Advertisement

Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil

Senin, 23 Februari 2026 - 13:00 WIB
Advertisement
Angin segar datang dari meja diplomasi ekonomi Indonesia dan Amerika Serikat, melalui perjanjian perdagangan bilateral Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang baru saja disepakati. Indonesia berhasil mengamankan posisi strategis yang berdampak langsung pada masyarakat hingga keberlangsungan industri nasional.

Baca juga: 9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Perjanjian Perdagangan Resiprokal mengusung filosofi win-win solution. "Manfaatnya harus dirasakan oleh rakyat Indonesia dan juga rakyat Amerika Serikat," ujarnya.

Baca juga: Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris

1. Ekspor RI ke AS Kini Tanpa Pajak (Tarif 0%)

Indonesia sukses mengamankan 1.819 pos tarif ekspor ke Amerika Serikat dengan tarif 0%. Ini adalah angin segar bagi para pengusaha dan petani lokal. Produk-produk yang kini bebas bea masuk ke pasar AS antara lain ada beberapa komoditas unggulan, seperti minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, dan karet.

Selengkapnya simak infografis
(puq)
Advertisement
Tim Editor :
maspuq Muin
Maspuq Muin
Editor
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Advertisement