Indonesia Care Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Cipinang Melayu
Senin, 07 Juli 2025 - 14:13 WIB
A
A
A
Jakarta – Cuaca ekstrem yang melanda Jakarta dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, termasuk di Cipinang Melayu, Jakarta Timur pada Minggu, 6 Juli 2025. Berdasarkan prakiraan cuaca terbaru, Jakarta Timur saat ini memiliki suhu 23°C dengan kelembaban mencapai 100%, serta kondisi langit yang mendung.
Banjir di Cipinang Melayu dipicu oleh hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya, sehingga mengakibatkan luapan sungai serta sistem drainase yang tidak mampu menampung volume air yang besar.
Tim Indonesia Care, bekerja sama dengan pihak setempat dan lembaga filantropi lainnya, segera turun membantu warga yang terdampak. Mereka melakukan evakuasi dan memindahkan warga ke lokasi yang lebih aman.
Koordinator rescue Indonesia Care, Muhammad Syahri atau yang akrab disapa Choy, mengatakan, "Kami sangat peduli dengan warga yang terdampak banjir di RW 4 Cipinang Melayu. Kami berharap bantuan yang kami berikan dapat meringankan beban mereka."
Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir ini merendam lebih dari 80 rumah warga dengan ketinggian air yang bervariasi, mulai dari 30 cm hingga mencapai 1 meter di beberapa titik.
Salah seorang warga terdampak, Ibu Yati (52), mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. "Kami sangat terbantu dengan kehadiran tim relawan yang cepat datang membantu kami. Alhamdulillah saya dan keluarga sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman," ujarnya.
Area yang paling parah terdampak berada di sekitar bantaran Kali Sunter, RW 4 Cipinang Melayu, di mana akses jalan sempat terputus akibat genangan air yang tinggi. Tim Indonesia Care bersama relawan setempat menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi warga, termasuk anak-anak dan lansia.
Berdasarkan prakiraan cuaca, Jakarta Timur diperkirakan masih akan mengalami cuaca yang tidak stabil dalam beberapa hari ke depan, dengan potensi hujan deras dan badai petir. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.
Banjir di Cipinang Melayu dipicu oleh hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya, sehingga mengakibatkan luapan sungai serta sistem drainase yang tidak mampu menampung volume air yang besar.
Tim Indonesia Care, bekerja sama dengan pihak setempat dan lembaga filantropi lainnya, segera turun membantu warga yang terdampak. Mereka melakukan evakuasi dan memindahkan warga ke lokasi yang lebih aman.
Koordinator rescue Indonesia Care, Muhammad Syahri atau yang akrab disapa Choy, mengatakan, "Kami sangat peduli dengan warga yang terdampak banjir di RW 4 Cipinang Melayu. Kami berharap bantuan yang kami berikan dapat meringankan beban mereka."
Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir ini merendam lebih dari 80 rumah warga dengan ketinggian air yang bervariasi, mulai dari 30 cm hingga mencapai 1 meter di beberapa titik.
Salah seorang warga terdampak, Ibu Yati (52), mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. "Kami sangat terbantu dengan kehadiran tim relawan yang cepat datang membantu kami. Alhamdulillah saya dan keluarga sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman," ujarnya.
Area yang paling parah terdampak berada di sekitar bantaran Kali Sunter, RW 4 Cipinang Melayu, di mana akses jalan sempat terputus akibat genangan air yang tinggi. Tim Indonesia Care bersama relawan setempat menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi warga, termasuk anak-anak dan lansia.
Berdasarkan prakiraan cuaca, Jakarta Timur diperkirakan masih akan mengalami cuaca yang tidak stabil dalam beberapa hari ke depan, dengan potensi hujan deras dan badai petir. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.
(sra)