Advertisement

Rahmad Pribadi Pimpin Pupuk Indonesia Raih 4 Penghargaan BUMN 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:11 WIB
Advertisement

rasi Pupuk Indonesia juga meraih tiga penghargaan lainnya, yakni Terbaik 1 Strategi Pertumbuhan Terbaik, Terbaik 1 Kolaborasi Strategi Terbaik, serta Terbaik 2 Transformasi Organisasi Perusahaan Terbaik.

Rahmad Pribadi mengatakan bahwa transformasi bisnis merupakan langkah penting bagi Pupuk Indonesia untuk memperkuat kinerja perusahaan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap sektor pertanian nasional. Transformasi tersebut dilakukan melalui revitalisasi pabrik, penguatan tata kelola perusahaan, serta peningkatan efisiensi produksi.

Penghargaan The Best CEO Visionary Leadership diberikan atas kepemimpinan Rahmad dalam memperkuat efisiensi dan optimalisasi produksi. Berbagai langkah strategis yang dijalankan antara lain pembangunan dan revitalisasi tujuh pabrik dalam lima tahun ke depan, memastikan keamanan pasokan bahan baku pupuk, serta memperkuat jaringan distribusi di seluruh wilayah Indonesia.

Ke depan, Pupuk Indonesia juga menyiapkan berbagai langkah pengembangan bisnis, seperti ekspansi dan diversifikasi portofolio produk melalui pengembangan metanol dan turunannya, pengembangan bisnis clean ammonia, serta pengembangan layanan industrial support.

Sejumlah inisiatif strategis tersebut juga diarahkan untuk memperkuat tata kelola pupuk subsidi nasional agar lebih efektif, baik dari sisi distribusi maupun efisiensi produksi. Hal ini sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2026 yang merupakan penyempurnaan dari Perpres Nomor 6 Tahun 2025. Melalui peningkatan efisiensi tersebut, pemerintah untuk pertama kalinya dalam sejarah menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen pada Oktober 2025.

Kemampuan Pupuk Indonesia menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan pelaksanaan mandat pemerintah untuk memastikan ketersediaan serta keterjangkauan pupuk subsidi bagi petani turut mengantarkan perusahaan meraih penghargaan Terbaik 1 Strategi Pertumbuhan Terbaik.

Pada kategori Kolaborasi Strategi Terbaik, Pupuk Indonesia dinilai berhasil memperkuat kolaborasi strategis untuk meningkatkan daya saing perusahaan di tingkat global. Di antaranya melalui kerja sama dengan PETRONAS Chemicals Group Berhad (PCG) untuk memperkuat rantai pasok urea dan amonia, serta kerja sama dengan Somiphos dari Aljazair untuk memperkuat pasokan bahan baku fosfat.

Selain itu, Pupuk Indonesia juga aktif dalam berbagai forum industri internasional, antara lain sebagai permanent board member International Fertilizer Association (IFA), serta menjadi narasumber dalam forum global seperti Argus Fertilizer Asia Conference dan forum iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa, Conference of the Parties (COP).

Sementara itu, penghargaan Terbaik 2 Transformasi Organisasi Perusahaan Terbaik diberikan atas keberhasilan Pupuk Indonesia dalam menjalankan transformasi organisasi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) secara berkelanjutan. Berbagai inisiatif tersebut dilakukan untuk memperkuat kapabilitas organisasi sekaligus membangun budaya kerja yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.

Selain Pupuk Indonesia, sejumlah anak perusahaan juga meraih penghargaan dalam ajang tersebut. Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menerima penghargaan The Best CEO Visionary Leadership Anak Perusahaan BUMN. PT Petrokimia Gresik dan PT Pupuk Kujang meraih penghargaan Strategi Pertumbuhan Perusahaan Terbaik, sementara PT Pupuk Kalimantan Timur memperoleh penghargaan Inovasi Bisnis Perusahaan Terbaik.

Rahmad menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pupuk Indonesia Grup untuk terus meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola perusahaan, serta menjaga kinerja perusahaan agar dapat terus berkontribusi dalam mendukung swasembada pangan dan pembangunan ekonomi nasional.

Anugerah BUMN yang telah diselenggarakan selama 15 tahun merupakan ajang apresiasi bagi perusahaan dan anak perusahaan BUMN, sekaligus instrumen untuk mendorong penguatan tata kelola, optimalisasi aset negara, sinergi BUMN, serta penciptaan nilai ekonomi bagi pembangunan nasional. Pada penyelenggaraan tahun ini, aspek tata kelola menjadi salah satu fokus utama penilaian untuk mendorong kepatuhan terhadap regulasi, reformasi kelembagaan, serta kontribusi strategis BUMN terhadap pembangunan nasional.

(sra)
Advertisement
Tim Editor :
Isra Triansyah
Isra Triansyah
Editor
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Advertisement