Foto Cerita : Hantu...
1/11
Warga mengamati kondisi tanah yang retak akibat bencana pergerakan tanah.
Foto Cerita : Hantu...
2/11
Warga berada di luar rumahnya yang ambruk akibat bencana pergerakan tanah.
Foto Cerita : Hantu...
3/11
Kondisi rumah warga yang rusak akibat bencana pergerakan tanah.
Foto Cerita : Hantu...
4/11
Kejadian tersebut berawal dari salah satu ruang kelas dan ruang perpustakaan MTs Ar Ribathiyah yang amblas sedalam 15 meter pada awal bulan Februari 2022 lalu.
Foto Cerita : Hantu...
5/11
Semakin lama, tanah semakin amblas kedalam bahkan hanya dalam satu bulan saja kedalamannya mencapai 40 meter ke bawah tanah sehingga merembes pada pemukiman warga yang berdekatan dengan sekolah tersebut yang juga ikut terdampak.
Foto Cerita : Hantu...
6/11
Kampung yang semula penuh dengan keriangan dan keceriaaan, kini penuh dengan kewaspadaan jangan sampai pergerakan tanah susulan terjadi kembali secara tiba-tiba.
Foto Cerita : Hantu...
7/11
Sedikitnya 173 warga yang tinggal di daerah tersebut terpaksa pindah ke tenda pengungsian yang beralaskan plastik.
Foto Cerita : Hantu...
8/11
Sedikitnya 173 warga yang tinggal di daerah tersebut terpaksa pindah ke tenda pengungsian yang beralaskan plastik.
Foto Cerita : Hantu...
9/11
Warga juga harus bergantian menjaga kampung mereka karena sebagian besar dari rumah-rumah telah ditinggalkan oleh penghuninya dan mereka terpaksa tinggal sementara di tenda-tenda pengungsian yang disiapkan pemerintah setempat.
Foto Cerita : Hantu...
10/11
Mereka saat ini hanya menunggu realisasi rencana pemerintah yang akan merelokasi warga yang terdampak tanah bergerak tersebut di lahan seluas 6.000 meter di Kampung Curugseeng yang telah diteliti oleh Badan Geologi Kementerian ESDM dan sudah dinyatakan layak untuk ditempati.
Foto Cerita : Hantu...
11/11
Bagi warga, dimana pun tempat relokasinya, bukanlah masalah yang penting kecerian dan rasa aman kembali dirasakan oleh warga di kampung Cihuni.
Foto Cerita : Hantu...
Foto Cerita : Hantu...
Foto Cerita : Hantu...
Foto Cerita : Hantu...
Foto Cerita : Hantu...
Foto Cerita : Hantu...
Foto Cerita : Hantu...
Foto Cerita : Hantu...
Foto Cerita : Hantu...
Foto Cerita : Hantu...
Foto Cerita : Hantu...

Foto Cerita : Hantu Itu Bernama Tanah Bergerak

Senin, 22 Agustus 2022 - 12:00 WIB
A A A
“Kretek, kretek, kretek,” suara menyeramkan itu terdengar dari bangunan atau tembok yang sedikit demi sedikit retak dan runtuh di salah satu rumah warga di Kampung Cihuni, Desa Curugpanjang, Kabupaten Lebak akibat bencana pergerakan tanah.

Sedikitnya 43 rumah warga rusak dan satu sekolah madrasah beserta sebuah mushola amblas yang mengakibatkan sedikitnya 173 warga yang tinggal di daerah tersebut terpaksa pindah ke tenda pengungsian yang beralaskan plastik. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sedikitrnya empat rumah roboh total.

Kejadian tersebut berawal dari salah satu ruang kelas dan ruang perpustakaan MTs Ar Ribathiyah yang amblas sedalam 15 meter pada awal bulan Februari 2022 lalu.

Semakin lama, tanah semakin amblas kedalam bahkan hanya dalam satu bulan saja kedalamannya mencapai 40 meter ke bawah tanah sehingga merembes pada pemukiman warga yang berdekatan dengan sekolah tersebut yang juga ikut terdampak.

