PYFA Borong Tiga Penghargaan ESG di IDEAS 2026
Selasa, 14 Juli 2026 - 14:28 WIB
A
A
A
10 Juli 2026 – PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) kembali menegaskan komitmennya terhadap praktik keberlanjutan dengan meraih tiga penghargaan sekaligus dalam ajang The 5th Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) 2026. PYFA berhasil membawa pulang tiga penghargaan Silver Winner pada kategori ESG Communication Program untuk subkategori Environmental, Social, dan Governance, menjadikannya salah satu dari sedikit perusahaan yang berhasil meraih penghargaan di ketiga pilar ESG secara bersamaan.
Penghargaan tersebut diserahkan pada malam puncak IDEAS 2026 yang berlangsung di Ambhara Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (9/7). Dari total 48 penghargaan yang diberikan kepada 26 institusi, PYFA memperoleh apresiasi melalui tiga program unggulannya, yakni PYFA Environmental Communication Program, PYFA Gerakan Sejuta Vitamin Communication Program, dan PYFA Governance Communication Program.
CEO PR Indonesia Group sekaligus dewan juri IDEAS 2026, Asmono Wikan, menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara komprehensif berdasarkan sejumlah indikator, antara lain kualitas strategi komunikasi, ketepatan pemetaan pemangku kepentingan, kreativitas implementasi program, serta kemampuan mengukur dampak yang dihasilkan.
"Karena pada akhirnya, komunikasi yang baik adalah komunikasi yang mampu menciptakan perubahan dan memberikan manfaat yang terukur," tegasnya.
Head of Corporate Communications PYFA, Leilanie Nadia Kusuma, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa strategi komunikasi ESG PYFA yang dijalankan secara terintegrasi melalui kanal online, offline, maupun hybrid mampu menjangkau seluruh lapisan pemangku kepentingan secara efektif.
“Tiga penghargaan yang kami terima di IDEAS 2026 ini menegaskan bahwa komunikasi ESG PYFA bukan sekadar pelaporan, melainkan gerakan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari regulator, investor, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus menjadikan keterbukaan dan dampak nyata sebagai fondasi setiap program keberlanjutan PYFA ke depan,” ujar Leilanie.
Corporate Secretary PYFA, Herdiasti Anggitya, menambahkan bahwa penghargaan pada kategori Governance menjadi cerminan konsistensi perusahaan dalam menerapkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berintegritas di seluruh lini bisnis, termasuk entitas anak.
“Penghargaan di kategori Governance ini menjadi validasi atas komitmen PYFA dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang berintegritas di seluruh lini bisnis. Kepercayaan investor dan regulator merupakan aset yang terus kami jaga melalui komunikasi yang jujur, transparan, dan konsisten,” kata Anggi.
Pada pilar Environmental, PYFA menjalankan program berbasis standar Full Scope 3 dan penilaian ESG independen. Perusahaan juga menjadi pelopor di industri farmasi nasional yang memiliki NABERS Carbon Rating pada fasilitas produksi internasionalnya di Probiotec, Australia. Program ini berhasil menurunkan intensitas emisi gas rumah kaca (GHG) hingga 59 persen, merealisasikan investasi lingkungan sebesar Rp10,2 miliar, serta mencatatkan zero spill incidents.
Pada pilar Social, melalui program Gerakan Sejuta Vitamin, PYFA telah mendistribusikan lebih dari satu juta unit vitamin setiap tahun sejak 2020 kepada masyarakat rentan. Program ini dilaksanakan bersama berbagai mitra strategis, di antaranya Kementerian Kesehatan RI, BPOM RI, BNPB, PMI, IDI, serta sejumlah organisasi nonpemerintah (NGO). Selain penyaluran bantuan, program ini juga mencakup edukasi farmakovigilans bagi tenaga kesehatan serta dukungan kemanusiaan pada berbagai bencana di wilayah Jabodetabek dan Sumatra.
Sementara pada pilar Governance, PYFA mencatatkan kepatuhan 100 persen terhadap kewajiban keterbukaan informasi sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perusahaan juga mempertahankan lebih dari empat sertifikasi internasional aktif, yaitu TGA Australia, Halal AIHCO, EU GMP, dan ISO 45001, serta meraih penghargaan Asian Legal Business Healthcare In-House Team of the Year.
