebut (Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko) merupakan salah satu kepulauan yang terletak dalam kawasan segitiga karang dunia. Minimal sebanyak 750 spesies karang dan 942 spesies ikan terdapat di kawasan yang telah ditetapkan sebagai Cagar Biosfer Bumi oleh UNESCO (OrganisasiPendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB) pada bulan Mei lalu.Kawasan ini menjadi salah satu surga bagi para penggemar diving, karena terdapat puluhan spot diving yang dapat diselami. Seperti di Pulau Hoga, yang memiliki sedikitnya dua belas dive site. Pulau yang menjadi salah satu tujuan utama wisata Wakatobi ini dapat ditempuh sekitar 1,5 jam dengan speedboat dari Wangi-wangi. Atau jika ingin menghemat biaya, dapat juga menaiki kapal transportasi warga setempat yang berangkat dari dermaga Kaledupa dengan biaya Rp50 ribu, namun dengan waktu tempuh lebih lama, yaitu sekitar 2,5 jam. Terdapat 150 homestay di pulau ini dengan biaya terjangkau serta paket diving atau snorkeling bagi wisatawan.Selain ragam biota lautnya, adat istiadat dan kebudayaan warga setempat seperti kehidupan suku Bajo juga menjadi salah satu daya tarik bagi sektor pariwisata kepulauan ini. Potensi besar dari kekayaan laut di Taman Laut Nasional Wakatobi ini membuat pemerintah setempat terus menggenjot pembangunan infrastruktur untuk memajukan sektor pariwisata.Hal tersebut salah satunya bisa dilihat di Wangi-wangi yang merupakan pulau terbesar kabupaten ini. Pembuatan terminal penumpang serta pengembangan landasan Bandara Matahora terus dilakukan agar bisa didarati oleh pesawat besar. Perbaikan jalan utama menuju kota dari bandara yang merupakan gerbang utama kepulauan ini juga seakan menjadi penanda kesiapan Wakatobi menjadi destinasi wisata favorit baru di Indonesia.
Menyelami keindahan...
Menyelami keindahan...
Menyelami keindahan...
Menyelami keindahan...
Menyelami keindahan...
Menyelami keindahan...
Menyelami keindahan...

Menyelami keindahan Wakatobi

Sabtu, 26 Oktober 2013 - 21:46 WIB
A A A



Warna-warni ikan dan biota laut diantara terumbu karang, uniknya kehidupan dan budaya suku Bajo, serta suasana magis saat mentari tenggelam di ufuk barat akan menjadi kenangan tak terlupakan dari Wakatobi.



Terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara, Wakatobi yang namanya diambil dari nama empat pulau terbesar kabupaten tersebut (Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko) merupakan salah satu kepulauan yang terletak dalam kawasan segitiga karang dunia. Minimal sebanyak 750 spesies karang dan 942 spesies ikan terdapat di kawasan yang telah ditetapkan sebagai Cagar Biosfer Bumi oleh UNESCO (OrganisasiPendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB) pada bulan Mei lalu.



Kawasan ini menjadi salah satu surga bagi para penggemar diving, karena terdapat puluhan spot diving yang dapat diselami. Seperti di Pulau Hoga, yang memiliki sedikitnya dua belas dive site. Pulau yang menjadi salah satu tujuan utama wisata Wakatobi ini dapat ditempuh sekitar 1,5 jam dengan speedboat dari Wangi-wangi. Atau jika ingin menghemat biaya, dapat juga menaiki kapal transportasi warga setempat yang berangkat dari dermaga Kaledupa dengan biaya Rp50 ribu, namun dengan waktu tempuh lebih lama, yaitu sekitar 2,5 jam. Terdapat 150 homestay di pulau ini dengan biaya terjangkau serta paket diving atau snorkeling bagi wisatawan.



Selain ragam biota lautnya, adat istiadat dan kebudayaan warga setempat seperti kehidupan suku Bajo juga menjadi salah satu daya tarik bagi sektor pariwisata kepulauan ini. Potensi besar dari kekayaan laut di Taman Laut Nasional Wakatobi ini membuat pemerintah setempat terus menggenjot pembangunan infrastruktur untuk memajukan sektor pariwisata.



Hal tersebut salah satunya bisa dilihat di Wangi-wangi yang merupakan pulau terbesar kabupaten ini. Pembuatan terminal penumpang serta pengembangan landasan Bandara Matahora terus dilakukan agar bisa didarati oleh pesawat besar. Perbaikan jalan utama menuju kota dari bandara yang merupakan gerbang utama kepulauan ini juga seakan menjadi penanda kesiapan Wakatobi menjadi destinasi wisata favorit baru di Indonesia.

(ary)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Keindahan Pulau Labengki
Keindahan Pulau Labengki
Berburu Keindahan Bersama...
Berburu Keindahan Bersama New Baleno
Potret Keindahan Alam...
Potret Keindahan Alam Telaga Menjer
Menikmati Keindahan...
Menikmati Keindahan Bawah Laut Tomia Wakatobi
Menikmati Pesona Keindahan...
Menikmati Pesona Keindahan Alam Telaga Sarangan
Keindahan Obyek Wisata...
Keindahan Obyek Wisata Bukit Larata Likupang
Foto Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
14 jam yang lalu
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
14 jam yang lalu
Rebranding, Asuransi...
Rebranding, Asuransi Inhealth Pastikan Layanan Tetap Optimal di Mitra Provider
17 jam yang lalu
Skuad Garuda Jalani...
Skuad Garuda Jalani Latihan Resmi Jelang Laga Kontra Oman di GBK
19 jam yang lalu
ASRIM Dorong Langkah...
ASRIM Dorong Langkah Berkelanjutan Jaga Ketahanan Industri Minuman Kemasan
19 jam yang lalu
Inovasi Tarif Pengiriman...
Inovasi Tarif Pengiriman Paket Ringan Dukung UMKM dan Belanja Daring
19 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Begini Tampang Lesu...
Begini Tampang Lesu Eks Kepala BGN Diborgol dan Pakai Baju Tahanan Kejagung
Nadiem Makarim Bacakan...
Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi atas Tuntutan 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK
Momen Nadiem Kenakan...
Momen Nadiem Kenakan Jaket Ojol Jelang Sidang Pleidoi
SPTO Bagikan Dividen...
SPTO Bagikan Dividen Rp189 Miliar dari Laba 2025
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama