Indonesia Re Dorong...
1/4
Indonesia Re, melalui Indonesia Re Institute, menyelenggarakan webinar bertema Integration of ESG in Infrastructure Risk Management and Insurance Solutions.
Indonesia Re Dorong...
2/4
Indonesia Re, melalui Indonesia Re Institute, menyelenggarakan webinar bertema Integration of ESG in Infrastructure Risk Management and Insurance Solutions.
Indonesia Re Dorong...
3/4
Indonesia Re, melalui Indonesia Re Institute, menyelenggarakan webinar bertema Integration of ESG in Infrastructure Risk Management and Insurance Solutions.
Indonesia Re Dorong...
4/4
Acara ini adalah bagian dari Program iLearn yang merupakan bagian dari komitmen Indonesia Re untuk meningkatkan pemahaman dan kapabilitas sumber daya manusia di industri asuransi nasional, terutama dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) pada proyek infrastruktur.
Indonesia Re Dorong...
Indonesia Re Dorong...
Indonesia Re Dorong...
Indonesia Re Dorong...

Indonesia Re Dorong Integrasi ESG dalam Infrastruktur Berkelanjutan

Selasa, 10 Desember 2024 - 17:43 WIB
A A A
Investasi di sektor infrastruktur memegang peran penting dalam pembangunan ekonomi dan keberlanjutan sosial, namun juga menghadirkan risiko yang signifikan di setiap tahapan proyek. Sejak perencanaan hingga operasional, berbagai risiko perlu dikelola secara strategis, terutama dengan mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap pengambilan keputusan investasi.

Indonesia Re, melalui Indonesia Re Institute, menyelenggarakan webinar bertema "Integration of ESG in Infrastructure Risk Management and Insurance Solutions". Acara ini adalah bagian dari Program iLearn yang merupakan bagian dari komitmen Indonesia Re untuk meningkatkan pemahaman dan kapabilitas sumber daya manusia di industri asuransi nasional, terutama dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) pada proyek infrastruktur.

Peran Strategis ESG dalam Infrastruktur

Pada sambutannya, Robbi .Y Walid, Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, SDM, dan Corporate Secretary Indonesia Re, menegaskan pentingnya penerapan ESG untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang tangguh, berkelanjutan, dan bertanggung jawab.

"Pembangunan infrastruktur di Indonesia telah menjadi katalis pembangunan ekonomi selama satu dekade terakhir. Namun, integrasi prinsip ESG menjadi langkah penting untuk memastikan proyek-proyek ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga memperatikan keberlanjutan lingkungan, dampak sosial, dan tata kelola yang baik," jelas Robbi.

Aspek lingkungan menyoroti pengurangan emisi karbon, efisiensi sumber daya, dan penggunaan teknologi ramah lingkungan. Aspek sosial mengedepankan keterlibatan masyarakat lokal, pembukaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi. Sementara tata kelola yang baik memastikan transparansi dan kepatuhan dalam pelaksanaan proyek.

Indonesia Re berkomitmen untuk mendukung prinsip ESG melalui inovasi produk asuransi yang relevan.

"Asuransi memiliki peran strategis dalam melindungi proyek infrastruktur dari risiko finansial, sekaligus memberikan insentif bagi proyek-proyek yang mengadopsi prinsip keberlanjutan," tambah Robbi.

Sementara itu, Direktur Pengembangan dan Teknologi Informasi Indonesia Re, Beatrix Santi Anugrah, mengungkapkan bahwa webinar ini merupakan langkah nyata Indonesia Re dalam mendorong transformasi ESG di sektor reasuransi.

"Kami terus memperkuat ekosistem asuransi nasional dengan memfasilitasi diskusi dan pembelajaran bersama. Melalui tema ini, kami berharap dapat menginspirasi penerapan ESG secara lebih luas di Indonesia," ujar Beatrix.

Asuransi adalah komponen kunci dalam proyek infrastruktur karena melibatkan risiko besar, baik dari segi keuangan, operasional, maupun lingkungan. Produk asuransi yang didesain khusus untuk infrastruktur berkelanjutan dapat memberikan perlindungan terhadap risiko bencana alam, perubahan iklim, hingga ketidakpatuhan terhadap prinsip ESG. Penilaian risiko yang tepat oleh perusahaan asuransi dapat membantu stakeholders untuk membuat keputusan yang baik.

Keterkaitan antara proyek infrastruktur, asuransi, dan ESG (Environmental, Social, and Governance) memiliki implikasi yang signifikan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, mengelola risiko, serta meningkatkan daya tahan dan tanggung jawab sosial dalam sektor konstruksi dan pengembangan infrastruktur.

Indonesia Re berkomitmen untuk menjadi pionir dalam penerapan ESG di Industri Perasuransian Nasional. Sejak Februari, Indonesia Re telah membentuk Divisi TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) &ESG, yang berfokus pada:

* Penyusunan kebijakan ESG, baik umum maupun khusus, untuk jangka waktu lima tahun ek depan.

* Implementasi langkah-langkah konservasi seperti penghematan energi dan pemanfaatan air daur ulang.

* Investasi pada Green Bonds dan rencana instalasi panel surya di gedung Indonesia Re

"Kami juga berperan aktif dalam penyediaan kapasitas reasuransi untuk energi terbarukan melalui ASEAN Renewable Energy Pool (AREP), yang mendukung proyek energi hijau di kawasan." ujar Mardian Adhitya, Kepala Divisi TJSL &ESG Indonesia Re.

Pembelajaran dari Praktik Global

Ari Firmandi, Direktur Ernst & Young, Indonesia, turut berbagi pengalaman dalam penerapan ESG di berbagai proyek infrastruktur internasional, seperti efisiensi energi dan kolaborasi multi-stakeholder.

"Transformasi ESG kini menjadi kebutuhan utama, bukan sekadar tambahan," ungkap Ari.

Sebagai contoh, beberapa tahun lalu, konsep smart city sudah menjadi perhatian. Desain infrastruktur yang memperhatikan ketahanan gempa adalah hal yang rutin dilakukan dalam industri konstruksi, khususnya di kawasan rawan bencana. Namun, konteksnya kini berkembang lebih luas.

"Kita tidak hanya membahas ketahanan terhadap gempa atau desain yang efisien, tetapi juga efisiensi energi, dampak lingkungan, hingga keberlanjutan jangka panjang." ujar Ari.

ESG tidak lagi hanya menjadi wacana atau tren, melainkan kebutuhan. Sebagai contoh, jika dulu aspek keberlanjutan sering dilihat sebagai tambahan, sekarang ESG dipaketkan menjadi satu kesatuan yang terintegrasi dalam setiap tahapan proyek.

Mardian, Kepala Divisi TJSL & ESG Indonesia Re menekankan bahwa penerapan ESG adalah investasi jangka panjang bagi keberlanjutan.

"Dengan potensi energi hijau dan sumber daya alam yang besar, Indonesia memiliki peluang untuk menjadi pemain global dalam inisiatif keberlanjutan," ujar Mardian.

Darwin Djajawinata, Co-Founder of Sustainable Finance & Investment Research Center menjelaskan bahwa aspek ESG kini menjadi sorotan utama, baik saat ini maupun di masa mendatang, karena perubahan lingkungan hidup dan bisnis yang menuntut adaptasi serta adopsi. ESG bukan hanya sebuah tren, tetapi menjadi elemen penting dalam pengambilan keputusan investasi, khususnya pada infrastruktur.

"Mengingatkan pentingnya pengelolaan risiko dalam investasi infrastruktur, mulai dari tahap perencanaan, konstruksi, hingga operasional. Sistem manajemen risiko menjadi alat yang sangat efektif untuk menyusun langkah mitigasi risiko secara terstruktur." ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa risiko perlu dikelola oleh pihak yang memiliki kapabilitas optimal dalam mitigasi.

"Sebagai perusahaan pelat merah, lingkungan bisnis, termasuk kebijakan dan regulasi, memainkan peran penting dalam keberlanjutan proyek investasi." tutupnya.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Indonesia Re Dorong...
Indonesia Re Dorong Transformasi ESG untuk Dukung Pengelolaan Risiko Bencana yang Inklusif
IDX Gelar ESG Workshop...
IDX Gelar ESG Workshop 2025, Bahas Integrasi Keberlanjutan dalam Keuangan
Langkah Transformasi...
Langkah Transformasi Digital Indonesia Re untuk Meningkatkan Daya Saing Berkelanjutan
APITU Jawa Timur Dorong...
APITU Jawa Timur Dorong Praktik Berkelanjutan dalam Sistem Pendingin Ruangan
Peluncuran Buku Sehat...
Peluncuran Buku 'Sehat Setengah Hati', Dorong Integrasi Health Belief Model dalam Program Kesehatan
Sinergi Berkelanjutan...
Sinergi Berkelanjutan DSC–MarkPlus Dorong Pengembangan Wirausaha Indonesia
Foto Terkini
Potret Transportasi...
Potret Transportasi Tradisional untuk Menyeberangi Sungai Cisadane
7 jam yang lalu
Jalan-Jalan Naik Bajaj...
Jalan-Jalan Naik Bajaj Menikmati Destinasi Semarang
7 jam yang lalu
Raffi Ahmad Bantah Terlibat...
Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Impor Blueray Cargo
10 jam yang lalu
Dukung Transformasi...
Dukung Transformasi Digital, Gedung Pertunjukan Jakarta Terapkan Sistem Pemesanan Tiket Terintegrasi
10 jam yang lalu
Gastronomi Molekuler...
Gastronomi Molekuler Ungkap Cara Menjaga Laut Lewat Pilihan Seafood
15 jam yang lalu
Inovasi Baru Indomie...
Inovasi Baru Indomie Hadir Lewat Varian Goreng Cabe Ijo
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Suasana SPBU di Jakarta...
Suasana SPBU di Jakarta Usai Harga Pertamax Meroket menjadi Rp16.250 Per Liter
Diskon Hingga 50 Persen...
Diskon Hingga 50 Persen dan Hadiah Langsung! United Bike dan United E-Motor Meriahkan Jakarta Fair 2026
Indonesia Taklukkan...
Indonesia Taklukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
Suasana Pom Bensin Usai...
Suasana Pom Bensin Usai Kenaikan Harga Pertamax Nyaris Rp4.000 per Liter
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Warga Beralih ke Pertalite