Fraksi Gerindra : Perdagangan...
1/3
Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Rokhmat Ardiyan, mengapresiasi peluncuran Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) yang sejalan dengan amanat Peraturan Presiden No. 110 Tahun 2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon (NEK).
Fraksi Gerindra : Perdagangan...
2/3
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi pondasi penting dalam membangun tata kelola perdagangan karbon Indonesia yang lebih transparan, kredibel dan berdaya saing di tingkat global.
Fraksi Gerindra : Perdagangan...
3/3
Rokhmat menegaskan bahwa implementasi Perpres No. 110 Tahun 2025 tetap perlu dikawal secara konsisten. Menurutnya, penguatan integritas data, validasi proyek, interoperabilitas dengan sistem registri internasional serta kepastian hukum menjadi faktor penting untuk menjaga kredibilitas pasar karbon Indonesia sekaligus meningkatkan kepercayaan investor.
Fraksi Gerindra : Perdagangan...
Fraksi Gerindra : Perdagangan...
Fraksi Gerindra : Perdagangan...

Fraksi Gerindra : Perdagangan Karbon Harus Mampu Jadi Instrumen Dekarbonisasi dan Kesejahteraan Masyarakat

Jum'at, 17 Juli 2026 - 23:30 WIB
A A A
Jakarta - Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Rokhmat Ardiyan, mengapresiasi peluncuran Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) yang sejalan dengan amanat Peraturan Presiden No. 110 Tahun 2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon (NEK). Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi pondasi penting dalam membangun tata kelola perdagangan karbon Indonesia yang lebih transparan, kredibel dan berdaya saing di tingkat global.

“Dengan diluncurkannya SRUK, maka aktivitas perdagangan karbon di Indonesia sudah dapat dimulai. SRUK merupakan sebuah sistem registri yang dapat menghadirkan transparansi, akuntabilitas serta mendukung perdagangan karbon dengan prinsip high-integrity. Ini menjadi pondasi penting agar kredit karbon dari Indonesia memiliki kredibilitas, serta dapat membawa dampak ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal dan membantu upaya dekarbonisasi di Indonesia," ujar Rokhmat pada Jumat (17/7).

Meski demikian, Rokhmat menegaskan bahwa implementasi Perpres No. 110 Tahun 2025 tetap perlu dikawal secara konsisten. Menurutnya, penguatan integritas data, validasi proyek, interoperabilitas dengan sistem registri internasional serta kepastian hukum menjadi faktor penting untuk menjaga kredibilitas pasar karbon Indonesia sekaligus meningkatkan kepercayaan investor.

"Perpres 110 Tahun 2025 telah membangun fondasi yang kuat. Tugas kita sekarang adalah memastikan implementasinya berjalan dengan integritas dan didukung kepastian hukum yang memadai. Dengan tata kelola yang kredibel, setiap unit karbon Indonesia akan memiliki kepercayaan di pasar internasional sekaligus memperkuat daya tarik investasi hijau ke Indonesia," ujar Rokhmat yang mewakili Dapil Jabar X tersebut.

Disisi lain, ia menegaskan bahwa keberhasilan perdagangan karbon tidak semata diukur dari besarnya nilai transaksi, tetapi juga dari sejauh mana manfaat ekonominya dapat dirasakan oleh masyarakat yang menjaga hutan dan ekosistem Indonesia.

"Masyarakat lokal yang turut menjaga kelestarian hutan juga harus menjadi pihak yang merasakan manfaat ekonominya. Perdagangan karbon tidak boleh hanya menjadi instrumen pasar, tetapi juga harus menjadi instrumen pemerataan kesejahteraan melalui mekanisme pembagian manfaat yang adil dan transparan," tegasnya.

Rokhmat menilai tantangan berikutnya adalah memastikan implementasinya berjalan konsisten. Karena itu, Fraksi Partai Gerindra di DPR RI akan memfokuskan pengawasan pada kualitas tata kelola, kepastian investasi, serta distribusi manfaat agar pasar karbon benar-benar menjadi instrumen dekarbonisasi serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian dan masyarakat.

"Tugas kita di Fraksi Gerindra DPR RI, adalah memastikan potensi karbon Indonesia benar-benar menjadi nilai tambah bagi lingkungan, perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat lokal, bukan sekadar menjadi komoditas yang diperdagangkan," pungkas Rokhmat.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Dukung Presiden Jokowi,...
Dukung Presiden Jokowi, GMKI : Eksploitasi harus Menjamin Kesejahteraan Masyarakat dan Kelestarian Lingkungan
Raker Komisi XII DPR...
Raker Komisi XII DPR dan Menteri Lingkungan Hidup Fokus pada Sampah dan Perdagangan Karbon
Arsjad Rasjid : Masjid...
Arsjad Rasjid : Masjid Harus Jadi Pusat Pertumbuhan dan Martabat Umat
Tingkatkan Kesehatan...
Tingkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat, Manulife Indonesia Bangun Sarana Air Bersih dan Sanitasi di Bogor
Terpilih Kembali Jadi...
Terpilih Kembali Jadi Ketum GMKI, Jefri Gultom: Harus Berkolaborasi dan Adaptif
Jakarta Fair 2026 Jadi...
Jakarta Fair 2026 Jadi Magnet Belanja dan Hiburan Masyarakat
Foto Terkini
Polda Metro Jaya Limpahkan...
Polda Metro Jaya Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus TPPU ke Kejaksaan Agung
1 jam yang lalu
Fraksi Gerindra : Perdagangan...
Fraksi Gerindra : Perdagangan Karbon Harus Mampu Jadi Instrumen Dekarbonisasi dan Kesejahteraan Masyarakat
1 jam yang lalu
Don Ritto Tiba di Kejagung
Don Ritto Tiba di Kejagung
8 jam yang lalu
Hotman Paris Ditunjuk...
Hotman Paris Ditunjuk Sebagai Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
10 jam yang lalu
Komisi II DPR Gelar...
Komisi II DPR Gelar Raker dengan Pemerintah Bahas LKPP APBN 2025
11 jam yang lalu
FDA Setujui Klaim Risiko...
FDA Setujui Klaim Risiko Lebih Rendah untuk 20 Varian ZYN
12 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Hotman Paris Ditunjuk...
Hotman Paris Ditunjuk Sebagai Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
JPO Tendean Dibongkar...
JPO Tendean Dibongkar Usai Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Bahas Respons Pemerintah terhadap Pandangan Fraksi atas RUU APBN 2025
Potret Pembukaan TMMD...
Potret Pembukaan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur
Aksi Usut Tuntas Korupsi...
Aksi Usut Tuntas Korupsi MBG di Kejagung
Wamenhan Paparkan Realisasi...
Wamenhan Paparkan Realisasi APBN Kementerian Pertahanan 2025 di DPR