Isu Pemberian Gelar...
1/3
Percakapan tentang rencana pemberian gelar pahlawan nasional untuk mantan Presiden Soeharto menunjukan tren positif pada media sosial dan media online.
Isu Pemberian Gelar...
2/3
Percakapan tentang rencana pemberian gelar pahlawan nasional untuk mantan Presiden Soeharto menunjukan tren positif pada media sosial dan media online.
Isu Pemberian Gelar...
3/3
Percakapan tentang rencana pemberian gelar pahlawan nasional untuk mantan Presiden Soeharto menunjukan tren positif pada media sosial dan media online.
Isu Pemberian Gelar...
Isu Pemberian Gelar...
Isu Pemberian Gelar...

Isu Pemberian Gelar Pahlawan Soeharto Didominasi Percakapan Positif di Medsos

Senin, 10 November 2025 - 08:37 WIB
A A A
Percakapan tentang rencana pemberian gelar pahlawan nasional untuk mantan Presiden Soeharto menunjukan tren positif pada media sosial dan media online.

Ismail Fahmi, pendiri Drone Emprit, menyatakan hampir setiap platform digital dan media online memperlihatkan kecenderungan positif terhadap wacana ini, kecuali pada platform X (dulu Twitter) yang cenderung negatif.

"Dari hasil pemantauan Drone Emprit, tampak bahwa setiap platform memiliki karakter dan nada emosinya sendiri. Menariknya, hampir semua platform digital dan media online memperlihatkan kecenderungan positif terhadap wacana ini — kecuali X (dulu Twitter)," kata Ismail Fahmi, dalam rilis tertulis Minggu 9 November 2025.

Pada platform Facebook, misalnya, 80 persen percakapan memiliki sentimen positif, dan 20 persen bernada negatif. Dengan 174 pengguna di Indonesia, Facebook masih menjadi ruang utama bagi generasi yang pernah hidup di masa Orde Baru.

"Di platform ini, 80% sentimen positif, menonjolkan Soeharto sebagai tokoh sentral sejarah modern Indonesia, pemimpin yang berhasil menjaga stabilitas ekonomi dan swasembada pangan," terang Ismail Fahmi.

Kemudian di platform Instagram dengan pengguna 103 juta terdapat 56 persen percakapan positif, dan 29 persen memiliki sentimen negatif. Narasi yang populer menyoroti kontribusi Soeharto dalam pembangunan ekonomi dan infrastruktur, serta dukungan dari berbagai pihak terhadap gelar pahlawan nasional

Hal ini memunculkan interpretasi bahwa anak muda Indonesia mengakui kontribusi pembangunan Soeharto, tetapi juga tetap kritis.

"Generasi muda di Instagram menilai dengan cara berbeda, yakni mereka mengakui kontribusi, tetapi tetap menuntut nilai moral dan keadilan sejarah," sambungnya.

Sementara itu, di platform Youtube terpantau 62 persen memiliki sentimen positif, dan 35 persen sentimen negatif. Sebagian besar isu menampilkan tentang stabilitas ekonomi dan penurunan inflasi pada aplikasi dengan 143 juta pengguna ini.

"Youtube berperan sebagai forum reflektif, tempat publik menimbang ulang sejarah dengan narasi yang lebih panjang dan argumentatif," jelasnya.

Lalu, platform Tiktok dengan pengguna 108 juta pengguna menjadi ruang terdepan dalam percakapan positif yang mencapai 77 persen, tertinggi diantara semua platform, dan sentimen negatifnya hanya 12 persen. Gaya komunikasi emosional di Tiktok menjadikan sejarah sebagai 'cerita yang menyentuh'.

"Narasi yang menonjol adalah Soeharto pemimpin kuat, berjasa, dan tegas. Banyak video bernuansa nostalgia yang mengaitkan masa Soeharto dengan stabilitas harga kebutuhan pokok dan ketenangan hidup rakyat kecil," kata Ismail Fahmi.

