DJPPR Giatkan Literasi...
1/3
Dalam rangka menyambut Hari Oeang Republik Indonesia ke-78, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu menyelenggarakan Webinar InTalks to Community : dengan tema Pentingnya Pendidikan Literasi Keuangan bagi Generasi Muda.
DJPPR Giatkan Literasi...
2/3
Acara yang digelar secara hybrid di Auditorium DJPPR dan melalui kanal youtube DJPPR Kemenkeu ini, berhasil menarik antusiasme lebih dari 1.700 peserta, mulai dari pendidik, mahasiswa, komunitas hingga masyarakat umum yang peduli akan pentingnya literasi keuangan.
DJPPR Giatkan Literasi...
3/3
Acara yang digelar secara hybrid di Auditorium DJPPR dan melalui kanal youtube DJPPR Kemenkeu ini, berhasil menarik antusiasme lebih dari 1.700 peserta, mulai dari pendidik, mahasiswa, komunitas hingga masyarakat umum yang peduli akan pentingnya literasi keuangan.
DJPPR Giatkan Literasi...
DJPPR Giatkan Literasi...
DJPPR Giatkan Literasi...

DJPPR Giatkan Literasi Keuangan untuk Pendidik dan Generasi Muda

Kamis, 10 Oktober 2024 - 19:25 WIB
A A A
Jakarta - Dalam rangka menyambut Hari Oeang Republik Indonesia ke-78, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu menyelenggarakan Webinar InTalks to Community : dengan tema “Pentingnya Pendidikan Literasi Keuangan bagi Generasi Muda” di Jakarta, Kamis (10/10/2024). Acara yang digelar secara hybrid di Auditorium DJPPR dan melalui kanal youtube DJPPR Kemenkeu ini, berhasil menarik antusiasme lebih dari 1.700 peserta, mulai dari pendidik, mahasiswa, komunitas hingga masyarakat umum yang peduli akan pentingnya literasi keuangan.

Dalam sambutan kuncinya, Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Ubaidi Socheh Hamidi menyampaikan bahwa acara ini diharapkan dapat memperkuat peran pendidik dalam meningkatkan literasi keuangan generasi muda Indonesia, sekaligus meningkatkan pemahaman tentang peran APBN dan Instrumen investasi khususnya SBN Ritel. Ubaidi juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta dan masyarakat dalam upaya meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman tentang APBN bagi generasi muda.

“Kolaborasi ini akan menciptakan sinergi yang kuat dalam menciptakan generasi muda yang cerdas finansial dan paham akan peran penting APBN dalam pembangunan,” tambah Ubaidi.

Acara ini terbagi ke dalam dua sesi utama yang menghadirkan narasumber dan praktisi yang ahli dibidangnya untuk memberikan perspektif yang relevan serta inspiratif bagi para peserta.

Sesi talkshow pertama, dengan tema "Pendidik dan Anak Muda Melek Investasi : Belajar Mandiri, Kelola Uang Sendiri", menghadirkan dialog inspiratif antara para expertis dibidang pengelolaan keuangan, yaitu Deni Ridwan, Direktur Surat Utang Negara dan Prita Ghozie, principal consultant dan CEO ZAP Finance. Deni menyampaikan pentingnya meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan karena dapat meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat.

Selain itu, “masyarakat juga perlu beralih dari saving society menuju investing society dengan harapan agar kemandirian dalam pendanaan pembangunan dapat terwujud”, ujarnya. Sejalan dengan hal tersebut, DJPPR Kemenkeu menerbitkan berbagai instrumen SBN ritel sebagai pilihan investasi yang mudah, aman dan menguntungkan bagi

masyarakat.

“Kami juga menangkap adanya tren investor yang cukup concern pada isu lingkungan dan sustainability. Kita telah mengembangkan produk thematic bonds/sukuk seperti Green Sukuk, SDGs Bond dan Blue Bond. Saat ini pemerintah sedang menawarkan SUN Ritel seri ORI026T3 dan ORI026T6 yang merupakan SDG Bond Ritel pertama” ujarnya.

