Opportunity in Crisis...
1/3
Linda T. Wijaya (CEO & Founder IREI) saat memberikan pemaparan dalam talkshow bertajuk Advancing Challenge Into High Value & Opportunities, yang mempertemukan para pakar real estate, investasi, arsitektur, dan keberlanjutan.
Opportunity in Crisis...
2/3
Linda T. Wijaya (CEO & Founder IREI) saat memberikan pemaparan dalam talkshow bertajuk Advancing Challenge Into High Value & Opportunities, yang mempertemukan para pakar real estate, investasi, arsitektur, dan keberlanjutan.
Opportunity in Crisis...
3/3
Bayu Utomo (Strategic Property Optimization Expert) saat memberikan pemaparan dalam talkshow bertajuk Advancing Challenge Into High Value & Opportunities, yang mempertemukan para pakar real estate, investasi, arsitektur, dan keberlanjutan.
Opportunity in Crisis...
Opportunity in Crisis...
Opportunity in Crisis...

Opportunity in Crisis untuk Sektor Real Estate Indonesia 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:55 WIB
A A A
Di tengah perlambatan ekonomi global dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik, industri real estate Indonesia justru dihadapkan pada satu pertanyaan krusial: bertahan atau melangkah lebih maju. Tahun 2026 menjadi momentum penentu bagi sektor ini untuk bertransformasi dari sekadar ekspansi menuju penciptaan aset bernilai tinggi yang tangguh, relevan, dan berkelanjutan.

Menjawab tantangan tersebut, Indonesia Real estate Institute (IREI) menyelenggarakan talkshow bertajuk “Advancing Challenge Into High Value & Opportunities”, yang mempertemukan para pakar real estate, investasi, arsitektur, dan keberlanjutan. Hadir sebagai pembicara antara lain Johannes Widodo (Profesor National University of Singapore), Bayu Utomo (Strategic Property Optimization Expert), Vivin Harsanto (Executive Director & Head of Growth JLL), Iwan Prijanto (CEO Dex Sustainable Solution & Chair Board of Experts GBCI), Ryan Brasali (Director Kota Baru Parahyangan), Yudhaprana Sugarda (Architect & Airport Management Expert), serta Linda T. Wijaya, CEO & Founder IREI.

Indonesia Real estate Institute atau IREI, merupakan lembaga yang didedikasikan untuk unggul dalam pendidikan, pelatihan, dan pengembangan profesional di bidang real estate. Didirikan dengan komitmen untuk membentuk masa depan industri real estate dengan visi menyediakan pengetahuan modern, pengalaman belajar yang adaptif, dan menumbuhkan budaya perbaikan berkelanjutan untuk membekali individu dengan kebijaksanaan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk perkembangan real estate yang terus berkembang.

Dalam pelaksanaannya, tema acara ini memiliki tujuan untuk melihat dan mengembangkan kemampuan industri untuk mengubah tekanan menjadi peluang melalui reposisi aset, pengembangan sektor non-tradisional, dan optimalisasi nilai kawasan. Tren flight to quality terus menguat, sementara sektor data center, logistik modern, kawasan industri berbasis teknologi, kesehatan, pendidikan, dan pariwisata berkelanjutan diproyeksikan menjadi motor pertumbuhan baru. Prinsip keberlanjutan dan ESG kini menjadi fondasi utama dalam pengembangan properti berdaya saing jangka panjang.

Dalam paparannya bertajuk “Overcoming Investment Challenges in a Downturn Time”, Bayu Utomo menekankan pentingnya kesiapan proyek, proses pengembangan yang terstruktur, serta keselarasan antara pengembang dan investor dalam menghadapi dinamika pasar yang menantang. Didukung analisis pasar real estate Asia Pasifik dan kerangka RISE (Resilience, Innovation, Sustainability, Efficiency), strategi ini dinilai mampu menjaga keberlanjutan proyek sekaligus meningkatkan kepercayaan investor jangka panjang.

Sementara itu, Johannes Widodo menegaskan bahwa setiap krisis selalu mengandung peluang. Dengan pendekatan within crisis there is opportunity, industri real estate didorong untuk mengadopsi cara pandang yang lebih visioner, adaptif, dan berani berinovasi. Menurutnya, empat pilar utama—resilience, innovation, sustainability, dan efficiency—menjadi kunci agar industri tidak hanya bertahan, tetapi juga bangkit lebih kuat.

