Sama dengan Pemerintah, PBNU Tetapkan 1 Syawal Jatuh pada Rabu 6 Juli 2016
Senin, 04 Juli 2016 - 23:03 WIB
A
A
A
(Kiri-kanan) Sekretaris LDNU Nurul Yaqin, Sekretaris LFNU Shohibul Faroji, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj, Bendum PBNU Bina Suhendra dan Ketua PBNU ABD Manan Ghani memberikan keterangan penetapkan 1 Syawal 1437 H yang jatuh pada Rabu 6 Juli 2016 di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin (04/7/2016). Keputusan ini berdasarkan pemantauan langsung hilal atau rukyatul-hilal bil fi'li oleh Tim Rukyatul Hilal atau lembaga Falakiyah PBNU. Atas dasar isti'mal tersebut dan sesuai dengan pendapat al-madzahihul arba'ahmaka awal bulan Syawal 1437 Hijriah jatuh pada hari Rabu 6 Juli 2016.
Sebanyak 42 titik pemantauan hilal ada 19 titik yang sudah melaporkan bahwa mereka tidak berhasil melihat hilal.
Adapun ke-19 lokasi tersebut yaitu Gresik, Pantai Genjeran Surabaya, Pantai Tanjung Kodok, Gebang Pangkalan, Watu Kosek Pasuruan, Pantai Serang Blitar, Ngeliyep Malang, Tanjung Tembaga, Situbondo, Pelabuhan Ratu, Pati, Karangjahe Rembang, Blora, Season City Jakarta Barat, Setradar AU Jombang, Serang, Pantai Gebang, Pantai Jember dan Pamekasan.
Sebanyak 42 titik pemantauan hilal ada 19 titik yang sudah melaporkan bahwa mereka tidak berhasil melihat hilal.
Adapun ke-19 lokasi tersebut yaitu Gresik, Pantai Genjeran Surabaya, Pantai Tanjung Kodok, Gebang Pangkalan, Watu Kosek Pasuruan, Pantai Serang Blitar, Ngeliyep Malang, Tanjung Tembaga, Situbondo, Pelabuhan Ratu, Pati, Karangjahe Rembang, Blora, Season City Jakarta Barat, Setradar AU Jombang, Serang, Pantai Gebang, Pantai Jember dan Pamekasan.
(rat)