Kinerja Industri Minuman...
1/6
Ketua Umum Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM) Triyono Prijosoesilo pada Konferensi Pers oleh ASRIM bertajuk Kinerja Industri Minuman di Tahun 2023, serta Peluang dan Tantangan di Tahun 2024 hari ini (13/03/2024) di daerah Kuningan, Jakarta.
Kinerja Industri Minuman...
2/6
Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Merrijantij Punguan Pintaria pada Konferensi Pers oleh ASRIM bertajuk Kinerja Industri Minuman di Tahun 2023, serta Peluang dan Tantangan di Tahun 2024 hari ini (13/03/2024) di daerah Kuningan, Jakarta.
Kinerja Industri Minuman...
3/6
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal, Ph.D pada Konferensi Pers oleh ASRIM bertajuk Kinerja Industri Minuman di Tahun 2023, serta Peluang dan Tantangan di Tahun 2024 hari ini (13/03/2024) di daerah Kuningan, Jakarta.
Kinerja Industri Minuman...
4/6
(Ki-ka) Ketua Umum Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM) Triyono Prijosoesilo, Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Merrijantij Punguan Pintaria, S.T., M.Eng. dan Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal, Ph.D berdiskusi pada Konferensi Pers oleh ASRIM hari ini (13/03/2024) untuk membahas performa industri minuman ringan yang terpantau masih belum pulih sejak pandemi Covid-19, serta diprediksi masih akan menghadapi tantangan pada tahun 2024.
Kinerja Industri Minuman...
5/6
(Ki-ka) Ketua Umum Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM) Triyono Prijosoesilo, Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Merrijantij Punguan Pintaria, S.T., M.Eng. dan Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal, Ph.D berdiskusi pada Konferensi Pers oleh ASRIM hari ini (13/03/2024) untuk membahas performa industri minuman ringan yang terpantau masih belum pulih sejak pandemi Covid-19, serta diprediksi masih akan menghadapi tantangan pada tahun 2024.
Kinerja Industri Minuman...
6/6
(Ki-Ka) Ketua Umum Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM) Triyono Prijosoesilo, Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Merrijantij Punguan Pintaria, S.T., M.Eng. dan Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal, Ph.D pada Konferensi Pers oleh ASRIM bertajuk Kinerja Industri Minuman di Tahun 2023, serta Peluang dan Tantangan di Tahun 2024 hari ini (13/03/2024) di daerah Kuningan, Jakarta.
Kinerja Industri Minuman...
Kinerja Industri Minuman...
Kinerja Industri Minuman...
Kinerja Industri Minuman...
Kinerja Industri Minuman...
Kinerja Industri Minuman...

Kinerja Industri Minuman Tahun 2023 Serta Peluang dan Tantangan di Tahun 2024

Rabu, 13 Maret 2024 - 17:01 WIB
A A A
Jakarta, 13 Maret 2024 – Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM) melaporkan hingga saat ini performa industri minuman ringan masih belum pulih sejak pandemi Covid-19 dan diprediksi masih akan menghadapi tantangan pada tahun 2024. Hal ini terlihat dari kinerja penjualan minuman ringan, di luar Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), yang mengalami pertumbuhan negatif sebesar 2.6 persen pada tahun 2023.

Informasi ini disampaikan ASRIM pada konferensi pers “Kinerja Industri Minuman Tahun 2023, serta Peluang dan Tantangan Tahun 2024”, hari ini (13/03/2024) di daerah Kuningan, Jakarta. Dalam acara yang sama, turut hadir Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Merrijantij Punguan Pintaria, S.T., M.Eng. dan Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE), Mohammad Faisal, Ph.D.

Ketua Umum ASRIM, Triyono Prijosoesilo menyatakan bahwa kinerja industri minuman dengan pengecualian pada AMDK mengalami pertumbuhan yang negatif di tahun 2023. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti laju inflasi pangan di Indonesia yang naik sehingga dapat berimbas terhadap menurunnya daya beli masyarakat, meningkatnya biaya logistik yang dikarenakan oleh kondisi geopolitik yang tidak stabil, hingga meningkatnya harga bahan baku.

“Kemarau berkepanjangan telah mengakibatkan penurunan produktivitas pertanian di berbagai negara yang berakibat pada meningkatnya harga bahan baku. Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa harga beras naik tinggi di 179 daerah di Indonesia. Menurut data BPS, harga rata-rata beras pada minggu pertama Februari 2024 naik 0,93 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan pada minggu kedua bulan ini melesat 1,65 persen daripada Januari 2024,” lanjut Triyono.

Di sisi lain, industri makanan dan minuman (mamin) berkontribusi signifikan terhadap total produk domestik bruto (PDB) Indonesia serta merupakan salah satu industri penyerap tenaga kerja terbesar. Menurut data Kemenperin RI, pada tahun 2023 industri makanan dan minuman berkontribusi 39,10% terhadap pendapatan domestik bruto (PDB) di sektor nonmigas serta 6,55% terhadap PDB nasional. Hingga saat ini, menurut data BPS, industri mamin mempekerjakan sekitar 300.000 pekerja di seluruh rantai pasokan.

