Semangat Eksplorasi...
1/12
Sejumlah pekerja Pertamina EP Papua Field memeriksa fasilitas di area pengeboran sumur eksplorasi Buah Merah (BMR)-001, Distrik Klasafet, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.
Semangat Eksplorasi...
2/12
Pekerja Pertamina EP Papua Field melihat peta Papua di area Lapangan Produksi Migas Klamono, Distrik Klamono, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.
Semangat Eksplorasi...
3/12
Pekerja Pertamina EP Papua Field menunjuk wilayah Kabupaten Sorong di area Lapangan Produksi Migas Klamono, Distrik Klamono, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.
Semangat Eksplorasi...
4/12
Foto udara area pengeboran sumur eksplorasi Buah Merah (BMR)-001, Distrik Klasafet, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.
Semangat Eksplorasi...
5/12
Foto udara area pengeboran sumur eksplorasi Buah Merah (BMR)-001, Distrik Klasafet, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.
Semangat Eksplorasi...
6/12
Dua pekerja Pertamina EP Papua Field memeriksa fasilitas manifold di area Lapangan Produksi Migas Klamono, Distrik Klamono, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.
Semangat Eksplorasi...
7/12
Dua pekerja Pertamina EP Papua Field menunjukkan ukuran tekanan gas pada fasilitas manifold.
Semangat Eksplorasi...
8/12
Dua pekerja Pertamina EP Papua Field memeriksa kesehatan karyawan.
Semangat Eksplorasi...
9/12
Warga suku Moi didampingi oleh pekerja Pertamina EP Papua Field memantau burung enemik Cendrawasih kuning kecil (paradisaea minor) di hutan Balempe, Kampung Malasigi, Distrik Klayili,Kabupaten Sorong Papua Barat Daya.
Semangat Eksplorasi...
10/12
Warga suku Moi didampingi oleh pekerja Pertamina EP Papua Field menyusri sungai di hutan Balempe, Kampung Malasigi, Distrik Klayili,Kabupaten Sorong Papua Barat Daya.
Semangat Eksplorasi...
11/12
Dua burung enemik Cendrawasih kuning kecil (paradisaea minor) bertengger di ranting pohon hutan Balempe, Kampung Malasigi, Distrik Klayili,Kabupaten Sorong Papua Barat Daya.
Semangat Eksplorasi...
12/12
Pekerja Pertamina EP Papua Field disambut warga Suku Moi di Kampung Malasigi, Distrik Klayili,Kabupaten Sorong Papua Barat Daya.
Semangat Eksplorasi...
Semangat Eksplorasi...
Semangat Eksplorasi...
Semangat Eksplorasi...
Semangat Eksplorasi...
Semangat Eksplorasi...
Semangat Eksplorasi...
Semangat Eksplorasi...
Semangat Eksplorasi...
Semangat Eksplorasi...
Semangat Eksplorasi...
Semangat Eksplorasi...

Semangat Eksplorasi Migas Berkelanjutan di Ujung Timur Indonesia

Sabtu, 29 Juni 2024 - 20:39 WIB
A A A
KABUPATEN SORONG - Lalu lalang pekerja menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap menjadi pemandangan yang tak asing di wilayah Sorong, Provinsi Papua Barat Daya yang dikenal sebagai “Kota Minyak”. Teriknya matahari di sumur eksplorasi Buah Merah (BMR-001), Distrik Klasafet, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya tak menurunkan semangat dari para pekerja Pertamina EP Papua Field untuk mencari tambahan cadangan produksi minyak dan gas bumi (migas) sebagai komitmen mendukung ketersediaan energi nasional.

Semangat optimistis melihat potensi eksplorasi migas di wilayah ujung timur Indonesia itu harus terus terjaga sebab secara nasional pemerintah pada 2030 memiliki target untuk dapat memenuhi produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD) dan gas 12 miliar kaki kubik per hari (BSCFD).

Subholding Upstream Pertamina memiliki semangat “go to the east” yang direalisasikan melalui eksplorasi pengeboran dua sumur yakni sumur eksplorasi Kembo (KMO-001) dan sumur eksplorasi Markisa (MKS-001) sepanjang 2023, kemudian dilanjutkan dengan pengeboran yang dilaksanakan tahun ini yakni sumur eksplorasi Buah Merah (BMR-001) di wilayah kepala burung itu. Sumur eksplorasi Buah Merah (BMR-001) menjadi semangat baru pada 2024 untuk melakukan pengeboran 18 sumur eksplorasi dan pengembangan dalam kurun waktu 2023-2027 di timur Indonesia.

Vice President Exploration Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina Dedi Yusmen mengatakan bahwa eksplorasi di wilayah timur Indonesia diharapkan dapat meningkatkan cadangan dan kebutuhan migas yang tinggi di Indonesia. “Pengeboran sumur eksplorasi ini merupakan wujud komitmen Pertamina dalam meningkatkan cadangan dan upaya memenuhi kebutuhan migas yang semakin tinggi, seiring dengan meningkatnya pertumbuhan industri di Papua Barat Daya, serta mendukung pencapaian target produksi migas nasional. Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina akan terus menjalankan operasi migas yang selamat dan unggul sehingga dapat memberikan kontribusi secara signifikan dan berkelanjutan,” kata dia.