Hasil dari penerbitan SDG Bond ini digunakan untuk mendukung program Pemerintah demi tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Sepakat dengan hal tersebut, Prita menambahkan tentang pentingnya menetapkan tujuan dan rencana keuangan. Prita juga menjelaskan mengenai pengelolaan dana darurat dan alokasi budget bulanan, termasuk instrumen investasi yang cocok dengan tujuan keuangan. “Instrumen investasi yang cocok dan favorit untuk investor pemula adalah SBN Ritel karena risiko kecil, terjangkau semua orang dan memberikan kepastian keuntungan”.

Sementara talkshow kedua yang bertajuk "Jadi Pendidik Asik : Tingkatkan Literasi Keuangan dengan Cara yang Menarik", berfokus membahas cara-cara inovatif dalam menyampaikan materi literasi keuangan kepada siswa dengan metode yang menarik dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Dari segi psikologis, Hani Kumala yang merupakan psikolog klinis menyampaikan pentingnya menumbuhkan rasa keingintahuan pada siswa.

Ia juga membagikan tips tentang membangun budaya belajar yang menyenangkan serta pentingnya menyesuaikan kompleksitas pembelajaran dengan tahap perkembangan anak agar materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik. Di sisi lain, Galih Sulistyaningra yang sehari-harinya berkecimpung sebagai guru, turut membagikan pengalamannya

tentang tantangan dalam mentransfer pengetahuan mengenai topik keuangan dan investasi kepada

siswa sekolah dasar.

Galih menekankan bahwa pemilihan metode ajar yang tepat sangat diperlukan untuk memperkenalkan pengelolaan keuangan dan investasi kepada siswa sehingga mereka dapatmemahami dan mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Literasi dan Inklusi...
Literasi dan Inklusi Keuangan untuk Generasi Muda
BTN – Kemendikdasmen...
BTN – Kemendikdasmen Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda
Edukasi Keamanan Siber...
Edukasi Keamanan Siber dan Literasi Digital untuk Generasi Muda
Kolaborasi Industri...
Kolaborasi Industri Keuangan Hadirkan MOJANG untuk Generasi Muda
Literasi dan Inklusi...
Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Kalangan Anak Muda
Literasi Keuangan untuk...
Literasi Keuangan untuk Pelajar
Foto Terkini
Ratusan Mahasiswa Gelar...
Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Longmarch dari Senayan ke Bundaran HI
9 jam yang lalu
KACA 2026 Tegaskan Kekuatan...
KACA 2026 Tegaskan Kekuatan K-Wave sebagai Motor Kolaborasi Brand dan Komunitas Penggemar
10 jam yang lalu
Sampoerna Raih Penghargaan...
Sampoerna Raih Penghargaan di Forum CSR Jabar 2026
15 jam yang lalu
ANKER soundcore Luncurkan...
ANKER soundcore Luncurkan Liberty 5 Pro Series, Earbuds AI untuk Produktivitas dan Komunikasi Modern
16 jam yang lalu
Gubernur Pramono Anung...
Gubernur Pramono Anung Resmikan Jakarta Fair Kemayoran 2026
19 jam yang lalu
Potret Transportasi...
Potret Transportasi Tradisional untuk Menyeberangi Sungai Cisadane
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Diskon Hingga 50 Persen...
Diskon Hingga 50 Persen dan Hadiah Langsung! United Bike dan United E-Motor Meriahkan Jakarta Fair 2026
Suasana SPBU di Jakarta...
Suasana SPBU di Jakarta Usai Harga Pertamax Meroket menjadi Rp16.250 Per Liter
Suasana Pom Bensin Usai...
Suasana Pom Bensin Usai Kenaikan Harga Pertamax Nyaris Rp4.000 per Liter
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Warga Beralih ke Pertalite
SwipeRx Sukses Gelar...
SwipeRx Sukses Gelar IPEC 2026 ke-IV, Satukan Lebih dari 1.500 Apoteker dalam Ajang Farmasi Terbesar di Indonesia
Jalan-Jalan Naik Bajaj...
Jalan-Jalan Naik Bajaj Menikmati Destinasi Semarang