Serunya BBQ Seafood Berlimpah dan Live Cooking Hangatkan Malam Akhir Pekan di Pusat Jakarta
Sabtu, 18 April 2026 - 20:22 WIB
A
A
A
JAKARTA - Akhir pekan di pusat Jakarta kini menghadirkan pengalaman kuliner berbeda. Di Double Chin Restaurant & Bar Artotel Thamrin Jakarta, deretan udang segar, potongan daging, dan aneka seafood tersaji rapi di meja terbuka. Para tamu dapat melihat langsung proses memasak di atas panggangan yang menyala, sementara koki membalik daging di atas bara panas dengan cekatan di hadapan mereka. Asap tipis mengepul dari saus yang mulai mengental.
Program bertajuk Asian Delight ini menawarkan konsep BBQ all you can eat dengan harga Rp165.000 nett per orang. Acara berlangsung setiap Sabtu, pukul 18.00 hingga 21.00 WIB. Konsep yang diusung memadukan hidangan khas Asia dengan pengalaman live cooking interaktif yang jarang ditemui di restoran hotel sekelasnya.
Di area dapur terbuka, suasana terasa hidup. Deretan udang segar tertusuk rapi di atas piring putih. Kilap kulitnya memantul di bawah lampu dapur terbuka. Di sisi lain, jagung, cumi dan kerang berendam saus merah pekat nan menggoda selera. Pengunjung mengantre, mata terpaku pada panggangan yang berdesis. Mereka bebas memilih bahan makanan, mulai dari daging pilihan, seafood segar, hingga sayuran. Setelah itu, koki langsung mengolah pesanan di atas panggangan dan kuali besar dengan kuah bergolak.
Sementara itu, di area dalam restoran, suasana kebersamaan terlihat jelas. Tamu duduk berkelompok bersama keluarga atau rekan kerja. Beberapa terlihat mengabadikan hidangan, sementara lainnya langsung menikmati makanan yang masih hangat. Aktivitas ini menciptakan pengalaman bersantap yang tidak hanya fokus pada rasa, tetapi juga interaksi.
Tidak hanya mengandalkan menu, Asian Delight juga menghadirkan live music untuk melengkapi pengalaman bersantap. Alunan musik mengisi ruang restoran, memberikan nuansa santai tanpa mengganggu percakapan antar tamu.
General Manager Artotel Thamrin Jakarta, Fuad Muzakki, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbeda. “ “Kami ciptakan momen hangat dan penuh kebersamaan bagi para tamu,” katanya.
Menurut Fuad, konsep interaktif menjadi daya tarik utama. Pengunjung tidak hanya menikmati hidangan, tetapi juga terlibat secara tidak langsung dalam proses penyajiannya. Dengan demikian, pengalaman makan menjadi lebih personal dan berkesan.
Artotel Thamrin Jakarta merupakan hotel kental nuansa seni yang berlokasi di pusat bisnis. Hotel ini memiliki 107 kamar tipe studio yang dilengkapi fasilitas modern, termasuk mesin kopi instan. Setiap kamar menampilkan karya seni asli yang berbeda, hasil kolaborasi dengan enam seniman Indonesia.
Selain Double Chin Restaurant & Bar yang beroperasi 24 jam, hotel ini juga memiliki BART (Bar at the Rooftop) di lantai tujuh. Area ini menawarkan tempat berkumpul dengan konsep terbuka dan pemandangan kota Jakarta. Tersedia pula tiga ruang pertemuan dengan kapasitas hingga 100 orang untuk kebutuhan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE). Di lantai mezzanine, hotel menyediakan galeri seni yang dibuka untuk umum tanpa biaya masuk. Galeri ini secara rutin menampilkan pameran karya seni kontemporer.
Program bertajuk Asian Delight ini menawarkan konsep BBQ all you can eat dengan harga Rp165.000 nett per orang. Acara berlangsung setiap Sabtu, pukul 18.00 hingga 21.00 WIB. Konsep yang diusung memadukan hidangan khas Asia dengan pengalaman live cooking interaktif yang jarang ditemui di restoran hotel sekelasnya.
Di area dapur terbuka, suasana terasa hidup. Deretan udang segar tertusuk rapi di atas piring putih. Kilap kulitnya memantul di bawah lampu dapur terbuka. Di sisi lain, jagung, cumi dan kerang berendam saus merah pekat nan menggoda selera. Pengunjung mengantre, mata terpaku pada panggangan yang berdesis. Mereka bebas memilih bahan makanan, mulai dari daging pilihan, seafood segar, hingga sayuran. Setelah itu, koki langsung mengolah pesanan di atas panggangan dan kuali besar dengan kuah bergolak.
Sementara itu, di area dalam restoran, suasana kebersamaan terlihat jelas. Tamu duduk berkelompok bersama keluarga atau rekan kerja. Beberapa terlihat mengabadikan hidangan, sementara lainnya langsung menikmati makanan yang masih hangat. Aktivitas ini menciptakan pengalaman bersantap yang tidak hanya fokus pada rasa, tetapi juga interaksi.
Tidak hanya mengandalkan menu, Asian Delight juga menghadirkan live music untuk melengkapi pengalaman bersantap. Alunan musik mengisi ruang restoran, memberikan nuansa santai tanpa mengganggu percakapan antar tamu.
General Manager Artotel Thamrin Jakarta, Fuad Muzakki, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbeda. “ “Kami ciptakan momen hangat dan penuh kebersamaan bagi para tamu,” katanya.
Menurut Fuad, konsep interaktif menjadi daya tarik utama. Pengunjung tidak hanya menikmati hidangan, tetapi juga terlibat secara tidak langsung dalam proses penyajiannya. Dengan demikian, pengalaman makan menjadi lebih personal dan berkesan.
Artotel Thamrin Jakarta merupakan hotel kental nuansa seni yang berlokasi di pusat bisnis. Hotel ini memiliki 107 kamar tipe studio yang dilengkapi fasilitas modern, termasuk mesin kopi instan. Setiap kamar menampilkan karya seni asli yang berbeda, hasil kolaborasi dengan enam seniman Indonesia.
Selain Double Chin Restaurant & Bar yang beroperasi 24 jam, hotel ini juga memiliki BART (Bar at the Rooftop) di lantai tujuh. Area ini menawarkan tempat berkumpul dengan konsep terbuka dan pemandangan kota Jakarta. Tersedia pula tiga ruang pertemuan dengan kapasitas hingga 100 orang untuk kebutuhan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE). Di lantai mezzanine, hotel menyediakan galeri seni yang dibuka untuk umum tanpa biaya masuk. Galeri ini secara rutin menampilkan pameran karya seni kontemporer.
(sra)