Selain itu juga, Subholding Upstream Pertamina menilai wilayah Indonesia Timur dinilai memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), proyeksilifting minyak dan gas bumi 2024 ditargetkan dapat mencapai 2.057 juta barel setara minyak per hari, dengan rincian lifting minyak 743 ribu barel per hari dan gas bumi 1.314 juta barel setara minyak per hari.

Letak dan posisinya yang strategis serta melimpahnya sumber daya alam menjadikan wilayah kepala burung pada Indonesia Timur ini memiliki sejarah yang panjang terkait eksplorasi migas pada era penjajahan Belanda. Berdasarkan data Pertamina EP Papua Field, pada 1932 perusahaan yang didirikan di Den Haag, Belanda Shell Oil Co. pertama kali melakukan eksplorasi di wilayah kepala burung itu, tapi tidak menemukan hasil. Tiga tahun berselang pada 1935 Nederlandsch Nieuw-Guinea Petroleum Maatschappij (NNGPM) melanjutkan eksplorasi di bekas area konsesi Shell Oil Co. dan baru satu tahun kemudian NNGPM menemukan migas serta kemudian mendirikan Lapangan Produksi Migas Klamono di Distrik Klamono, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

Untuk itu Lapangan Produksi Migas Klamono tercatat menjadi salah satu cikal bakal di Papua yang hingga kini masih beroperasi. Data dari Pertamina EP Papua Field menunjukkan angka produksi pada lapangan produksi tersebut sebesar 772 barel minyak per hari (BOPD) per 10 Juni 2024.

Dengan sejarah eksplorasi migas, Subholding Upstream Pertamina juga terus menjaga hutan di wilayah Provinsi Papua Barat Daya yang memiliki luas 38.820,90 Km2. Pertamina EP Papua Field yang bekerja sama dengan Pemerintah serta organisasi non profit melakukan pendampingan pengelolaan hutan lestari berbasis masyarakat adat berupa wisata minat khusus di Kampung Adat Malasigi, Distrik Klayili, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Pengunjungdapat menikmati keanekaragaman hayati, sumber daya alam hutan dan keramahan budaya suku asli Sorong, suku Moi.

Wisata minat khusus ini dilakukan sebagai upaya pengelolaan hutan Kampung Malasigi secara lestari dan berkelanjutan yang saat ini sudah mendapat pengakuan Pemerintah Republik Indonesia melalui penerbitan Surat Keputusan Pengelolaan Hutan Kampung Nomor SK.8557/MENLHK-PSKL/PKPS/PSL.0/8/2023, yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Surat keputusan tersebut menandakan bahwa Kampung Malasigi berhak sepenuhnya mengelola kawasan hutan di area kampung.

Kampung Malasigi menjadi satu-satunya kampung di Distrik Klayili yang bertahan dari gempuran alih fungsi lahan. Dengan adanya pendampingan tersebut, Kampung Malasigi diharapkan dapat menjadi kampung percontohan yang mengandalkan ekowisata sebagai penghasilannya dan masyarakat bisa berdaya dan mandiri secara ekonomi tanpa merusak hutan.

Foto dan teks: Erlangga Bregas Prakoso

Editor: Andika Wahyu
(rat)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Pertamina EP Jatibarang...
Pertamina EP Jatibarang Field Terapkan K3 Produksi Migas Berkelanjutan
Transformasi Visi PAMA...
Transformasi Visi PAMA dengan Semangat Tumbuh Berkelanjutan
Perempuan Tangguh di...
Perempuan Tangguh di Hulu Migas: Pilar Ketahanan Energi Indonesia
Langkah Membumi Festival...
Langkah Membumi Festival 2023, Semangat Membumikan Perubahan dan Inovasi Berkelanjutan
Santunan Zakat di Ujung...
Santunan Zakat di Ujung Kalimantan
APITU Jawa Timur Dorong...
APITU Jawa Timur Dorong Praktik Berkelanjutan dalam Sistem Pendingin Ruangan
Foto Terkini
Sudaryono Tiba di Kantor...
Sudaryono Tiba di Kantor BGN usai Dilantik Presiden Prabowo
4 jam yang lalu
PPLI dan DESI Perkuat...
PPLI dan DESI Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan
5 jam yang lalu
Potret Kebersamaan Satgas...
Potret Kebersamaan Satgas TMMD Bersama Warga Desa Watuduwur
15 jam yang lalu
Safrizal ZA: Gerakan...
Safrizal ZA: Gerakan Indonesia ASRI Harus Menjadi Budaya, Dimulai dari Aksi Nyata Menjaga Lingkungan
16 jam yang lalu
KPK Tahan Bupati Lombok...
KPK Tahan Bupati Lombok Barat Terkait Dugaan Suap dan Gratifikasi
19 jam yang lalu
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Ganti Lima Pejabat
19 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Rapat Pleno KPU Tetapkan...
Rapat Pleno KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih pada PDPB Semester I 2026
Komisi XI DPR dan Pemerintah...
Komisi XI DPR dan Pemerintah Sepakati RUU PFII Dibawa ke Paripurna
Penjualan Elektronik...
Penjualan Elektronik Melemah di Tengah Kenaikan Harga
Perjuangan Warga Cilegon...
Perjuangan Warga Cilegon Jalan 1 Km ke Hutan Mencari Air Bersih
Tokopedia dan TikTok...
Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kementerian UMKM Bantu Pengusaha Mikro Yogyakarta #JualanNyaman