Pj Ketum PB HMI Desak...
1/2
Pj Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Romadhon JASN mengkritik Menteri BUMN Erick Thohir lantaran tidak segera mencopot Arief Rosyid dari jabatan Komisaris Indipenden Bank Syariah Indonesia (BSI).
Pj Ketum PB HMI Desak...
2/2
Pj Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Romadhon JASN mengkritik Menteri BUMN Erick Thohir lantaran tidak segera mencopot Arief Rosyid dari jabatan Komisaris Indipenden Bank Syariah Indonesia (BSI).
Pj Ketum PB HMI Desak...
Pj Ketum PB HMI Desak...

Pj Ketum PB HMI Desak Erick Thohir Copot Arief Rosyid dari Komisaris BSI

Kamis, 07 April 2022 - 19:30 WIB
A A A
Pj Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Romadhon JASN mengkritik Menteri BUMN Erick Thohir lantaran tidak segera mencopot Arief Rosyid dari jabatan Komisaris Indipenden Bank Syariah Indonesia (BSI). Pasalnya, Arief Rosyid telah terbukti melakukan pelanggaran berat memalsukan tanda tangan Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla dan Sekjen Imam Addaruqutni sehingga diberhentikan dari jabatan sebagai Ketua Departemen Ekonomi DMI, bahkan Arief Rosyid terancam dilaporkan ke Polisi terkait kasus pemalsuan tanda tangan itu.

"Pak Erick Thohir selaku Menteri BUMN harus tegas dong, kenapa nggak dipecat itu Arief padahal terbukti dia memalsukan tanda tangan pak JK dan sekjen DMI, dari DMI dia udah dipecat sama pak JK bahkan terancam dilaporkan ke Polisi, udah cacat moral masih dipertahankan," kata Romadhon JASN, Kamis (7/4), kepada media di Jakarta.

Seharusnya kata Romadhon, Erick Thohir selaku Menteri BUMN tegas, peka, dan merespons secara reaktif desakan publik yang meminta Arief Rosyid segera dicopot dari jabatan Komisaris Indipenden Bank BSI lantaran terbukti melakukan pemalsuan dokumen tanda tandan Ketua Umum DMI Jusuf Kalla dan Sekjen Imam Addaruqutni.

"Harusnya pak Erick tegas dan peka dalam merespon desakan publik, mereka minta pak Erick mencopot Arief Rosyid dari Komisaris Bank BSI karena kan udah jelas melanggar dipecat dari DMI," ucapnya.

Karena itu lanjut Romadhon, sebagai alumni HMI yang notabene pernah menduduki posisi puncak sebagai mantan Ketua Umum PB HMI, seharusnya malu karena HMI tidak melahirkan pecundang tetapi melahirkan tokoh yang berintegritas.

Karenanya, tindakan tak bermoral yang dilakukan Arief Rosyid layak diberikan sanksi sosial dan sanksi moral dan tidak patut dicontoh oleh kader-kader maupun alumni HMI.

"Yang jelas tindakan Arief Rosyid sangat memalukan HMI apalagi dia pernah jadi Ketua Umum PB HMI harusnya dia malu, HMI tidak memproduksi kader pecundang tapi kita dilatih kejujuran dan pengabdian, karena itu layak kalo dijatuhi sanksi moral maupun dipecat," tutur Romadhon.

Oleh karena itu, Romadhon meminta seluruh kader dan alumni HMI melihat kasus ini dengan jernih dan obyektif.

Jangan karena ada hubungun emosional sesama alumni HMI lantas membela Arief Rosyid secara membabi buta sementara dia sudah jelas terbukti melakukan kesalahan. Sehingga tidak patut membela Arief Rosyid yang jelas-jelas telah menciderai marwah dan merusak reputasi organisasi HMI.

"Sebagai kader dan alumni HMI kita harus jernih dan obyektif melihat kasus ini, dia udah jelas salah jadi tak perlu dibela meskipun kita punya hubungan emosional sesama alumni HMI, bagi saya dia telah menciderai dan merusak marwah HMI akibat perbuatan tangan jahilnya itu memalsukan dokumen dan tanda tangan senior yang sudah berjasa, ini kan penghianatan," tandasnya.

Sebagai seorang aktivis yang notabene pernah menduduki jabatan strategis di PB HMI, seharusnya Arief Rosyid mengakui kesalahannya dan legowo mundur dari jabatan Komisaris Indipenden Bank BSI. Bukan sebaliknya justru membuat narasi seolah-olah dirinya menjadi korban sehingga disimpulkan salah ketika Dewan Masjid Indonesia mencopot Arief Rosyid sebagai Ketua Departemen Ekonomi.

"Jika Arief merasa korban berarti JK dan Sekjen maupun pengurus DMI salah atas keputusan itu, hebat sekali narasi yang dibangun di media itu, padahal Arief udah jelas salah akui dong dan mundur secara legowo itu jauh lebih terhormat daripada membela diri, sebagai seorang aktivis seharusnya memberikan contoh kepada kader-kader HMI khususnya," tegas Romadhon.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Pj Ketum PB HMI Romadhon...
Pj Ketum PB HMI Romadhon JASN: PB HMI Dukung Kepolisian Terapkan Keadilan Restorative Justice
Himbau Akhiri Polemik...
Himbau Akhiri Polemik Pembubaran MUI, Pj Ketum PB HMI Minta Perbaiki Rekrutmen dilakukan Transparan
Erick Thohir Tinjau...
Erick Thohir Tinjau Layanan BSI
PJ Ketua PB HMI Romadhon...
PJ Ketua PB HMI Romadhon JASN : Mengenal Dudung 'Si Loper Koran' Calon KSAD
Ketum PSSI Erick Thohir...
Ketum PSSI Erick Thohir Ikuti Arak-arakan Kontingen SEA Games 2023
Erick Thohir Resmi Pamit...
Erick Thohir Resmi Pamit dari Kementerian BUMN Usai Ditunjuk Jadi Menpora
Foto Terkini
Komisi VIII DPR dan...
Komisi VIII DPR dan Menteri Agama Bahas Pengawasan Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren
21 jam yang lalu
Raker Komisi IX DPR,...
Raker Komisi IX DPR, Menkes Paparkan Ancaman Krisis Dokter di Indonesia
22 jam yang lalu
Rupiah Tembus Rp18.000,...
Rupiah Tembus Rp18.000, Ukuran Tahu di Depok Berkurang 2 Sentimeter
22 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Nahkodai Persija Jakarta
22 jam yang lalu
Peluncuran CFX10 Tandai...
Peluncuran CFX10 Tandai Babak Baru Industri Kripto Indonesia
22 jam yang lalu
Aurora Ventures Resmi...
Aurora Ventures Resmi Hadir, Dorong Peluang Pendanaan yang Lebih Setara bagi Founder Perempuan
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Waisak Buddhayana DKI,...
Waisak Buddhayana DKI, Menebar Cinta untuk Perdamaian
Pengunjung Berburu Perlengkapan...
Pengunjung Berburu Perlengkapan Outdoor di Indofest 2026
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Raih Gelar Indonesia Open 2026
Jonatan Christie Melaju...
Jonatan Christie Melaju ke Final Indonesia Open 2026
Komisi VIII DPR dan...
Komisi VIII DPR dan Menteri Agama Bahas Pengawasan Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren
Rupiah Tembus Rp18.000,...
Rupiah Tembus Rp18.000, Ukuran Tahu di Depok Berkurang 2 Sentimeter