Aktivis Anti Perang...
1/5
Para aktivis anti-perang turun ke jalan-jalan di Seattle, Washington pada hari Jumat (12 Januari) untuk memprotes serangan udara Amerika Serikat dan Inggris terhadap target-target militer Houthi di Yaman.
Aktivis Anti Perang...
2/5
Para aktivis anti-perang turun ke jalan-jalan di Seattle, Washington pada hari Jumat (12 Januari) untuk memprotes serangan udara Amerika Serikat dan Inggris terhadap target-target militer Houthi di Yaman.
Aktivis Anti Perang...
3/5
Para aktivis anti-perang turun ke jalan-jalan di Seattle, Washington pada hari Jumat (12 Januari) untuk memprotes serangan udara Amerika Serikat dan Inggris terhadap target-target militer Houthi di Yaman.
Aktivis Anti Perang...
4/5
Para aktivis anti-perang turun ke jalan-jalan di Seattle, Washington pada hari Jumat (12 Januari) untuk memprotes serangan udara Amerika Serikat dan Inggris terhadap target-target militer Houthi di Yaman.
Aktivis Anti Perang...
5/5
Para aktivis anti-perang turun ke jalan-jalan di Seattle, Washington pada hari Jumat (12 Januari) untuk memprotes serangan udara Amerika Serikat dan Inggris terhadap target-target militer Houthi di Yaman.
Aktivis Anti Perang...
Aktivis Anti Perang...
Aktivis Anti Perang...
Aktivis Anti Perang...
Aktivis Anti Perang...

Aktivis Anti Perang di Washington Kutuk Serangan Udara AS dan Inggris ke Yaman

Sabtu, 13 Januari 2024 - 16:04 WIB
A A A
Para aktivis anti-perang turun ke jalan-jalan di Seattle, Washington pada hari Jumat (12 Januari) untuk memprotes serangan udara Amerika Serikat dan Inggris terhadap target-target militer Houthi di Yaman.

Sekelompok pengunjuk rasa yang terdiri dari sekitar 100 orang pro-Palestina meneriakkan "Lepaskan Yaman Sekarang!" dan membawa spanduk bertuliskan "Hentikan pemboman AS/Inggris di Yaman."

Pada hari Kamis (11 Januari), Amerika Serikat dan Inggris melancarkan serangan dari udara dan laut sebagai tanggapan atas serangan Houthi terhadap kapal-kapal di Laut Merah, yang menurut mereka merupakan bentuk dukungan terhadap warga Palestina yang dikepung Israel di Gaza yang dikuasai Hamas.

Pada hari Jumat pasukan AS melakukan serangan terhadap sebuah situs radar Houthi di Yaman, militer Amerika mengatakan pada hari Jumat, menambahkan bahwa tindakan terbaru ini bertujuan untuk menurunkan kemampuan gerakan Houthi untuk menyerang kapal-kapal maritim.

Serangan terbaru terjadi pada Sabtu dini hari waktu setempat di Yaman.

Serangan di Yaman merupakan salah satu demonstrasi paling dramatis hingga saat ini dari meluasnya perang di Gaza sejak meletus pada bulan Oktober, meskipun AS dan sekutunya mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama bahwa tidak ada niat untuk meningkatkan ketegangan.

Kelompok Houthi yang didukung Iran, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman, telah menargetkan pelayaran komersial di Laut Merah dengan pesawat tak berawak dan rudal, sehingga memaksa para pengirim barang untuk mengubah haluan dan mengambil rute yang lebih jauh.

Konflik Gaza terjadi setelah serangan terhadap Israel pada tanggal 7 Oktober oleh kelompok Islamis Palestina, Hamas, yang menurut Israel telah menewaskan 1.200 orang.

Serangan Israel berikutnya terhadap Gaza telah menewaskan lebih dari 23.000 warga Palestina, sekitar 1% dari 2,3 juta penduduk di sana, menurut kementerian kesehatan Gaza.

(Produksi: Soren Larson, David Ryder)
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Ancam Hancurkan Kapal...
Ancam Hancurkan Kapal Perang AS dan Inggris, Houthi Yaman Luncurkan Rudal Balistik
Paris Kutuk Serangan...
Paris Kutuk Serangan Udara Militer Israel ke Kamp Rafah
Tak Lelah Bela Palestina,...
Tak Lelah Bela Palestina, Ratusan Ribu Warga Yaman Kutuk Serangan Militer Israel
Takut Perang Gerilya,...
Takut Perang Gerilya, Militer Israel Bombardir Gaza dengan Serangan Udara
Balas Serangan ke Yaman,...
Balas Serangan ke Yaman, Israel Kerahkan Jet Tempur F15
Houthi Murka Usai Amerika...
Houthi Murka Usai Amerika Serikat dan Inggris Bombardir Yaman
Foto Terkini
Potret Transportasi...
Potret Transportasi Tradisional untuk Menyeberangi Sungai Cisadane
3 jam yang lalu
Jalan-Jalan Naik Bajaj...
Jalan-Jalan Naik Bajaj Menikmati Destinasi Semarang
3 jam yang lalu
Raffi Ahmad Bantah Terlibat...
Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Impor Blueray Cargo
6 jam yang lalu
Dukung Transformasi...
Dukung Transformasi Digital, Gedung Pertunjukan Jakarta Terapkan Sistem Pemesanan Tiket Terintegrasi
6 jam yang lalu
Gastronomi Molekuler...
Gastronomi Molekuler Ungkap Cara Menjaga Laut Lewat Pilihan Seafood
11 jam yang lalu
Inovasi Baru Indomie...
Inovasi Baru Indomie Hadir Lewat Varian Goreng Cabe Ijo
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Suasana SPBU di Jakarta...
Suasana SPBU di Jakarta Usai Harga Pertamax Meroket menjadi Rp16.250 Per Liter
Diskon Hingga 50 Persen...
Diskon Hingga 50 Persen dan Hadiah Langsung! United Bike dan United E-Motor Meriahkan Jakarta Fair 2026
Indonesia Taklukkan...
Indonesia Taklukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
Suasana Pom Bensin Usai...
Suasana Pom Bensin Usai Kenaikan Harga Pertamax Nyaris Rp4.000 per Liter
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Warga Beralih ke Pertalite