Film Maatrubhumi Jadi...
1/3
Rencana penayangan film Bollywood Maatrubhumi: May War Rest in Peace di Indonesia menuai perhatian sejumlah pengamat.
Film Maatrubhumi Jadi...
2/3
Film yang mengangkat konflik Lembah Galwan di perbatasan India dan Tiongkok pada 2020 itu dinilai tidak hanya menghadirkan unsur hiburan, tetapi juga membawa narasi yang berkaitan dengan isu geopolitik internasional.
Film Maatrubhumi Jadi...
3/3
Sejumlah kalangan menilai film berlatar konflik geopolitik perlu dipahami dalam konteks yang lebih luas. Selain berfungsi sebagai sarana hiburan, film juga dapat membentuk pandangan publik terhadap peristiwa sejarah maupun dinamika hubungan internasional.
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi...

Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik

Jum'at, 19 Juni 2026 - 12:11 WIB
A A A
Rencana penayangan film Bollywood Maatrubhumi: May War Rest in Peace di Indonesia menuai perhatian sejumlah pengamat. Film yang mengangkat konflik Lembah Galwan di perbatasan India dan Tiongkok pada 2020 itu dinilai tidak hanya menghadirkan unsur hiburan, tetapi juga membawa narasi yang berkaitan dengan isu geopolitik internasional.

Analis geopolitik Eko Sulistyanto menilai karya sinema yang mengangkat konflik antarnegara perlu dicermati secara hati-hati karena berpotensi memengaruhi persepsi publik dan menimbulkan implikasi yang lebih luas.

"Film dengan muatan politik yang kuat dapat menimbulkan berbagai tafsir dan berpotensi berdampak pada hubungan antarnegara jika tidak disikapi secara proporsional," ujarnya, Kamis (18/6).

Menurut sejumlah sumber yang mengikuti perkembangan distribusi film internasional, terdapat upaya untuk memperluas jangkauan penayangan film tersebut di Indonesia melalui strategi promosi dan distribusi yang lebih intensif guna meningkatkan eksposur kepada penonton domestik.

Sejumlah kalangan menilai film berlatar konflik geopolitik perlu dipahami dalam konteks yang lebih luas. Selain berfungsi sebagai sarana hiburan, film juga dapat membentuk pandangan publik terhadap peristiwa sejarah maupun dinamika hubungan internasional.

Sebagai negara yang menganut politik luar negeri bebas aktif, Indonesia selama ini berupaya menjaga hubungan yang seimbang dengan berbagai negara. Karena itu, publik dinilai perlu menyikapi karya bertema geopolitik secara kritis dan objektif.

Perdebatan mengenai film yang mengangkat isu nasionalisme dan konflik politik bukan hal baru di India. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah film Bollywood kerap menjadi bahan diskusi karena dinilai membawa pesan politik yang kuat.

Ketua Dewan Juri Festival Film Internasional India (IFFI) ke-53, Nadav Lapid, misalnya, pernah mengkritik film The Kashmir Files yang menurutnya mengandung unsur propaganda dan narasi yang manipulatif.

Pandangan serupa juga pernah disampaikan aktor dan sutradara India Aamir Khan. Ia menilai meningkatnya nasionalisme ekstrem berpotensi mengurangi nilai inklusivitas yang selama ini menjadi salah satu kekuatan perfilman India.

Di Indonesia, sejumlah pelaku industri kreatif berpendapat bahwa film dengan muatan politik yang kuat perlu ditempatkan dalam konteks yang tepat agar tidak memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Karena itu, sejumlah pihak berharap proses peninjauan oleh lembaga terkait dapat dilakukan secara cermat dan profesional guna menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi, perkembangan industri perfilman nasional, serta sensitivitas terhadap dinamika hubungan internasional.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
SBY Angkat Isu Demokrasi...
SBY Angkat Isu Demokrasi dan Lingkungan dalam Habibie Democracy Forum 2025
Menanggapi Jaksa KPK,...
Menanggapi Jaksa KPK, Hari Karyuliarto Angkat Isu Interpretasi Hukum dan Fakta
DKT Indonesia Angkat...
DKT Indonesia Angkat Isu Relationship Habituation Lewat Kampanye XXXploration Can Be Fun
Film Tulang Belulang...
Film Tulang Belulang Tulang Tayang di Bioskop, Angkat Tradisi Budaya Batak
HM Sampoerna Angkat...
HM Sampoerna Angkat Vassilis Gkatzelis Jadi Presiden Direktur
Angkat Mitos Horor Gunung...
Angkat Mitos Horor Gunung Salak, Film Pasar Setan Tayang 29 Februari 2024
Foto Terkini
Antrean Panjang Pengunjung...
Antrean Panjang Pengunjung di Pintu Masuk Jakarta Fair 2026
11 jam yang lalu
Liga Aspal U-13 Hadirkan...
Liga Aspal U-13 Hadirkan Semangat Sepak Bola di Tengah Keterbatasan Ruang Bermain
11 jam yang lalu
Pameran Menyibak Kabut...
Pameran Menyibak Kabut Angkat 100 Tahun Kelahiran Pelukis Zaini
11 jam yang lalu
Rumah Sahabat BCA Syariah...
Rumah Sahabat BCA Syariah Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah
15 jam yang lalu
Mahasiswa Trisakti dan...
Mahasiswa Trisakti dan Esa Unggul Gaungkan Kembali Tritura di Depan DPR RI
20 jam yang lalu
Unjuk Rasa di DPR, Massa...
Unjuk Rasa di DPR, Massa HMI Bawa Boneka Jelangkung
23 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Abhiseka Manggala Majapahit,...
Abhiseka Manggala Majapahit, Pelepasan Siswa KB-TK Labschool Jakarta Penuh Pesona Budaya
Kolaborasi Tokopedia,...
Kolaborasi Tokopedia, TikTok Shop, dan Kementerian UMKM Perkuat Daya Saing UMKM Balikpapan
Jalur Kereta Sumbar,...
Jalur Kereta Sumbar, Penghubung Sejarah, Wisata, dan Kehidupan
CoZi LASIK, Inovasi...
CoZi LASIK, Inovasi Terbaru JEC Menteng untuk Penglihatan Lebih Baik
Karyawan dan Simpatisan...
Karyawan dan Simpatisan Hotel Sultan Gelar Aksi Tolak Eksekusi Lahan
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik