Raih Sertifikat Greenship Gold, Bank Permata Bintaro Komitmen Perbankan Berkelanjutan
Jum'at, 30 Mei 2025 - 17:34 WIB
A
A
A
Jakarta – Gedung Bank Permata yang berlokasi di Bintaro Sektor 7 berhasil meraih sertifikasi Greenship Existing Building level Gold dari Green Building Council Indonesia (GBCI). Sertifikat tersebut diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal GBCI, Iparman Oesman, kepada Direktur Keuangan dan Unit Usaha Syariah Bank Permata, Rudy Basyir Ahmad, pada Rabu (28/05).
Sepanjang tahun 2024, Permata Bank secara bertahap menerapkan berbagai inisiatif berkelanjutan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Gedung Bank Permata ini menjadi salah satu contoh green building yang efisien, ramah lingkungan, dan fokus pada kenyamanan karyawan. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen Bank Permata dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan pada operasional gedungnya.
Rudy Basyir Ahmad dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (30/05) menyatakan bahwa sertifikat ini tidak hanya menjadi simbol prestasi semata, namun juga dorongan bagi penerapan yang lebih baik terhadap kesadaran lingkungan dan pengembangan kebijakan keberlanjutan. Langkah ini mendukung komitmen Permata Bank untuk menciptakan solusi yang tidak hanya menguntungkan bagi nasabah dan karyawan, tetapi juga mendukung kelestarian dan kesejahteraan lingkungan.
Sebagai perusahaan konsultan bangunan hijau di Jakarta, Ecobuild Green Building Consultant terus aktif mendorong penerapan bangunan ramah lingkungan dan berkelanjutan. Yadi Krisnadi, selaku Chairman dan Advisor Ecobuild Green Building Consultant, menyampaikan bahwa pihaknya bangga dapat mendampingi proses sertifikasi Green Building pada gedung Bank Permata ini.
"Predikat Gold yang diraih merupakan hasil kerja keras bersama dan diharapkan dapat menginspirasi pengelola serta pengguna bangunan untuk terus mengedepankan prinsip keberlanjutan dalam operasional sehari-hari," jelas Krisnadi.
Gedung Bank Permata ini telah memenuhi persyaratan sebagai kantor ramah lingkungan yang ditetapkan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI) dengan total 73 poin, yang mencakup berbagai aspek penting seperti:Appropriate Site Development (ASD), Energy Efficiency and Conservation (EEC), Water Conservation (WAC), Material Resources and Cycle (MRC), Indoor Health and Comfort (IHC) dan Building Environment Management (BEM).
Beberapa peningkatan signifikan yang diterapkan pada gedung Bank Permata ini meliputi luas tajuk vegetasi terhadap lahan hijau sebesar 71,11%, efisiensi energi sebesar 18,85% dengan nilai IKE 243,4 kWh/m²/tahun, serta penghematan air sebesar 34,1% melalui konsumsi air bersih hanya 32,94 liter/orang/hari. Selain itu, digunakan material ramah lingkungan, sistem Outdoor Air Introduction, dan pembentukan sustainability team untuk mendukung serta memastikan pencapaian target dalam penerapan praktik bangunan hijau.
Sertifikasi Greenship Gold ini menegaskan komitmen Bank Permata dalam mengintegrasikan efisiensi operasional dengan kepedulian nyata terhadap lingkungan.
Sepanjang tahun 2024, Permata Bank secara bertahap menerapkan berbagai inisiatif berkelanjutan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Gedung Bank Permata ini menjadi salah satu contoh green building yang efisien, ramah lingkungan, dan fokus pada kenyamanan karyawan. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen Bank Permata dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan pada operasional gedungnya.
Rudy Basyir Ahmad dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (30/05) menyatakan bahwa sertifikat ini tidak hanya menjadi simbol prestasi semata, namun juga dorongan bagi penerapan yang lebih baik terhadap kesadaran lingkungan dan pengembangan kebijakan keberlanjutan. Langkah ini mendukung komitmen Permata Bank untuk menciptakan solusi yang tidak hanya menguntungkan bagi nasabah dan karyawan, tetapi juga mendukung kelestarian dan kesejahteraan lingkungan.
Sebagai perusahaan konsultan bangunan hijau di Jakarta, Ecobuild Green Building Consultant terus aktif mendorong penerapan bangunan ramah lingkungan dan berkelanjutan. Yadi Krisnadi, selaku Chairman dan Advisor Ecobuild Green Building Consultant, menyampaikan bahwa pihaknya bangga dapat mendampingi proses sertifikasi Green Building pada gedung Bank Permata ini.
"Predikat Gold yang diraih merupakan hasil kerja keras bersama dan diharapkan dapat menginspirasi pengelola serta pengguna bangunan untuk terus mengedepankan prinsip keberlanjutan dalam operasional sehari-hari," jelas Krisnadi.
Gedung Bank Permata ini telah memenuhi persyaratan sebagai kantor ramah lingkungan yang ditetapkan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI) dengan total 73 poin, yang mencakup berbagai aspek penting seperti:Appropriate Site Development (ASD), Energy Efficiency and Conservation (EEC), Water Conservation (WAC), Material Resources and Cycle (MRC), Indoor Health and Comfort (IHC) dan Building Environment Management (BEM).
Beberapa peningkatan signifikan yang diterapkan pada gedung Bank Permata ini meliputi luas tajuk vegetasi terhadap lahan hijau sebesar 71,11%, efisiensi energi sebesar 18,85% dengan nilai IKE 243,4 kWh/m²/tahun, serta penghematan air sebesar 34,1% melalui konsumsi air bersih hanya 32,94 liter/orang/hari. Selain itu, digunakan material ramah lingkungan, sistem Outdoor Air Introduction, dan pembentukan sustainability team untuk mendukung serta memastikan pencapaian target dalam penerapan praktik bangunan hijau.
Sertifikasi Greenship Gold ini menegaskan komitmen Bank Permata dalam mengintegrasikan efisiensi operasional dengan kepedulian nyata terhadap lingkungan.
(sra)