6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:00 WIB
Advertisement
Di tengah kerugian besar dan tekanan militer yang meningkat, Iran justru cenderung memperpanjang konflik sebagai upaya menjaga stabilitas internal, mempertahankan kekuasaan, dan mengubah arah konflik dalam jangka panjang.
Baca juga: 3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
1. Bertahan Hidup Lebih Penting
Bagi kepemimpinan Iran, bahaya yang lebih besar mungkin bukan kekalahan di medan perang , tetapi persepsi kekalahan di dalam negeri. Penurunan ketegangan yang cepat di bawah tekanan dapat memperkuat perbedaan pendapat internal dan melemahkan cengkeraman rezim terhadap kekuasaan.
Baca juga: Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
2. Menjaga Kelangsungan Hidup Rezim
“ Kepemimpinan Iran telah lama memprioritaskan kelangsungan hidup sistem di atas segalanya,” kata para analis, menunjuk pada strategi yang dibangun di atas penyerapan tekanan daripada menyerah padanya.
Selengkapnya simak infografis.
Baca juga: 3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
1. Bertahan Hidup Lebih Penting
Bagi kepemimpinan Iran, bahaya yang lebih besar mungkin bukan kekalahan di medan perang , tetapi persepsi kekalahan di dalam negeri. Penurunan ketegangan yang cepat di bawah tekanan dapat memperkuat perbedaan pendapat internal dan melemahkan cengkeraman rezim terhadap kekuasaan.
Baca juga: Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
2. Menjaga Kelangsungan Hidup Rezim
“ Kepemimpinan Iran telah lama memprioritaskan kelangsungan hidup sistem di atas segalanya,” kata para analis, menunjuk pada strategi yang dibangun di atas penyerapan tekanan daripada menyerah padanya.
Selengkapnya simak infografis.
(puq)