Indonesia Sambut FFWS Global Finals 2025 dengan Kolaborasi Kreatif Lintas Sektor
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 08:34 WIB
A
A
A
Jakarta akan menjadi tuan rumah Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2025, salah satu turnamen esports terbesar dunia yang berlangsung pada 31 Oktober–15 November 2025. Selain kompetisi antar 18 tim top dunia, FFWS tahun ini hadir dengan pendekatan baru: menggabungkan esports dengan seni, musik, dan budaya Indonesia.
Garena Indonesia menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif serta sejumlah seniman lokal—seperti Weird Genius, Guru Batik, Muklay, dan Tahilalats—untuk mempersembahkan karya-karya kreatif yang memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke panggung global. Mulai dari remix lagu Free Fire, skin batik dalam game, karakter visual khas, hingga konten komik berunsur humor lokal, semuanya menjadi bagian dari pengalaman imersif yang ditawarkan FFWS 2025.
Menteri dan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif menilai ajang ini sebagai peluang strategis untuk menjadikan esports sebagai medium diplomasi budaya, serta membuka ruang bagi talenta muda untuk berkreasi dan berinovasi di industri digital.
FFWS 2025 Jakarta bukan sekadar turnamen, melainkan sebuah selebrasi budaya, kreativitas, dan sportivitas Indonesia di mata dunia.
Garena Indonesia menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif serta sejumlah seniman lokal—seperti Weird Genius, Guru Batik, Muklay, dan Tahilalats—untuk mempersembahkan karya-karya kreatif yang memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke panggung global. Mulai dari remix lagu Free Fire, skin batik dalam game, karakter visual khas, hingga konten komik berunsur humor lokal, semuanya menjadi bagian dari pengalaman imersif yang ditawarkan FFWS 2025.
Menteri dan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif menilai ajang ini sebagai peluang strategis untuk menjadikan esports sebagai medium diplomasi budaya, serta membuka ruang bagi talenta muda untuk berkreasi dan berinovasi di industri digital.
FFWS 2025 Jakarta bukan sekadar turnamen, melainkan sebuah selebrasi budaya, kreativitas, dan sportivitas Indonesia di mata dunia.
(sra)