Dukung Capaian Target...
1/3
Johnson Indonesia siap mendukung Aprisindo untuk mencapai target 2022
Dukung Capaian Target...
2/3
Johnson Indonesia siap mendukung Aprisindo untuk mencapai target 2022
Dukung Capaian Target...
3/3
Johnson Indonesia siap mendukung Aprisindo untuk mencapai target 2022
Dukung Capaian Target...
Dukung Capaian Target...
Dukung Capaian Target...

Dukung Capaian Target Aprisindo 2022, Johnson Indonesia Siap dengan Varian Produk Terbaru

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 18:15 WIB
A A A
Jakarta - Asosiasi persepatuan Indonesia (Aprisindo) menargetkan produksi sepatu lokal mencapai 1,2 miliar pasang pada akhir 2022 sebagai tanggapan atas rilis Kementerian Perindustrian bahwa Indonesia menduduki posisi keempat sebagai produsen alas kaki di dunia setelah China, India dan Vietnam. Johnson Indonesia – salah-satu produsen alas kaki ternama tanah air, menyambut secara optimis hal tersebut dan memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan produk alas kaki lokal yang bervariatif.

“Johnson Indonesia siap mendukung Aprisindo untuk mencapai target 2022. Kita bisa lebih unggul dari negara lain karena kita punya sumber daya bahan dan tenaga kerja yang sangat kompetitif,” ujar co-founder Johnson Indonesia Jerry Kurniawan Attan dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (12/8).

Jerry merasa optimis karena ia memiliki pengetahuan dan latar belakang terkait manufaktur sepatu. “Untuk itulah saya dan tim memutuskan untuk terjun langsung dan memulai bisnis ini,” tutur Jerry.

“Johnson Indonesia lahir dari keresahan saya dengan perkembangan industri sepatu lokal yang semakin melejit. Namun sayangnya, masih banyak masyarakat yang memilih sneakers merek internasional baik yang asli maupun yang tiruan,” ujar Jerry menambahkan.

Menurut Jerry, dirinya yakin produk sneakers brand lokal Indonesia memiliki peluang untuk tumbuh dan bersaing di dalam negeri. Dari data penjualan 2021 di Aprisindo, sneakers lokal mengalami akselerasi yang cukup signifikan pada tiga bulan terakhir tahun itu dan atas dasar itu keyakinan Jerry beralasan.

“Dari data yang ada di Aprisindo, Johnson Indonesia ingin menjadi bagian dari pencapaian target di 2022 ini,” tegas Jerry. Sepatu Johnson – yang bertransformasi menjadi Johnson Indonesia, merupakan salah satu merek alas kaki yang lahir di Bandung dan mulai diperkenalkan kepada publik pada 15 Mei 2019.

Johnson Indonesia hingga saat ini tidak hanya menyediakan produk alas kaki yang bervariatif melainkan juga ke produk apparel.

Johnson Indonesia mendapatkan ruang di hati para pelanggannya melalui tagline #gayagapakemahal karena menyediakan berbagai sepatu, khususnya sepatu sekolah yang berkualitas tinggi dengan harga bersaing, bahkan cenderung murah dibandingkan dengan kompetitornya.

Berkat platform dan marketplace digital, Johnson berhasil memaksimalkan potensi untuk meningkatkan penjualannya. Selain pemanfaatan media sosial, Johnson Indonesia juga selalu mengedepankan pelayanan before dan after sales.

“Agar para JOHNSKEY - sebutan untuk pelanggan setianya - merasa puas berbelanja di Johnson Indonesia, kami berusaha memberi pengalaman terbaik dari segi pelayanan baik daring maupun luring. Dari sisi daring, kami memiliki warehouse khusus untuk customer service supaya selalu cepat merespon pertanyaan JOHNSKEY di berbagai marketplace,” jelasnya.

Menurut Jerry, pelayanan terbaik perlu diberikan setiap pelaku bisnis terutama bisnis sepatu. “Apalagi kalau sepatu itu ada ukuran, kalau proses retur dari toko lama itu pasti membuat konsumen kecewa,” jelas Jerry.

Sedangkan dari sisi luring, lanjut Jerry, Johnson Indonesia menyediakan toko yang nyaman tersebar di beberapa wilayah dengan fasilitas dan pramuniaga yang informatif. “Johnson Indonesia juga akan fokus pada perkembangan varian produk, termasuk apparel seperti kaos dan sweater. Harapannya dengan pengembangan produk ini akan lebih banyak lagi masyarakat Indonesia yang dapat “bergaya” dengan produk terjangkau,” tutup Jerry.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Raker Komisi VII DPR...
Raker Komisi VII DPR dengan Menteri UMKM Bahas Capaian dan Target 2026
Kolaborasi dengan Pama,...
Kolaborasi dengan Pama, YDBA Terus Dukung Produk Buatan UMKM Indonesia
Kilas Balik Capaian...
Kilas Balik Capaian Program Ekonomi Digital 2021, Kominfo Patok Target Baru untuk 2022
Sriwijaya Capital Siap...
Sriwijaya Capital Siap Dukung Indonesia Incorporated
Raker Komisi III DPR...
Raker Komisi III DPR dengan KPK Bahas Target Pencapaian PNBP 2022
Daikin Indonesia Terima...
Daikin Indonesia Terima Sertifikat TKDN, Wujud Komitmen Dukung Produk Lokal
Foto Terkini
JPO Tendean Dibongkar...
JPO Tendean Dibongkar Usai Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat
10 jam yang lalu
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Bahas Respons Pemerintah terhadap Pandangan Fraksi atas RUU APBN 2025
11 jam yang lalu
Truk Kontainer Tersangkut...
Truk Kontainer Tersangkut di JPO Jalan Tendean Belum Dievakuasi, Lalu Lintas Macet Parah
19 jam yang lalu
JEC ANWARI Purwokerto...
JEC ANWARI Purwokerto Hadirkan Harapan Lewat Operasi Katarak
20 jam yang lalu
Laporan AMS 2025–2026...
Laporan AMS 2025–2026 AFTECH Petakan Lima Transisi Fintech Indonesia
21 jam yang lalu
Bukan Sekadar Pelengkap,...
Bukan Sekadar Pelengkap, Cairan Rem Berkualitas Menentukan Keamanan Berkendara
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Netflix Rayakan Masa...
Netflix Rayakan Masa Depan Cerita Ramah Keluarga di Indonesia
Pastikan Tidak Ada Bom...
Pastikan Tidak Ada Bom di SDN 15 Srengseng Sawah, Polisi Kerahkan Empat Anjing Pelacak
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Pemkot Depok Perkuat Kemandirian Keluarga Pekerja melalui PEKA
Upbit Indonesia: Peluang...
Upbit Indonesia: Peluang Karier di Industri Kripto Tak Terbatas untuk Developer
Potret Ayah Antar Sekolah...
Potret Ayah Antar Sekolah Hari Pertama di SLB Negeri 2 Lenteng Agung
Gegana dan Densus 88...
Gegana dan Densus 88 Sisir SDN Srengseng Sawah 15 usai Ancaman Teror