JEC ANWARI Purwokerto...
1/3
Dalam rangka memperingati Bulan Bakti PERDAMI 2026, Klinik Utama Mata JEC ANWARI Purwokerto turut berpartisipasi dalam rangkaian bakti sosial operasi katarak yang diinisiasi oleh PERDAMI atau Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia.
JEC ANWARI Purwokerto...
2/3
Mengusung semangat Satu Hari Sejuta Harapan untuk Indonesia Kembali Melihat, One Doctor One Sight, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperluas akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat, khususnya mereka yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
JEC ANWARI Purwokerto...
3/3
Mengusung semangat Satu Hari Sejuta Harapan untuk Indonesia Kembali Melihat, One Doctor One Sight, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperluas akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat, khususnya mereka yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
JEC ANWARI Purwokerto...
JEC ANWARI Purwokerto...
JEC ANWARI Purwokerto...

JEC ANWARI Purwokerto Hadirkan Harapan Lewat Operasi Katarak

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:02 WIB
A A A
Purwokerto, 14 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati Bulan Bakti PERDAMI 2026, Klinik Utama Mata JEC ANWARI Purwokerto turut berpartisipasi dalam rangkaian bakti sosial operasi katarak yang diinisiasi oleh PERDAMI atau Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia. Mengusung semangat “Satu Hari Sejuta Harapan untuk Indonesia Kembali Melihat, One Doctor One Sight,” kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperluas akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat, khususnya mereka yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.

Katarak merupakan kondisi ketika lensa alami mata mengalami kekeruhan, sehingga cahaya sulit masuk dengan optimal dan penglihatan menjadi buram. Gejala katarak dapat berkembang secara perlahan, mulai dari pandangan berkabut, warna tampak pudar, lebih sensitif terhadap cahaya atau silau, kesulitan melihat pada malam hari, hingga menurunnya kemampuan membaca dan beraktivitas sehari-hari. Kondisi ini umumnya berkaitan dengan proses penuaan, namun juga dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti riwayat cedera mata, diabetes, penggunaan obat tertentu dalam jangka panjang, paparan sinar ultraviolet, hingga faktor bawaan.

Di Indonesia, katarak masih menjadi penyebab utama kebutaan. Merujuk hasil survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness atau RAAB 2014-2016 yang dilakukan PERDAMI dan Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI di 15 provinsi, angka kebutaan pada populasi usia 50 tahun ke atas mencapai 3 persen, dengan katarak sebagai penyebab tertinggi, yaitu sekitar 81,2 persen kasus kebutaan. Dengan kata lain, katarak bukan hanya persoalan medis, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas hidup, kemandirian, produktivitas, dan kemampuan seseorang untuk menjalani aktivitas harian.

Meski demikian, kebutaan akibat katarak pada dasarnya dapat dicegah dan ditangani melalui pemeriksaan serta tindakan operasi yang tepat. Dalam operasi katarak, lensa mata yang keruh akan diangkat dan digantikan dengan lensa buatan atau intraocular lens (IOL), sehingga pasien dapat kembali memperoleh kualitas penglihatan yang lebih baik. Seiring perkembangan teknologi, penanganan katarak kini juga semakin presisi dan personal, dengan berbagai pilihan metode tindakan serta lensa tanam yang dapat disesuaikan dengan kondisi mata dan kebutuhan aktivitas pasien.

Sebagai bagian dari jaringan JEC Eye Hospitals and Clinics, Klinik Utama Mata JEC ANWARI Purwokerto mendukung pelaksanaan Bakti Sosial Operasi Katarak sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan akses penanganan katarak. Program ini tidak hanya berfokus pada tindakan operasi, tetapi juga mencakup rangkaian layanan yang menyeluruh, mulai dari pendataan dan skrining calon pasien, pemeriksaan kondisi mata, pemeriksaan penunjang untuk memastikan kesiapan medis, tindakan operasi bagi pasien yang memenuhi kriteria, hingga kontrol pasca operasi. Pendekatan ini penting untuk memastikan setiap pasien memperoleh penanganan yang aman, tepat, dan sesuai dengan kondisi kesehatannya.

Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak di Klinik Utama Mata JEC ANWARI Purwokerto dilaksanakan pada 7-9 Juli 2026.

Berdasarkan surat edaran kegiatan, pelaksanaan bakti sosial ini mencakup proses skrining calon pasien, pemeriksaan penunjang, tindakan operasi katarak bagi pasien yang memenuhi kriteria medis, serta kontrol H+7 pasca operasi sesuai standar pelayanan.

Melalui Bakti Katarak ini, Klinik Utama Mata JEC ANWARI Purwokerto ingin membantu masyarakat yang selama ini mengalami hambatan penglihatan akibat katarak agar dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih mandiri. Bagi banyak pasien, kemampuan melihat kembali bukan hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada kehidupan sehari-hari, seperti membaca, bekerja, beribadah, mengenali wajah keluarga, bepergian dengan lebih aman, hingga kembali berpartisipasi dalam lingkungan sosial.