Berbeda dengan platform digital lainnya, X (dulu Twitter) justru didominasi sentimen negatif 63 persen, dan 27 persen bernada positif. Narasi yang muncul menyoroti korupsi sistemik, pelanggaran HAM, dan represi kebebasan di era Orde Baru.

"Di sini, perbincangan tentang Soeharto bukan sekadar nostalgia, tetapi juga evaluasi terhadap warisan kekuasaan," tutur nya

Tak hanya media sosial, portal media online juga menunjukkan tren positif. Pantauan Drone Emprit menunjukkan 64 persen sentimen positif, dan 29 persen pemberitaan negatif.

Isu yang paling sering muncul adalah pembangunan ekonomi rakyat, stabilitas nasional selama 32 tahun, dan ketahanan pangan. Meski begitu, juga muncul isu terkait sisi gelap Orde Baru.

"Media online terlihat mencoba menyeimbangkan dua sisi sejarah Soeharto: pencapaian ekonomi di satu sisi, dan catatan pelanggaran di sisi lain," pungkas Ismail Fahmi.

Perlu diketahui, analisa tren percakapan itu berdasarkan pantauan Drone Emprit pada 20 Oktober sampai 7 November 2025.

Foto Ist
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Mahasiswa Semarang Gelar...
Mahasiswa Semarang Gelar Aksi Damai di Taman Makam Pahlawan
Rayakan Hari Pahlawan, bTaskee...
Rayakan Hari Pahlawan, bTaskee Gelar Konvoi Bersama Tasker
Marak Isu PHK, Buruh...
Marak Isu PHK, Buruh di Kabupaten Bogor Gelar Aksi Unjuk Rasa
Hikmahbudhi Nilai Sabam...
Hikmahbudhi Nilai Sabam Sirait Layak Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
Amanat Research Institute...
Amanat Research Institute Gelar Roundtable Policy Discussion di UI Bahas Isu Kelautan dan Lingkungan
Mahasiswa Desak Pemerintah...
Mahasiswa Desak Pemerintah Berikan Gelar Pahlawan Nasional kepada 4 Pejuang Reformasi
Foto Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Tiba di Kejari Jaksel, Teriakkan Takbir dan Kepalkan Tangan Saat Turun dari Mobil Tahanan
4 jam yang lalu
Pramono Janjikan Perbaikan...
Pramono Janjikan Perbaikan Skatepark Dukuh Atas
8 jam yang lalu
Mandiri Jogja Marathon...
Mandiri Jogja Marathon 2026
19 jam yang lalu
Manulife Indonesia Gaungkan...
Manulife Indonesia Gaungkan #MyLifeSebebasItu untuk Dorong Perlindungan Jiwa yang Fleksibel
20 jam yang lalu
Mall Anggota APPBI DKI...
Mall Anggota APPBI DKI Jakarta Gelar Pawai Defile di CFD Sambut HUT ke-499 Jakarta
22 jam yang lalu
Antrean Panjang Pengunjung...
Antrean Panjang Pengunjung di Pintu Masuk Jakarta Fair 2026
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Abhiseka Manggala Majapahit,...
Abhiseka Manggala Majapahit, Pelepasan Siswa KB-TK Labschool Jakarta Penuh Pesona Budaya
Unjuk Rasa di DPR, Massa...
Unjuk Rasa di DPR, Massa HMI Bawa Boneka Jelangkung
Mahasiswa Trisakti dan...
Mahasiswa Trisakti dan Esa Unggul Gaungkan Kembali Tritura di Depan DPR RI
Liga Aspal U-13 Hadirkan...
Liga Aspal U-13 Hadirkan Semangat Sepak Bola di Tengah Keterbatasan Ruang Bermain
Pameran Menyibak Kabut...
Pameran Menyibak Kabut Angkat 100 Tahun Kelahiran Pelukis Zaini
Rumah Sahabat BCA Syariah...
Rumah Sahabat BCA Syariah Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah