Gabung BOP, Pengamat...
1/3
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri pertemuan perdana (Inaugural Meeting) Board of Peace (BoP) yang digelar di Donald Trump United States Institute of Peace, Washington, D.C., Amerika Serikat, pada Kamis, 19 Februari 2026 yang lalu. Foto Setpres/Cahyo
Gabung BOP, Pengamat...
2/3
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri pertemuan perdana (Inaugural Meeting) Board of Peace (BoP) yang digelar di Donald Trump United States Institute of Peace, Washington, D.C., Amerika Serikat, pada Kamis, 19 Februari 2026 yang lalu. Foto Setpres/Cahyo
Gabung BOP, Pengamat...
3/3
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri pertemuan perdana (Inaugural Meeting) Board of Peace (BoP) yang digelar di Donald Trump United States Institute of Peace, Washington, D.C., Amerika Serikat, pada Kamis, 19 Februari 2026 yang lalu. Foto Setpres/Cahyo
Gabung BOP, Pengamat...
Gabung BOP, Pengamat...
Gabung BOP, Pengamat...

Gabung BOP, Pengamat Tegaskan Indonesia Tak Ada Kaitan dengan Aksi Militer AS

Rabu, 04 Maret 2026 - 23:16 WIB
A A A
Jakarta - Pengamat Hubungan Internasional, Subhan Yusuf menilai partisipasi Indonesia dalam Board of Peace (BOP) merupakan kebijakan luar negeri strategis yang sesuai dengan mandat Konstitusi, dimana Indonesia harus terlibat aktif dalam usaha perdamaian dunia.

Menurutnya, BOP ini memiliki pendekatan yang mirip dengan Marshall Plan pasca Perang Dunia Kedua, yaitu pembangunan kembali wilayah setelah perang. Dan, Indonesia memiliki peran penting di sana guna memastikan tujuan itu menguntungkan Palestina.

"Yang utamanya adalah Indonesia hadir untuk berperan dalam 'addresing the elephant in the room', di tengah masalah yang nyata seperti pendekatan diplomatis terus terhambat, serta sikap abai pemimpin kawasan yang terjebak dalam fear factor," ungkap alumni Universitas Civitas, Warsawa, Polandia ini pada Rabu (4/3).

Meski demikian, Subhan menggarisbawahi bahwa gabungnya Indonesia ke BOP tidak serta merta menjadikan kita sebagai sekutu Amerika Serikat yang subordinatif. Melainkan mitra strategis untuk perdamaian kawasan Timur Tengah.

"Dalam dinamika Hubungan Intenasional, itu dapat dibaca sebagai partispasi berbasis isu strategis bagi dunia, bukan alliance atau persekutuan tanpa basis sama sekali," terangnya.

Terlebih, BOP ini bukan pakta militer seperti NATO yang mewajibkan anggotanya saling dukung militer jika ada ancaman dari musuh bersama. Sehingga Indonesia tidak bisa dikaitkan dengan tindakan militer negara lain sesama anggota BOP, dalam konteks ini adalah serangan AS terhadap Iran.

"BOP bukan aliansi militer seperti NATO. Jadi Indonesia sebagai anggota dari BOP tidak bertanggung jawab atas kebijakan luar negeri Amerika Serikat, meski mungkin secara normatif memiliki kemungkinan untuk komunikasi konsultatif," terang jelasnya.

Ia menilai langkah Presiden Prabowo dalam BOP ini berada di rel diplomasi yang tepat. Di tengah minimnya terobosan yang lebih berarti, baik itu dari pemimpin-pemimpin di kawasan Timur Tengah maupun negara Islam, untuk menyelesaikan konflik di Palestina.

"Saya melihat Presiden Prabowo sejauh ini melangkah dalam koridor diplomasi Internasional yang legitimate, dan berdampak positif bagi citra Indonesia dan juga nilai-nilai ke-Indonesia-an di hadapan publik global," pungkasnya.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Sri Mulyani Tegaskan...
Sri Mulyani Tegaskan Tak Ada Pungutan Pajak Baru untuk Pulsa dan Token Listrik
Aksi Pasukan TNI Serukan...
Aksi Pasukan TNI Serukan Yel-yel Dihadapan Panglima Militer AS
Risty Tagor Rilis Lagu...
Risty Tagor Rilis Lagu Sabar Tak Ada Batasnya, Kolaborasi dengan Ang Sharly
Pengamat Ekonomi : Pelemahan...
Pengamat Ekonomi : Pelemahan Rupiah Tak Bisa Jadi Satu-satunya Indikator Ekonomi Indonesia
Shin Tae-yong Tegaskan...
Shin Tae-yong Tegaskan Timnas Indonesia Tak Akan Menyerah Hadapi Australia
Aksi Warga Indonesia...
Aksi Warga Indonesia Menolak Agresi Militer Rusia Terhadap Ukraina
Foto Terkini
IHSG Akhir Pekan Ditutup...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat 2,28 Persen
2 jam yang lalu
Pelajar Indonesia Berjaya...
Pelajar Indonesia Berjaya di Ajang Olimpiade Bahasa Inggris Internasional di Bali
8 jam yang lalu
Sakola Ngawarung Dorong...
Sakola Ngawarung Dorong Warung Kelontong dan UMKM Garut Naik Kelas
9 jam yang lalu
Bisnis Indonesia Awards...
Bisnis Indonesia Awards 2026: MSIN Dinobatkan sebagai Perusahaan Terbaik Sektor Media dan Hiburan
20 jam yang lalu
Tingkat Polusi Jakarta...
Tingkat Polusi Jakarta Tertinggi di Dunia
20 jam yang lalu
Kemendukbangga/BKKBN...
Kemendukbangga/BKKBN Inisiasi Komite Kebijakan Ketenagakerjaan dan Pendidikan untuk Optimalkan Bonus Demografi Menuju Indonesia Maju
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Dengan Senyuman, Dokter...
Dengan Senyuman, Dokter Tifa Hadapi Sidang Perdana Kasus Dugaan Ijazah Jokowi
Ekspor Mobil Indonesia...
Ekspor Mobil Indonesia Melaju, Pengiriman CBU Naik 31,4 Persen
AdaKami Raih Penghargaan...
AdaKami Raih Penghargaan Top Company in Transparent & Responsible P2P Lending di Indonesia
KPK Tahan Bupati Kuantan...
KPK Tahan Bupati Kuantan Singingi dalam Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan
Kemnaker-Sampoerna Dorong...
Kemnaker-Sampoerna Dorong Praktik Baik Hubungan Industrial Pancasila di Dunia Kerja
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Tindak Pidana C3, Narkoba hingga Kekerasan Seksual Jelang Hari Bhayangkara