Karena itu, kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya bersama untuk menekan angka kebutaan yang dapat dicegah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dr. Kukuh Prasetyo, SpM, ChM, (Hon.)FIOF, Kepala Klinik Utama Mata JEC ANWARI @ Purwokerto, menyampaikan, “Partisipasi Klinik Utama Mata JEC ANWARI Purwokerto dalam Bulan Bakti PERDAMI 2026 merupakan wujud kepedulian kami terhadap masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak. Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak pasien yang mendapatkan kesempatan untuk kembali melihat dengan lebih baik, beraktivitas dengan lebih mandiri, dan menjalani hidup dengan kualitas yang lebih baik.”

Sebagai institusi kesehatan mata yang telah hadir sejak 1984, JEC Eye Hospitals and Clinics memiliki rekam jejak panjang dalam penanganan katarak di Indonesia.

Selama lebih dari empat dekade, JEC Eye Hospitals and Clinics telah menangani lebih dari 200.000 operasi katarak dan terus menghadirkan layanan katarak yang terintegrasi, mulai dari pemeriksaan, tindakan, hingga pemulihan pasien.

Layanan katarak JEC Eye Hospitals and Clinics mencakup berbagai pilihan tindakan, mulai dari phacoemulsification hingga Femtosecond Laser-Assisted Cataract Surgery atau FLACS, sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan penanganan katarak yang semakin presisi, aman, personal, dan berorientasi pada kualitas penglihatan pasien setelah operasi.

Komitmen JEC Eye Hospitals and Clinics dalam memperluas akses layanan kesehatan mata juga sejalan dengan semangat Bulan Bakti PERDAMI 2026, yang mendorong keterlibatan dokter mata dan fasilitas kesehatan dalam membantu masyarakat kembali melihat. Melalui kolaborasi ini, Klinik Utama Mata JEC ANWARI @ Purwokerto berharap dapat terus berkontribusi dalam upaya menurunkan angka kebutaan yang dapat dicegah, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan penanganan katarak secara tepat.

“Bagi kami, setiap pasien yang kembali melihat adalah harapan baru. Karena itu, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi layanan medis, tetapi juga bentuk dukungan nyata agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih percaya diri,” tutup Dr. Kukuh.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Charity Golf Tournament...
Charity Golf Tournament 2025 Hadirkan Harapan Lewat 100 Operasi Katarak Gratis
Operasi Katarak Gratis...
Operasi Katarak Gratis Bagi Warga Makassar
ISP Gelar Bakti Sosial...
ISP Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak
1.531 Warga Sumut Jalani...
1.531 Warga Sumut Jalani Operasi Katarak Gratis
Tamini Square Hadirkan...
Tamini Square Hadirkan Sekolah Dian Harapan
Care for Life di NTT,...
Care for Life di NTT, Berikan Pemeriksaan Mata dan Operasi Katarak Gratis
Foto Terkini
JPO Tendean Dibongkar...
JPO Tendean Dibongkar Usai Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat
1 jam yang lalu
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Bahas Respons Pemerintah terhadap Pandangan Fraksi atas RUU APBN 2025
1 jam yang lalu
Truk Kontainer Tersangkut...
Truk Kontainer Tersangkut di JPO Jalan Tendean Belum Dievakuasi, Lalu Lintas Macet Parah
9 jam yang lalu
JEC ANWARI Purwokerto...
JEC ANWARI Purwokerto Hadirkan Harapan Lewat Operasi Katarak
10 jam yang lalu
Laporan AMS 2025–2026...
Laporan AMS 2025–2026 AFTECH Petakan Lima Transisi Fintech Indonesia
12 jam yang lalu
Bukan Sekadar Pelengkap,...
Bukan Sekadar Pelengkap, Cairan Rem Berkualitas Menentukan Keamanan Berkendara
14 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Netflix Rayakan Masa...
Netflix Rayakan Masa Depan Cerita Ramah Keluarga di Indonesia
Pastikan Tidak Ada Bom...
Pastikan Tidak Ada Bom di SDN 15 Srengseng Sawah, Polisi Kerahkan Empat Anjing Pelacak
Upbit Indonesia: Peluang...
Upbit Indonesia: Peluang Karier di Industri Kripto Tak Terbatas untuk Developer
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Pemkot Depok Perkuat Kemandirian Keluarga Pekerja melalui PEKA
Gegana dan Densus 88...
Gegana dan Densus 88 Sisir SDN Srengseng Sawah 15 usai Ancaman Teror
Panen Hidroponik dan...
Panen Hidroponik dan Bioflok di Karawang, Warga Didorong Perkuat Ketahanan Pangan