MOVE-ID: Pusat Informasi...
1/4
(Dari kiri ke kanan) Y.M. Ina Lepel, Duta Besar Jerman untuk Indonesia Hans-Ludwig Bruns, Direktur GIZ untuk Indonesia & ASEAN Ahnas, S.Ag.,M.Si, Direktur Jenderal Penempatan KP2MI Rinardi, S.E., M.Sc. Direktur Jenderal Pelindungan dan Kombes Pol. Mulia Nugraha S.I.K., M.H, Kepala BP3MI Jabar dalam peresmian Pusat Informasi Terpadu untuk Migrasi, Vokasi, dan Pembangunan Indonesia (MOVE-ID).
MOVE-ID: Pusat Informasi...
2/4
(Dari kiri ke kanan) Ahnas, S.Ag., M.Si., Direktur Jenderal Penempatan KP2MI Makhdonal Anwar, Manajer Implementasi Program Pusat Migrasi dan Pembangunan GIZ dan Kombes Pol. Mulia Nugraha S.I.K., M.H, Kepala BP3MI Jabar, memberikan keterangan setelah peresmian MOVE-ID di Bandung,
MOVE-ID: Pusat Informasi...
3/4
Rukke Endari (kedua dari kiri) bersama Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Y.M. Ina Lepel (kedua dari kanan), dalam sebuah diskusi di fasilitas MOVE-ID di BP3MI Jawa Barat, Bandung, 19 Juni 2025. Didorong oleh harapan untuk memperbaiki ekonomi keluarga dan mengembangkan diri, saat ini Rukke tengah mempersiapkan diri untuk bekerja sebagai perawat di Jerman.
MOVE-ID: Pusat Informasi...
4/4
Foto 3Asmuni, Purna Pekerja Migran Indonesia yang Sukses Berwirausaha di Tanah Air
MOVE-ID: Pusat Informasi...
MOVE-ID: Pusat Informasi...
MOVE-ID: Pusat Informasi...
MOVE-ID: Pusat Informasi...

MOVE-ID: Pusat Informasi Terpadu untuk Dukung Migrasi Tenaga Kerja yang Aman dan Tertib

Senin, 30 Juni 2025 - 12:08 WIB
A A A

Jakarta, 27 Juni 2025 — Untuk meningkatkan tata kelola migrasi tenaga kerja Indonesia serta memaksimalkan manfaat migrasi bagi pembangunan berkelanjutan, Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH atas nama Kementerian Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (BMZ), bekerja sama dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), resmi meluncurkan MOVE-ID (Migration, Vocation, and Development – Indonesia) di dua lokasi, yaitu Bandung dan Mataram.

Peluncuran MOVE-ID dilakukan serentak pada Kamis, 19 Juni 2025. Pusat informasi ini dikelola bersama oleh GIZ dan BP2MI, dengan tujuan menyediakan akses informasi akurat, layanan konsultasi, dan pendampingan profesional bagi masyarakat Indonesia yang berminat bekerja di luar negeri—khususnya di Jerman serta negara-negara di Eropa, Asia, dan Asia Tenggara.

MOVE-ID juga memberikan dukungan bagi para pekerja migran yang telah kembali ke Tanah Air melalui layanan reintegrasi seperti akses ke peluang kerja, pelatihan kewirausahaan, dan layanan publik lainnya. Lokasi MOVE-ID berada di Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat (Bandung) untuk wilayah Indonesia barat, dan BP3MI Nusa Tenggara Barat (Mataram) untuk wilayah Indonesia timur.

Menjawab Kebutuhan Global dan Potensi Nasional



Kebutuhan tenaga kerja profesional di negara-negara seperti Jerman terus meningkat, khususnya di sektor kesehatan, teknik, manufaktur, dan konstruksi. Kajian Bertelsmann Foundation pada 2024 memproyeksikan bahwa Jerman membutuhkan sekitar 288.000 pekerja asing terampil per tahun hingga 2040. Di sisi lain, Indonesia memiliki populasi usia produktif yang melimpah dan terampil.

MOVE-ID hadir untuk memastikan migrasi tenaga kerja dilakukan melalui jalur resmi, adil, aman, dan bermanfaat secara timbal balik—baik bagi Indonesia sebagai negara asal, negara tujuan, maupun bagi pekerja migran itu sendiri.

Sayangnya, sebagian pekerja migran Indonesia masih berangkat melalui jalur non-reguler. Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS 2023, hanya 65,6% pekerja migran Indonesia yang berangkat secara legal.

