Manfaat ASO, Stafsus...
1/2
Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika RI Bidang Komunikasi Politik, Philip Gobang
Manfaat ASO, Stafsus...
2/2
Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika RI Bidang Komunikasi Politik, Philip Gobang
Manfaat ASO, Stafsus...
Manfaat ASO, Stafsus...

Manfaat ASO, Stafsus Menkominfo: Kanal Frekuensi Lebih Optimal dan Konektivitas Internet Stabil

Kamis, 21 April 2022 - 14:38 WIB
A A A
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menghimbau, migrasi siaran TV analog ke TV digital atau Analog Switch Off (ASO) tahap pertama akan berakhir pada 30 April 2022 mendatang.

Terkait migrasi siaran tersebut, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika RI Bidang Komunikasi Politik, Philip Gobang menyatakan, banyak manfaat yang diperoleh dari migrasi TV analog ke TV digital, antara lain optimalisasi kanal frekuensi dan lebih stabilnya konektivitas internet.

“Banyak sekali keuntungan yang diperoleh dari penggunaan TV digital. Dengan TV analog, 1 kanal frekuensi digunakan untuk menyalurkan 1 program.

Sementara dengan TV digital, 1 kanal frekuensi mampu membawa hingga 12 program siaran. Disini terdapat penghematan frekuensi disini. Terjadi efisiensi penggunaan spektrum frekuensi radio pada sistem analog. Dan terdapat optimalisasi pemanfaatan kanal frekuensi pada sistem digital. Hal ini bisa dimanfaatkan secara lebih luas untuk penggunaan optimalisasi konektivitas internet jauh lebih stabil,” tuturnya saat menjadi narasumber dalam acara Sapa Indonesia Malam, di Kompas TV Jakarta, Rabu (20/04/2022).

Stafsus Philip juga mengatakan, peralihan televisi analog ke digital merupakan bagian transformasi digital, dimana masyarakat bisa mengambil bagian dalam perkembangan teknologi.

“Kita sudah menggunakan siaran TV analog lebih dari 60 tahun. Oleh karena itu, peralihan siaran TV analog ke TV digital merupakan satu momentum untuk beralih dan merupakan tuntutan perkembangan perubahan, tidak hanya perubahan zaman tetapi terutama perubahan teknologi sebab kita telah memasuki era transformasi digital,

Peralihan siaran analog ke digital, demikian Philip Gobang, merupakan amanah Undang-Undang No.11 Tahun 2020 tentang Mitra Kerja Pos Telekomunikasi dan Penyiaran.

“Sejak setahun lalu, melihat dari UU No.11 Tahun 2020 tentang Mitra Kerja Pos Telekomunikasi dan Penyiaran, Menkominfo sudah menggerakan satuan tugas Kominfo dan menetapkan 3 tahapan untuk menyambut migrasi TV analog ke digital dan untuk tahap pertama tinggal 10 hari lagi,” ujarnya

Stafsus Menkominfo melanjutkan, migrasi TV analog ke TV digital dilakukan dalam tiga tahap dan tahap pertama telah mencakup beberapa wilayah di seluruh Indonesia.

“Untuk tahap pertama meliputi 56 wilayah siaran dan mencakup 166 Kabupaten/Kota, mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulaun Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, Maluku sampai Papua,” tutur Stafsus Philip.

Selain itu, menurut Philip, tahap kedua dan tahap ketiga akan dilakukan di sejumlah daerah sehingga migrasi TV analog ke TV digital berjalan massif di seluruh wilayah Indonesia.

“Tahap kedua akan kita lakukan pada 25 Agustus dan mencakup 31 wilayah siaran dan meliputi 110 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia dan tahap terakhir, per 2 November yang mencakup 25 wilayah siaran dan meliputi 65 kabupaten/kota. Jadi totalnya ada 112 wilayah siaran, mencakup 341 kabupaten/kota di seluruh Indonesia,” jelas Stafsus Philip.

Set Top Box Gratis bagi DTKS

Stafsus Philip Gobang menambahkan, Set Top Box akan dibagikan secara gratis kepada 6,7 juta warga dengan berpacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial.

“Berdasarkan ketentuan Kemkominfo merujuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial terdapat 6,7 juta warga pra sejahtera yang mendapat bantuan Set Top Box. Dan ini disediakan oleh seluruh penyelenggara siaran televisi, baik dari LPP TVRI maupun swasta dan sebagian lainnya disiapkan oleh pemerintah. Total keseluruhan Set Top Box yang tersedia 3.200.854 untuk keluarga yang terdaftar dalam DTKS,” jelasnya.