Diskusi juga menyoroti peran bandara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui konsep Airport Urbanism. Bandara kini berkembang menjadi ekosistem properti terpadu yang mengintegrasikan penerbangan, ritel, bisnis, logistik, dan pariwisata, sekaligus membuka peluang pendapatan non-aeronautika yang berkelanjutan dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

Sebagai contoh pengembangan berkelanjutan, Kota Baru Parahyangan (KBP) diperkenalkan sebagai kota mandiri seluas 1.800 hektare yang mengedepankan pendidikan, kualitas hidup, dan kelestarian lingkungan. Hingga September 2025, lebih dari 6.000 unit hunian telah dihuni, didukung fasilitas pendidikan, kesehatan, komersial, dan ruang terbuka hijau yang terintegrasi.

Secara keseluruhan, meskipun pasar properti Indonesia masih berada dalam fase penyesuaian, prospek jangka panjang tetap menjanjikan. Dengan dukungan demografi, pertumbuhan ekonomi digital, pembangunan infrastruktur, serta Kawasan Ekonomi Khusus, sektor real estate nasional memiliki peluang besar untuk menciptakan aset bernilai tinggi dan memberikan dampak ekonomi serta sosial yang berkelanjutan.

Linda T. Wijaya selaku CEO IREI sekaligus penggagas acara ini mengatakan dunia real estate khususnya di Indonesia memiliki peluang yang sangat besar dalam pelaksanaan percepatan pembangunan dari semua sisi dan jaringan penunjang pembangunan seperti Transit Oriented Development yang secara bertahap menjadi jalur arteri bagi seluruh masyarakat.

“Saya bersama para praktisi profesional yang mem-prakarasi IREI ini akan semakin gencar dalam memberikan perubahan dalam kemajuan real estate Indonesia kedepannya” Tutup Linda

IREI sebagai lembaga akademi real estate ini akan memberikan pelatihan spesifik seperti planning & development, Marketing & management, Finance & Investment, Energy & Sustainability dan Technology.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Mooracle in Ramadan...
Mooracle in Ramadan 2026: Menyambungkan Harapan, Menghadirkan Keajaiban Kebaikan
Rayakan Chinese New...
Rayakan Chinese New Year 2026, Lippo Mall Puri Hadirkan Harmony in Bloom
KOKO KRUNCH Kreatif...
KOKO KRUNCH Kreatif Club 2026 Bawa Keseruan untuk Anak Indonesia
Hari Buruh 2026, Serikat...
Hari Buruh 2026, Serikat Pekerja Rokok Jatim Desak Pemerintah Jaga Sektor Tembakau
Kemenko Kumham Imipas...
Kemenko Kumham Imipas Raih Penghargaan Digital Innovation in Public Services di DIA 2026
Aplikasi Ayoternak.id...
Aplikasi Ayoternak.id Hadir untuk Membangun Ekosistem Sektor Pertanian
Foto Terkini
Suasana SPBU di Jakarta...
Suasana SPBU di Jakarta Usai Harga Pertamax Meroket menjadi Rp16.250 Per Liter
18 jam yang lalu
Diskon Hingga 50 Persen...
Diskon Hingga 50 Persen dan Hadiah Langsung! United Bike dan United E-Motor Meriahkan Jakarta Fair 2026
18 jam yang lalu
Suasana Pom Bensin Usai...
Suasana Pom Bensin Usai Kenaikan Harga Pertamax Nyaris Rp4.000 per Liter
19 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Warga Beralih ke Pertalite
20 jam yang lalu
SwipeRx Sukses Gelar...
SwipeRx Sukses Gelar IPEC 2026 ke-IV, Satukan Lebih dari 1.500 Apoteker dalam Ajang Farmasi Terbesar di Indonesia
20 jam yang lalu
Allianz Indonesia Perkuat...
Allianz Indonesia Perkuat Komitmen Waste Management Lewat Program Upscaling Eco Enzyme 2026
20 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Raih Guinness World...
Raih Guinness World Records, Layanan Umrah Indonesia Tembus Standar Global
Rupiah Tembus Rp18.000,...
Rupiah Tembus Rp18.000, Ukuran Tahu di Depok Berkurang 2 Sentimeter
Komisi VIII DPR dan...
Komisi VIII DPR dan Menteri Agama Bahas Pengawasan Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren
Raker Komisi IX DPR,...
Raker Komisi IX DPR, Menkes Paparkan Ancaman Krisis Dokter di Indonesia
Latihan Timnas Indonesia...
Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Mozambik
Indonesia Taklukkan...
Indonesia Taklukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny