Musikal Senja Teduh...
1/6
(ki-ka) Xandrea Abigail Tabythaputri (Kala) dan Alf Elijah Sigarlaki (Arah) saat tampil dalam Musikal Senja Teduh Pelita
Musikal Senja Teduh...
2/6
Musikal Senja Teduh Pelita resmi memulai rangkaian pertunjukannya di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 3 hingga 12 Juli 2026.
Musikal Senja Teduh...
3/6
Dipersembahkan oleh Indonesia Kaya dan Jakarta Movin berkolaborasi dengan MALIQ & DEssentials, musikal orisinal ini menghadirkan kisah science fiction tentang sekelompok anak yang berusaha membangun kembali dunia setelah peradaban runtuh, sekaligus mengajak penonton merefleksikan hubungan manusia dengan alam dan masa depan.
Musikal Senja Teduh...
4/6
Musikal Senja Teduh Pelita
Musikal Senja Teduh...
5/6
Pasukan Pelita saat tampil
Musikal Senja Teduh...
6/6
Seluruh pemain Musikal Senja Teduh Pelita
Musikal Senja Teduh...
Musikal Senja Teduh...
Musikal Senja Teduh...
Musikal Senja Teduh...
Musikal Senja Teduh...
Musikal Senja Teduh...

Musikal Senja Teduh Pelita Bawa Pesan Harapan untuk Masa Depan Bumi

Senin, 06 Juli 2026 - 18:39 WIB
A A A
Musikal Senja Teduh Pelita resmi memulai rangkaian pertunjukannya di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 3 hingga 12 Juli 2026. Dipersembahkan oleh Indonesia Kaya dan Jakarta Movin berkolaborasi dengan MALIQ & D’Essentials, musikal orisinal ini menghadirkan kisah science fiction tentang sekelompok anak yang berusaha membangun kembali dunia setelah peradaban runtuh, sekaligus mengajak penonton merefleksikan hubungan manusia dengan alam dan masa depan.

Billy Gamaliel, Program Manager Indonesia Kaya mengatakan, "Kami percaya seni pertunjukan memiliki kekuatan untuk menghubungkan generasi sekaligus mengajak masyarakat berefleksi. Melalui Musikal Senja Teduh Pelita ini, kami ingin terus mendukung lahirnya karya-karya berkualitas dan memberi ruang berkembang bagi talenta muda, yang memperkuat ekosistem seni pertunjukan Indonesia.”

Musikal Senja Teduh Pelita membawa penonton ke masa depan ketika dunia porak-poranda akibat perubahan iklim, pengelolaan energi dan pembangunan yang tidak berkelanjutan, pandemi, serta peperangan antarbangsa. Populasi manusia menurun drastis, tanah subur dan air bersih menjadi langka, hingga suatu hari seluruh orang dewasa menghilang dan meninggalkan sembilan anak menghadapi dunia yang telah mereka wariskan.

Di tengah situasi tersebut, seorang anak bernama Arah, yang diperankan secara bergantian oleh Alf Elijah Sigarlaki dan Daria Lakshmi Algamar, membentuk Pasukan Pelita, sekelompok anak dengan kemampuan yang saling melengkapi untuk bertahan hidup sekaligus mencari orang tua mereka yang menghilang. Bersama Kala (Xandrea Tabythaputri dan Clioichi Junio Eigo), ahli sejarah dunia; Volta (Sahlendra Syarief), ahli listrik dan mekanika; Langit (Mavisha Reakana), pembaca bintang; Hara (Emily Olivia), ahli tumbuh-tumbuhan; Palu (Nayaka Maleakhi), ahli membangun; Raga (Nadindra Gynta), pemanjat andal; Binbin (J. Rizhan), yang memahami bahasa hewan; serta Lagu (Annabella Farizky), yang memiliki kepekaan terhadap musik dan suara, mereka memulai perjalanan mencari harapan baru di tengah dunia yang nyaris kehilangan segalanya.

Dalam perjalanan tersebut, mereka menemukan sebuah teluk yang masih utuh dan belum tersentuh kerusakan, yang kemudian mereka beri nama Teluk Pelita. Di tempat itu mereka dihadapkan pada pilihan yang jauh lebih besar, melanjutkan pencarian orang-orang yang mereka cintai atau membangun kehidupan baru di Teluk Pelita. Perlahan mereka menyadari bahwa ancaman terbesar bagi masa depan bukan hanya dunia yang telah rusak, tetapi juga keserakahan yang dapat tumbuh di dalam diri manusia.

Nuya Susantono, Produser sekaligus Sutradara Musikal Senja Teduh Pelita menyampaikan, “Kisah yang terjadi di Musikal Senja Teduh Pelita adalah sebuah universe yang lahir dari inspirasi atas kejeniusan bunyi dan aksara khas MALIQ & D’Essentials yang indah, dekat, dan penuh refleksi atas hidup yang kita jalani. Bahwa di dalam diri kita ada cinta besarnya Arah yang akan melakukan apapun untuk orang yang disayanginya. Dalam diri kita pula ada Kala, yang berani berpikir kritis akan apa itu benar dan salah. Dan kita semua adalah Pasukan Pelita yang terus bertahan dan berjuang merawat kehidupan.”

Sekitar 20 lagu MALIQ & D’Essentials, termasuk Senja Teduh Pelita, Himalaya, Aurora, Jalan Pulang, hingga lagu dari album baru Begini Begitu, diinterpretasikan menjadi bagian dari perjalanan emosional para tokohnya.

Angga Puradiredja, mewakili MALIQ & D’Essentials, mengungkapkan, “Hari ini, lewat Musikal Senja Teduh Pelita, lagu-lagu kami menemukan rumah baru. Mereka tidak lagi hanya hadir untuk didengar, tapi juga untuk dilihat, dirasakan, dan dihidupkan dalam sebuah dunia yang baru. Mungkin memang begitulah seharusnya karya hidup. Ia tidak berhenti di bentuk pertamanya. Semoga pertunjukan ini menjadi ruang yang hangat untuk bertemu kembali dengan lagu-lagu yang mungkin sudah kita kenal, melalui pengalaman yang berbeda. Dan semoga, setelah pertunjukan ini selesai, lagu-lagu itu pulang bersama kalian dengan cara dan rasa yang baru.”

Keunikan lain dari pertunjukan ini hadir melalui tokoh utama Arah, yang diperankan dalam dua interpretasi berbeda, yaitu versi laki-laki dan perempuan. Keduanya menjalani perjalanan cerita yang sama, namun menghadirkan pengalaman emosional yang berbeda bagi penonton.

Alf Elijah Sigarlaki, pemeran Arah versi laki-laki mengatakan, “Arah mengajarkan saya bahwa menjadi pemimpin bukan berarti selalu memiliki jawaban. Yang terpenting adalah tetap membawa harapan ketika semua orang kehilangan arah.”

Sementara itu, Daria Lakshmi Algamar, pemeran Arah versi perempuan menambahkan, “Bagi saya, Arah mengajarkan bahwa harapan dan kasih sayang adalah kekuatan yang membuat kita terus melangkah. Saya berharap setiap penonton bisa menemukan dirinya sendiri dalam perjalanan Arah.”

Musikal Senja Teduh Pelita melibatkan 32 pemeran, di mana 11 di antaranya adalah anak-anak, serta 200 insan kreatif yang bersama-sama membangun pengalaman teater musikal yang imersif. Pertunjukan ini memadukan tata panggung, multimedia, tata cahaya, tata kostum, koreografi, dan tata musik yang dirancang untuk menghidupkan dunia Pasukan Pelita di atas panggung. Seluruh musik dalam pertunjukan diaransemen dan dibawakan secara langsung oleh Wishnu Dewanta Orchestra, dengan pendekatan musikal yang disesuaikan untuk mendukung karakter, alur cerita, dan dinamika para tokoh anak di atas panggung.

Dari sisi visual, pertunjukan ini mengeksplorasi penggunaan projection mapping, permainan laser, serta set panggung modular yang dapat berubah dan bertransformasi mengikuti perpindahan ruang dan perjalanan cerita. Dunia Musikal Senja Teduh Pelita juga dihidupkan melalui teknik puppetry yang menghadirkan berbagai satwa eksotis Indonesia seperti rusa, burung camar, dan elang, sementara adegan laut divisualisasikan lewat laser, efek visual, dan koreografi ensemble yang membentuk ikan-ikan serta kunang-kunang.

Sejalan dengan pesan yang diangkat dalam pertunjukan, Musikal Senja Teduh Pelita juga mengajak penonton untuk mengambil langkah nyata dalam menjaga bumi melalui kolaborasi dengan Remind Indonesia, pengelola sampah elektronik. Selama periode pertunjukan, penonton dapat membawa sampah elektronik seperti handphone, headset, kabel, dan perangkat elektronik kecil lainnya untuk didaur ulang secara bertanggung jawab.

Menutup keterangannya, Nuya Susantono mengatakan, “Kami berharap setiap orang pulang dari pertunjukan ini dengan satu pertanyaan sederhana: dunia seperti apa yang ingin kita wariskan kepada generasi masa depan? Semoga karya ini tidak hanya menghibur, tapi juga menggerakkan hati dan pikiran kita ke arah yang luhur.”

Musikal Senja Teduh Pelita masih dapat disaksikan hingga 12 Juli 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Tiket pertunjukan masih tersedia dan dapat diperoleh melalui website maupun aplikasi tiket.com.

Pementasan ini juga terselenggara berkat dukungan Light+ by Wardah, myBCA, Simpati, Sarinah, MilkLife, dan Argo Visual. Apresiasi turut disampaikan kepada seluruh media partner OPPAL, Localfest, Cretivox, Pop Asia, Place To Go Concert, Info Panggung, Info Ordal, Volix, The Maple, IDN Times, Popbela, Popmama, Female Radio, dan Prambors yang telah mendukung penyebarluasan informasi mengenai Musikal Senja Teduh Pelita kepada masyarakat.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Pelita di Pelosok Negeri,...
Pelita di Pelosok Negeri, Harapan Masa Depan Anak-anak Dusun Bondan
Maliq & D’Essentials...
Maliq & D’Essentials Kolaborasi dengan Jakarta Movin Hadirkan Musikal Senja Teduh Pelita
VBD Bawa Pesan Cinta...
VBD Bawa Pesan Cinta untuk Wanita Indonesia
Podcast Partai Perindo...
Podcast Partai Perindo : Harapan Mereka Bagi Pemimpin Indonesia Masa Depan
Rencana Pasti untuk...
Rencana Pasti untuk Masa Depan Keluarga
Asuransi Jiwa Dwiguna...
Asuransi Jiwa Dwiguna untuk Masa Depan Lebih Pasti
Foto Terkini
Produksi Seragam Sekolah...
Produksi Seragam Sekolah Meningkat Jelang Tahun Ajaran Baru
2 jam yang lalu
Penampilan Feast di...
Penampilan Feast di Panggung Jakarta Fair 2026
2 jam yang lalu
Musikal Senja Teduh...
Musikal Senja Teduh Pelita Bawa Pesan Harapan untuk Masa Depan Bumi
2 jam yang lalu
Tanam 60.000 Mangrove,...
Tanam 60.000 Mangrove, Nestle Indonesia Dukung Restorasi Pesisir Paser
4 jam yang lalu
Hari Bhayangkara ke-80...
Hari Bhayangkara ke-80 : Kapoksi Komisi III DPR RI Muhammad Rahul Apresiasi Keberhasilan Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
11 jam yang lalu
Asuransi Astra Pertahankan...
Asuransi Astra Pertahankan Peringkat Kredit Internasional A- dari AM Best
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Raih Indonesia Top Insurance Companies Awards 2026
EcoFlow Perluas Akses...
EcoFlow Perluas Akses Solusi Energi Pintar, Dukung Ketahanan Energi di Era Transisi Energi
Pemerintah Turunkan...
Pemerintah Turunkan Pajak Royalti Penulis Menjadi 1,5 Persen
IHSG Akhir Pekan Ditutup...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat 2,28 Persen
Pelajar Indonesia Berjaya...
Pelajar Indonesia Berjaya di Ajang Olimpiade Bahasa Inggris Internasional di Bali
Sakola Ngawarung Dorong...
Sakola Ngawarung Dorong Warung Kelontong dan UMKM Garut Naik Kelas