Stafsus Philip Gobang pun mengimbau, mengingat migrasi TV analog ke TV digital tahap pertama akan segera berakhir, masyarakat yang tidak masuk dalam DTKS diharapkan bisa menggantikan siaran TV ke TV digital, baik dengan mengganti TV digital ataupun dengan membeli STB yang sudah beredar di pasaran.

“Untuk tahap pertama, mulai hari ini tinggal 10 hari kedepannya.

Oleh karena itu, saya kira masyarakat yang saat ini masih menonton TV analog bisa mendapatkan Set Top Box di berbagai toko elektronik atau toko online. Sebab 30 April nanti, TV analog dimatikan, dan masyarakat yang belum memasangnya SOB ke perangkat televisinya di rumah tidak akan mendapat siaran,” ungkapnya.

Dalam momen tersebut, Stafsus Philip Gobang menjelaskan pemerintah juga bekerja sama dengan mitra terkait dalam mengawasi isi tayangan yang bermanfaat bagi masyarakat, dalam hal ini Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)

“Ini menjadi kesempatan atau peluang konten yang lebih variatif karena kreativitas dan inovasi disitu akan muncul. Oleh karena itu, terdapat tugas dari Komisi Penyiaran Indonesia yang akan mengambil bagian dalam melihat tayangan atau konten-konten yang di tayang melalui siaran TV digital,” tuturnya.

Stafsus Menkominfo juga mengatakan, KPI selama beberapa tahun terakhir berjibaku bersama Kominfo dan penyelenggara MUX mensosialisasikan manfaat ASO kepada masyarakat Indonesia.

“Dan saya kira teman-teman di komisi penyiaran sejak beberapa tahun terakhir bersama-sama Kominfo sudah mensosialisasikan persiapan perubahan ini. Kita telah berbicara dengan mitra terkait, para penyelenggara siaran televisi untuk memastikan semua konten-konten yang dikreasi memenuhi ketentuan siran,” pungkas Stafsus Philip Gobang.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Percepat Penurunan Stunting,...
Percepat Penurunan Stunting, Menkominfo Siapkan Dukungan Komunikasi dan Akses Internet
Kerjasama Strategis...
Kerjasama Strategis untuk Meningkatkan Konektivitas Internet dengan Node IIX
Atasi Kesenjangan Digital,...
Atasi Kesenjangan Digital, Menkominfo Dorong Lanjutkan Pembahasan Konektivitas Digital
Menkominfo Jalin Kemitraan...
Menkominfo Jalin Kemitraan untuk Solusi Perluas Jangkauan Internet
Menkominfo Imbau Mitra...
Menkominfo Imbau Mitra Kerja Berikan Layanan Optimal selama PPKM Darurat Jawa Bali
AkzoNobel Luncurkan...
AkzoNobel Luncurkan #IndonesiaPakaiCatylac, Ajak Konsumen Kenali Produk Cat Berkualitas dengan Manfaat Lebih dan Harga Terjangkau
Foto Terkini
Potret Transportasi...
Potret Transportasi Tradisional untuk Menyeberangi Sungai Cisadane
9 menit yang lalu
Jalan-Jalan Naik Bajaj...
Jalan-Jalan Naik Bajaj Menikmati Destinasi Semarang
12 menit yang lalu
Raffi Ahmad Bantah Terlibat...
Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Impor Blueray Cargo
3 jam yang lalu
Dukung Transformasi...
Dukung Transformasi Digital, Gedung Pertunjukan Jakarta Terapkan Sistem Pemesanan Tiket Terintegrasi
3 jam yang lalu
Gastronomi Molekuler...
Gastronomi Molekuler Ungkap Cara Menjaga Laut Lewat Pilihan Seafood
8 jam yang lalu
Inovasi Baru Indomie...
Inovasi Baru Indomie Hadir Lewat Varian Goreng Cabe Ijo
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Komisi VIII DPR dan...
Komisi VIII DPR dan Menteri Agama Bahas Pengawasan Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren
Rupiah Tembus Rp18.000,...
Rupiah Tembus Rp18.000, Ukuran Tahu di Depok Berkurang 2 Sentimeter
Suasana SPBU di Jakarta...
Suasana SPBU di Jakarta Usai Harga Pertamax Meroket menjadi Rp16.250 Per Liter
Indonesia Taklukkan...
Indonesia Taklukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Raker Komisi IX DPR,...
Raker Komisi IX DPR, Menkes Paparkan Ancaman Krisis Dokter di Indonesia
Diskon Hingga 50 Persen...
Diskon Hingga 50 Persen dan Hadiah Langsung! United Bike dan United E-Motor Meriahkan Jakarta Fair 2026