Raihan di IDEAS 2026 melengkapi deretan apresiasi yang diterima PYFA dalam bidang ESG dan keberlanjutan, termasuk SDGs Action Award (SAA) 2025 dari Bappenas RI serta predikat Most Reputable Company dari SWA.
Ke depan, PYFA akan terus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang sekaligus komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Penghargaan tersebut diserahkan pada malam puncak IDEAS 2026 yang berlangsung di Ambhara Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (9/7). Dari total 48 penghargaan yang diberikan kepada 26 institusi, PYFA memperoleh apresiasi melalui tiga program unggulannya, yakni PYFA Environmental Communication Program, PYFA Gerakan Sejuta Vitamin Communication Program, dan PYFA Governance Communication Program.
CEO PR Indonesia Group sekaligus dewan juri IDEAS 2026, Asmono Wikan, menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara komprehensif berdasarkan sejumlah indikator, antara lain kualitas strategi komunikasi, ketepatan pemetaan pemangku kepentingan, kreativitas implementasi program, serta kemampuan mengukur dampak yang dihasilkan.
"Karena pada akhirnya, komunikasi yang baik adalah komunikasi yang mampu menciptakan perubahan dan memberikan manfaat yang terukur," tegasnya.
Head of Corporate Communications PYFA, Leilanie Nadia Kusuma, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa strategi komunikasi ESG PYFA yang dijalankan secara terintegrasi melalui kanal online, offline, maupun hybrid mampu menjangkau seluruh lapisan pemangku kepentingan secara efektif.
“Tiga penghargaan yang kami terima di IDEAS 2026 ini menegaskan bahwa komunikasi ESG PYFA bukan sekadar pelaporan, melainkan gerakan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari regulator, investor, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus menjadikan keterbukaan dan dampak nyata sebagai fondasi setiap program keberlanjutan PYFA ke depan,” ujar Leilanie.
Corporate Secretary PYFA, Herdiasti Anggitya, menambahkan bahwa penghargaan pada kategori Governance menjadi cerminan konsistensi perusahaan dalam menerapkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berintegritas di seluruh lini bisnis, termasuk entitas anak.
“Penghargaan di kategori Governance ini menjadi validasi atas komitmen PYFA dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang berintegritas di seluruh lini bisnis. Kepercayaan investor dan regulator merupakan aset yang terus kami jaga melalui komunikasi yang jujur, transparan, dan konsisten,” kata Anggi.
Pada pilar Environmental, PYFA menjalankan program berbasis standar Full Scope 3 dan penilaian ESG independen. Perusahaan juga menjadi pelopor di industri farmasi nasional yang memiliki NABERS Carbon Rating pada fasilitas produksi internasionalnya di Probiotec, Australia. Program ini berhasil menurunkan intensitas emisi gas rumah kaca (GHG) hingga 59 persen, merealisasikan investasi lingkungan sebesar Rp10,2 miliar, serta mencatatkan zero spill incidents.
Pada pilar Social, melalui program Gerakan Sejuta Vitamin, PYFA telah mendistribusikan lebih dari satu juta unit vitamin setiap tahun sejak 2020 kepada masyarakat rentan. Program ini dilaksanakan bersama berbagai mitra strategis, di antaranya Kementerian Kesehatan RI, BPOM RI, BNPB, PMI, IDI, serta sejumlah organisasi nonpemerintah (NGO). Selain penyaluran bantuan, program ini juga mencakup edukasi farmakovigilans bagi tenaga kesehatan serta dukungan kemanusiaan pada berbagai bencana di wilayah Jabodetabek dan Sumatra.
Sementara pada pilar Governance, PYFA mencatatkan kepatuhan 100 persen terhadap kewajiban keterbukaan informasi sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perusahaan juga mempertahankan lebih dari empat sertifikasi internasional aktif, yaitu TGA Australia, Halal AIHCO, EU GMP, dan ISO 45001, serta meraih penghargaan Asian Legal Business Healthcare In-House Team of the Year.
Raihan di IDEAS 2026 melengkapi deretan apresiasi yang diterima PYFA dalam bidang ESG dan keberlanjutan, termasuk SDGs Action Award (SAA) 2025 dari Bappenas RI serta predikat Most Reputable Company dari SWA.
Ke depan, PYFA akan terus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang sekaligus komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
(sra)