Kini warga yang tinggal di daerah tersebut dihantui rasa takut akibat sering terdengar suara “kretek, kretek, kretek” suara gesekan dinding bangunan rumah yang ditempati warga kampung Cihuni. Kampung yang semula penuh dengan keriangan dan keceriaaan, kini penuh dengan kewaspadaan jangan sampai pergerakan tanah susulan terjadi kembali secara tiba-tiba.

Warga juga harus bergantian menjaga kampung mereka karena sebagian besar dari rumah-rumah telah ditinggalkan oleh penghuninya dan mereka terpaksa tinggal sementara di tenda-tenda pengungsian yang disiapkan pemerintah setempat. Meski ada sebagian warga yang mengungsi di rumah sanak keluarga dan ada juga yang membuat tenda di halaman rumah mereka untuk tinggal sekaligus menjaga barang-barang berharga yang ada di rumah mereka.

Mereka saat ini hanya menunggu realisasi rencana pemerintah yang akan merelokasi warga yang terdampak tanah bergerak tersebut di lahan seluas 6.000 meter di Kampung Curugseeng yang telah diteliti oleh Badan Geologi Kementerian ESDM dan sudah dinyatakan layak untuk ditempati.

Bagi warga, dimana pun tempat relokasinya, bukanlah masalah yang penting kecerian dan rasa aman kembali dirasakan oleh warga di kampung Cihuni.

Foto : Muhammad Bagus Khoirunas

Editor : Yusran Uccang
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Bencana Tanah Bergerak...
Bencana Tanah Bergerak di Bogor
Foto Cerita : Masuk...
Foto Cerita : Masuk Napi Keluar Santri
Ciphoc Unitomo Gelar...
Ciphoc Unitomo Gelar Pameran Foto Cerita
Ratusan Rumah di Cianjur...
Ratusan Rumah di Cianjur Terdampak Bencana Tanah Bergerak
Foto-foto Cantik Perayaan...
Foto-foto Cantik Perayaan Hari Raya Imlek 2573 di Tanah Air
Foto Cerita : Berlatih,...
Foto Cerita : Berlatih, Bertarung dan Berprestasi di Jagakarsa Fight Club
Foto Terkini
Raffi Ahmad Bantah Terlibat...
Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Impor Blueray Cargo
2 jam yang lalu
Dukung Transformasi...
Dukung Transformasi Digital, Gedung Pertunjukan Jakarta Terapkan Sistem Pemesanan Tiket Terintegrasi
2 jam yang lalu
Inovasi Baru Indomie...
Inovasi Baru Indomie Hadir Lewat Varian Goreng Cabe Ijo
1 hari yang lalu
FJGS 2026 Resmi Dibuka,...
FJGS 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Diskon Besar hingga Pameran UMKM
1 hari yang lalu
Suasana SPBU di Jakarta...
Suasana SPBU di Jakarta Usai Harga Pertamax Meroket menjadi Rp16.250 Per Liter
1 hari yang lalu
Diskon Hingga 50 Persen...
Diskon Hingga 50 Persen dan Hadiah Langsung! United Bike dan United E-Motor Meriahkan Jakarta Fair 2026
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Komisi VIII DPR dan...
Komisi VIII DPR dan Menteri Agama Bahas Pengawasan Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren
Rupiah Tembus Rp18.000,...
Rupiah Tembus Rp18.000, Ukuran Tahu di Depok Berkurang 2 Sentimeter
Suasana SPBU di Jakarta...
Suasana SPBU di Jakarta Usai Harga Pertamax Meroket menjadi Rp16.250 Per Liter
Indonesia Taklukkan...
Indonesia Taklukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Raker Komisi IX DPR,...
Raker Komisi IX DPR, Menkes Paparkan Ancaman Krisis Dokter di Indonesia
Diskon Hingga 50 Persen...
Diskon Hingga 50 Persen dan Hadiah Langsung! United Bike dan United E-Motor Meriahkan Jakarta Fair 2026