Tradisi pengakuan dosa...
1/5
Pengakuan Dosa yang disebut Battenti atau pemukul, memukul kaki mereka dengan Cardillo ( gabus dengan potongan-potongan kaca) saat prosesi melalui jalan-jalan di kota Verbicaro, Italia, Kamis (17/04/2014). REUTERS / Alessandro Bianchi
Tradisi pengakuan dosa...
2/5
Kaki berlumuran akibat pukulan Cardillo bersimbah di jalan saat melakukan tradisi pengakuan dosa di Kota Verbicaro, Italia, Jumat (18/04/2014).REUTERS / Alessandro Bianchi
Tradisi pengakuan dosa...
3/5
Pengakuan Dosa yang disebut Battenti , atau pemukul , berlutut di depan kapel setelah mereka memukul kaki mereka dengan Cardillo ( gabus dengan potongan-potongan kaca yang terpasang ) saat berjalan di Kota Verbicaro, Italia, Kamis(17/04/2014). REUTERS / Alessandro Bianchi
Tradisi pengakuan dosa...
4/5
Berkas darah yang menempel terlihat di dinding saat prosesi melalui jalan-jalan di kota Verbicaro, Italia, Jumat (18/04/2014). REUTERS / Alessandro Bianchi
Tradisi pengakuan dosa...
5/5
Cetakan tangan yang berdarah menempel didinding saat prosesi pengakuan Dosa atau disebut Battenti saat melalui jalan-jalan di Kota Verbicaro, Italia, Jumat (18/04/2014). Para pendosa memukul kaki mereka dengan Cardillo (Gabus dengan potongan-potongan kaca) hingga berdarah dan selanjutnya dengan berkelompok mereka melalui jalan-jalan dan berhenti di depan semua gereja dan kapel di Kota. Tradisi pengakuan dosa tersebut dimulai pada abad ketiga belas yang merupakan ungkapan penyesalan atas kematian Kristus. REUTERS / Alessandro Bianchi
Tradisi pengakuan dosa...
Tradisi pengakuan dosa...
Tradisi pengakuan dosa...
Tradisi pengakuan dosa...
Tradisi pengakuan dosa...

Tradisi pengakuan dosa di Italia

Jum'at, 18 April 2014 - 19:37 WIB
A A A
Cetakan tangan yang berdarah menempel didinding saat prosesi pengakuan Dosa atau disebut Battenti saat melalui jalan-jalan di Kota Verbicaro, Italia, Jumat (18/04/2014). Para pendosa memukul kaki mereka dengan "Cardillo" (Gabus dengan potongan-potongan kaca) hingga berdarah dan selanjutnya dengan berkelompok mereka melalui jalan-jalan dan berhenti di depan semua gereja dan kapel di Kota. Tradisi pengakuan dosa tersebut dimulai pada abad ketiga belas yang merupakan ungkapan penyesalan atas kematian Kristus. REUTERS / Alessandro Bianchi
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Tradisi Ngerebong di...
Tradisi Ngerebong di Bali
Eksotisme Kota Sekarat...
Eksotisme Kota Sekarat Rawan Bencana Alam di Italia
Fabio Quartararo Juara...
Fabio Quartararo Juara MotoGP Italia
Tradisi Ceng Beng di...
Tradisi Ceng Beng di Pangkalpinang
Melihat Tradisi Makepung...
Melihat Tradisi Makepung di Bali
Foto Terkini
Libas Laos 5-0, Timnas...
Libas Laos 5-0, Timnas Putri Indonesia Juara AFF Women's Cup 2026
2 jam yang lalu
Ruben Onsu dan Sarwendah...
Ruben Onsu dan Sarwendah Jalani Mediasi Gugatan Hak Asuh Anak
3 jam yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Raih Insurance Market Leaders Award 2026
12 jam yang lalu
Sudaryono Tiba di Kantor...
Sudaryono Tiba di Kantor BGN usai Dilantik Presiden Prabowo
14 jam yang lalu
PPLI dan DESI Perkuat...
PPLI dan DESI Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan
14 jam yang lalu
Potret Kebersamaan Satgas...
Potret Kebersamaan Satgas TMMD Bersama Warga Desa Watuduwur
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Komisi XI DPR dan Pemerintah...
Komisi XI DPR dan Pemerintah Sepakati RUU PFII Dibawa ke Paripurna
Penjualan Elektronik...
Penjualan Elektronik Melemah di Tengah Kenaikan Harga
Rapat Pleno KPU Tetapkan...
Rapat Pleno KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih pada PDPB Semester I 2026
Perjuangan Warga Cilegon...
Perjuangan Warga Cilegon Jalan 1 Km ke Hutan Mencari Air Bersih
Tokopedia dan TikTok...
Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kementerian UMKM Bantu Pengusaha Mikro Yogyakarta #JualanNyaman