Cerita Rukke dan Asmuni: Dua Sisi Perjalanan Migran



Rukke Endari, calon pekerja migran di sektor kesehatan, sedang bersiap berangkat ke Jerman melalui skema kerja sama G to G Triple Win. Ia merupakan satu dari 129 calon perawat yang harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) keperawatan, sertifikat Bahasa Jerman minimal B1, serta mengikuti Fachkurs (kursus keahlian) sebagai prasyarat bekerja di sana.

“Dengan bekerja sebagai perawat di Jerman, saya berharap bisa memperbaiki ekonomi keluarga,” ungkap Rukke.

Sementara itu, Asmuni, purna pekerja migran asal Lombok, pernah bekerja di Korea Selatan (2005–2008). Setelah kembali, ia merintis usaha kuliner Bebek Merseng yang kini memiliki enam cabang dan mempekerjakan sesama mantan pekerja migran. Sebelum berangkat, Asmuni mengikuti pelatihan keterampilan otomotif dan bahasa Korea, serta mendapatkan pelatihan wirausaha dari BP2MI setelah kembali.

“Pelatihan tersebut sangat membantu saya dalam menyesuaikan diri ketika kembali ke Tanah Air. Semoga MOVE-ID bisa memfasilitasi teman-teman yang akan berangkat melalui jalur resmi dan yang sudah kembali agar bisa melihat peluang baru di dalam negeri,” ujar Asmuni.

Layanan Lengkap MOVE-ID



Sebagai bagian dari program global Pusat Migrasi dan Pembangunan (ZME), MOVE-ID memberikan layanan yang mencakup:





  • Konsultasi prosedur dan syarat migrasi reguler ke negara tujuan.





  • Perencanaan karier dan rujukan pelatihan kerja, kursus bahasa, dan pengakuan kualifikasi profesi.





  • Pendampingan pengurusan visa kerja.





  • Dukungan reintegrasi bagi pekerja migran yang kembali.





Makhdonal dari GIZ menegaskan, “GIZ mendukung migrasi tenaga kerja yang aman, tertib, dan berbasis keterampilan guna memastikan kemitraan yang setara dan saling menguntungkan. Kami berharap MOVE-ID dapat membantu pekerja migran dari awal hingga kembali ke Tanah Air.”

(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Ridwan Kamil Lepas 500...
Ridwan Kamil Lepas 500 Tenaga Kesehatan untuk Program Puskesmas Terpadu Juara
Perluas Kontribusi Peningkatan...
Perluas Kontribusi Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja, DAIKIN Resmikan Pusat Keunggulan Pertama di BLK
Mendorong Lingkungan...
Mendorong Lingkungan Belajar yang Lebih Aman dan Positif
Tips Memilih Travel...
Tips Memilih Travel Umrah dan Haji yang Aman dan Tepercaya
Jamkrindo Jamin Rp27,2...
Jamkrindo Jamin Rp27,2 Triliun untuk UMKM, Serap 2,35 Juta Tenaga Kerja
Kolaborasi Perangi Judi...
Kolaborasi Perangi Judi Online untuk Wujudkan Ekosistem Keuangan Digital yang Aman
Foto Terkini
Potret Transportasi...
Potret Transportasi Tradisional untuk Menyeberangi Sungai Cisadane
7 jam yang lalu
Jalan-Jalan Naik Bajaj...
Jalan-Jalan Naik Bajaj Menikmati Destinasi Semarang
7 jam yang lalu
Raffi Ahmad Bantah Terlibat...
Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Impor Blueray Cargo
10 jam yang lalu
Dukung Transformasi...
Dukung Transformasi Digital, Gedung Pertunjukan Jakarta Terapkan Sistem Pemesanan Tiket Terintegrasi
10 jam yang lalu
Gastronomi Molekuler...
Gastronomi Molekuler Ungkap Cara Menjaga Laut Lewat Pilihan Seafood
15 jam yang lalu
Inovasi Baru Indomie...
Inovasi Baru Indomie Hadir Lewat Varian Goreng Cabe Ijo
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Suasana SPBU di Jakarta...
Suasana SPBU di Jakarta Usai Harga Pertamax Meroket menjadi Rp16.250 Per Liter
Diskon Hingga 50 Persen...
Diskon Hingga 50 Persen dan Hadiah Langsung! United Bike dan United E-Motor Meriahkan Jakarta Fair 2026
Indonesia Taklukkan...
Indonesia Taklukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
Suasana Pom Bensin Usai...
Suasana Pom Bensin Usai Kenaikan Harga Pertamax Nyaris Rp4.000 per Liter
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Warga Beralih ke Pertalite