Data BPS 2022 mengungkapkan bahwa sektor manufaktur menyerap hingga 14,2% dari jumlah pekerja di seluruh Indonesia. Salah satu yang menyumbang penyerapan terbesar berasal dari industri makanan dan minuman. Data BPS tersebut juga menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja pada industri makanan dan minuman mencapai 4,23% dari jumlah pekerja di seluruh Indonesia.

Meski tingkat penjualan secara umum mengalami pertumbuhan sebesar 3,1 persen dari 2022 hingga 2023, tetapi di luar penjualan air mineral dalam kemasan, industri minuman mengalami pertumbuhan negatif. Menilik pada kategori yang lebih mendalam, data Nielsen tahun 2023 menunjukkan bahwa kinerja kategori Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) pada tahun 2023 turun drastis untuk seluruh jenis minuman, dengan penurunan terdalam pada minuman air teh kemasan yang mengalami penurunan sebesar 11.9 persen dari 2022 ke 2023.

Mengacu fakta tersebut, Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kemenperin RI, Merrijantij Punguan Pintaria menyampaikan, “Dengan melihat dampak ekonomi yang besar dari industri minuman ringan, kami terus mendorong pemulihan kinerja industri lewat berbagai program pemerintah, seperti program pameran produk makanan dan minuman di dalam dan di luar negeri, restrukturisasi mesin peralatan, mendorong pemberian berbagai insentif fiskal seperti tax holiday, tax allowance dan super deduction tax, serta mendorong transformasi digital menuju industri 4.0. Kami berharap kinerja industri minuman bisa kembali tumbuh positif seperti sebelum pandemi.”

Ditemui pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE), Mohammad Faisal, Ph.D mengungkapkan, “Melihat kondisi ekonomi saat ini, industri minuman ringan masih akan menemui tantangan dalam pertumbuhan usahanya, seperti penurunan daya beli masyarakat karena konsumen yang semakin selektif terhadap pos pengeluaran. Untuk itu, diharapkan peran pemerintah dan pengambil kebijakan dalam menentukan nasib industri minuman ringan yang menyerap banyak tenaga kerja ini.”

”Kami berharap diskusi ini dapat memberikan pandangan bahwa industri minuman ringan masih memerlukan waktu untuk kembali pada pertumbuhan yang stabil. Dan diharapkan kedepannya, implementasi dari kebijakan yang akan diambil dapat tepat sasaran dengan mempertimbangkan kondisi yang ada, serta untuk melakukan evaluasi berkala terhadap dampak yang terjadi di industri,” tutup Triyono.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Paparan Kinerja Industri...
Paparan Kinerja Industri Minuman Tahun 2025
Kinerja Industri Manufaktur...
Kinerja Industri Manufaktur di Tahun 2024
Grant Thornton Economic...
Grant Thornton Economic Outlook 2024 Kupas Tuntas Tantangan dan Peluang Ekonomi Indonesia
DEWG G20, Menkominfo:...
DEWG G20, Menkominfo: Bahas Peluang dan Tantangan Digitalisasi
BTN Catat Kinerja Gemilang...
BTN Catat Kinerja Gemilang Tahun 2023
MMKSI Optimis Menghadapi...
MMKSI Optimis Menghadapi Tantangan Pasar Otomotif Indonesia Tahun 2023
Foto Terkini
Liga Aspal U-13 Hadirkan...
Liga Aspal U-13 Hadirkan Semangat Sepak Bola di Tengah Keterbatasan Ruang Bermain
4 jam yang lalu
Pameran Menyibak Kabut...
Pameran Menyibak Kabut Angkat 100 Tahun Kelahiran Pelukis Zaini
4 jam yang lalu
Rumah Sahabat BCA Syariah...
Rumah Sahabat BCA Syariah Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah
8 jam yang lalu
Mahasiswa Trisakti dan...
Mahasiswa Trisakti dan Esa Unggul Gaungkan Kembali Tritura di Depan DPR RI
13 jam yang lalu
Unjuk Rasa di DPR, Massa...
Unjuk Rasa di DPR, Massa HMI Bawa Boneka Jelangkung
15 jam yang lalu
Abhiseka Manggala Majapahit,...
Abhiseka Manggala Majapahit, Pelepasan Siswa KB-TK Labschool Jakarta Penuh Pesona Budaya
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Abhiseka Manggala Majapahit,...
Abhiseka Manggala Majapahit, Pelepasan Siswa KB-TK Labschool Jakarta Penuh Pesona Budaya
Kolaborasi Tokopedia,...
Kolaborasi Tokopedia, TikTok Shop, dan Kementerian UMKM Perkuat Daya Saing UMKM Balikpapan
Aksi Dukung Program...
Aksi Dukung Program Makan Bergizi Gratis
CoZi LASIK, Inovasi...
CoZi LASIK, Inovasi Terbaru JEC Menteng untuk Penglihatan Lebih Baik
Karyawan dan Simpatisan...
Karyawan dan Simpatisan Hotel Sultan Gelar Aksi Tolak Eksekusi Lahan
Jalur Kereta Sumbar,...
Jalur Kereta Sumbar, Penghubung Sejarah, Wisata, dan Kehidupan