HGII Borong Dua Penghargaan Diamond di ESG Initiative Awards 2025
Selasa, 02 Desember 2025 - 10:21 WIB
A
A
A
PT Hero Global Investment Tbk (“HGII”) kembali menegaskan komitmennya terhadap penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dengan meraih dua penghargaan bergengsi pada ajang ESG Initiative Awards 2025 yang diselenggarakan oleh SustainLife Today dan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari para pakar, akademisi, serta praktisi senior ESG. Pada penyelenggaraan yang berlangsung Jumat (28/11/2025) dengan tema nasional “Transforming Risk into Opportunity Through ESG Strategy,” HGII berhasil meraih penghargaan Best Climate Adaptation & Resilience Initiative dengan skor Diamond 9,0 dan Best Energy Transition Program dengan skor Diamond 9,3.
Acara penganugerahan dibuka dengan Keynote Speech dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI, diwakili oleh Direktur Bioenergi, Edi Wibowo.
Penghargaan Best Energy Transition Program diberikan atas kontribusi HGII dalam mempercepat pengembangan energi terbarukan berbasis tenaga air melalui pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM). Sepanjang tahun 2024, HGII membukukan produksi listrik sebesar 96.040 MWh yang berdampak pada pengurangan emisi karbon hingga 65.072,5 ton CO?e, setara dengan penanaman 2,8 juta pohon.
Capaian ini memperkuat peran HGII dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia 2060 dan menunjukkan komitmen perseroan terhadap transisi energi rendah karbon yang berkelanjutan.
Sementara itu, penghargaan Best Climate Adaptation & Resilience Initiative mencerminkan keberhasilan HGII dalam mengintegrasikan perlindungan ekosistem sungai, adaptasi iklim, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional pembangkit. Setiap fasilitas PLTM dikembangkan dengan pendekatan konservasi lingkungan untuk menjaga keberlanjutan debit air, keanekaragaman hayati, serta ketahanan ekosistem jangka panjang.
Dari sisi sosial, HGII juga aktif menjalankan program perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan BPU bagi warga produktif rentan, menyediakan akses listrik bagi desa terpencil, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Pada aspek tata kelola, perusahaan menerapkan manajemen risiko, pengendalian internal, serta transparansi berbasis standar OJK, GRI, dan praktik tata kelola yang baik.
Rangkaian pencapaian tersebut memposisikan HGII sejajar dengan para pelaku energi baru terbarukan dan penyedia layanan publik lain yang juga meraih skor Diamond, seperti PT Pertamina Geothermal Energy, PT PLN Primer Indonesia, PT Telkomsel, dan PT KAI (Persero).
Acara penganugerahan dibuka dengan Keynote Speech dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI, diwakili oleh Direktur Bioenergi, Edi Wibowo.
Penghargaan Best Energy Transition Program diberikan atas kontribusi HGII dalam mempercepat pengembangan energi terbarukan berbasis tenaga air melalui pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM). Sepanjang tahun 2024, HGII membukukan produksi listrik sebesar 96.040 MWh yang berdampak pada pengurangan emisi karbon hingga 65.072,5 ton CO?e, setara dengan penanaman 2,8 juta pohon.
Capaian ini memperkuat peran HGII dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia 2060 dan menunjukkan komitmen perseroan terhadap transisi energi rendah karbon yang berkelanjutan.
Sementara itu, penghargaan Best Climate Adaptation & Resilience Initiative mencerminkan keberhasilan HGII dalam mengintegrasikan perlindungan ekosistem sungai, adaptasi iklim, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional pembangkit. Setiap fasilitas PLTM dikembangkan dengan pendekatan konservasi lingkungan untuk menjaga keberlanjutan debit air, keanekaragaman hayati, serta ketahanan ekosistem jangka panjang.
Dari sisi sosial, HGII juga aktif menjalankan program perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan BPU bagi warga produktif rentan, menyediakan akses listrik bagi desa terpencil, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Pada aspek tata kelola, perusahaan menerapkan manajemen risiko, pengendalian internal, serta transparansi berbasis standar OJK, GRI, dan praktik tata kelola yang baik.
Rangkaian pencapaian tersebut memposisikan HGII sejajar dengan para pelaku energi baru terbarukan dan penyedia layanan publik lain yang juga meraih skor Diamond, seperti PT Pertamina Geothermal Energy, PT PLN Primer Indonesia, PT Telkomsel, dan PT KAI (Persero).
(sra)