Berkah Idul Adha, Bunda Aisah-BMH Hangatkan Pesantren Hidayatullah Depok dengan Gulai Kurban Penuh Cinta
Sabtu, 07 Juni 2025 - 17:38 WIB
A
A
A
Depok - Semangat Idul Adha di Pesantren Hidayatullah Depok pada hari Tasyrik pertama, Sabtu (7/6), begitu terasa istimewa dan penuh berkah.
Kehadiran Bunda Aisah, Pengawas Vanilla Hijab, membawa kehangatan tersendiri dalam program "Dapur Bahagia Qurban" yang diinisiasi oleh LAZNAS BMH.
Program ini bukan sekadar ajang berbagi daging kurban, namun juga merajut kebersamaan dan menginspirasi kebaikan.
Bunda Aisah tak hanya hadir sebagai saksi. Ia memilih untuk langsung turun tangan, berbaur dengan tim dapur pesantren untuk mengolah daging kurban menjadi hidangan yang istimewa.
Dengan cekatan, Bunda Aisah menyiapkan gulai kambing lezat dari daging kurban pilihan, yang nantinya akan disantap bersama oleh para santri dan warga sekitar pondok saat makan siang.
"Lewat kegiatan ini, saya ingin berbagi rasa dan pengalaman, serta menunjukkan langsung bagaimana mengolah daging kurban jadi masakan yang lezat dan bergizi untuk anak-anak santri," ujar Bunda Aisah dengan senyum hangat.
Momen ini menjadi bukti nyata bahwa berbagi kebaikan tidak hanya soal materi, tetapi juga melibatkan hati dan upaya tulus.
Kebersamaan semakin lengkap dengan kehadiran jajaran Direksi LAZNAS BMH, Bapak Supendi dan Bapak Zainal, yang turut menyapa para santri, menunjukkan dukungan penuh, dan mempererat tali silaturahmi di momen Idul Adha yang penuh berkah ini.
Program "Dapur Bahagia Qurban" adalah lebih dari sekadar program. Ia adalah wujud nyata semangat berbagi, menghadirkan keberkahan melalui sajian hangat yang diracik penuh cinta, langsung dari dapur pesantren.
"Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak lagi tangan-tangan baik untuk terus menebarkan kebaikan dan kebahagiaan, khususnya di momen Idul Adha yang mulia ini," ungkap Dirut BMH, Supendi yang juga hadir dalam momen istimewa itu.
Kehadiran Bunda Aisah, Pengawas Vanilla Hijab, membawa kehangatan tersendiri dalam program "Dapur Bahagia Qurban" yang diinisiasi oleh LAZNAS BMH.
Program ini bukan sekadar ajang berbagi daging kurban, namun juga merajut kebersamaan dan menginspirasi kebaikan.
Bunda Aisah tak hanya hadir sebagai saksi. Ia memilih untuk langsung turun tangan, berbaur dengan tim dapur pesantren untuk mengolah daging kurban menjadi hidangan yang istimewa.
Dengan cekatan, Bunda Aisah menyiapkan gulai kambing lezat dari daging kurban pilihan, yang nantinya akan disantap bersama oleh para santri dan warga sekitar pondok saat makan siang.
"Lewat kegiatan ini, saya ingin berbagi rasa dan pengalaman, serta menunjukkan langsung bagaimana mengolah daging kurban jadi masakan yang lezat dan bergizi untuk anak-anak santri," ujar Bunda Aisah dengan senyum hangat.
Momen ini menjadi bukti nyata bahwa berbagi kebaikan tidak hanya soal materi, tetapi juga melibatkan hati dan upaya tulus.
Kebersamaan semakin lengkap dengan kehadiran jajaran Direksi LAZNAS BMH, Bapak Supendi dan Bapak Zainal, yang turut menyapa para santri, menunjukkan dukungan penuh, dan mempererat tali silaturahmi di momen Idul Adha yang penuh berkah ini.
Program "Dapur Bahagia Qurban" adalah lebih dari sekadar program. Ia adalah wujud nyata semangat berbagi, menghadirkan keberkahan melalui sajian hangat yang diracik penuh cinta, langsung dari dapur pesantren.
"Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak lagi tangan-tangan baik untuk terus menebarkan kebaikan dan kebahagiaan, khususnya di momen Idul Adha yang mulia ini," ungkap Dirut BMH, Supendi yang juga hadir dalam momen istimewa itu.
(sra)