Dunia Kecam Rencana Pengakuan Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel
Rabu, 06 Desember 2017 - 21:30 WIB
A
A
A
Rencana kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan Kedutaan Besar (Kedubes) di Israel ke Kota Suci menuai kecaman dari dunia Internasional.
Pengakuan ini dinilai sebagai langkah mengejutkan sepanjang sejarah kebijakan luar negeri AS, dan dianggap akan memicu ketegangan dan meningkatkan ekskalasi konflik di Timur Tengah.
Sejumlah kepala negara seperti Arab Saudi, Iran, Turki, Rusia, dan China menyayangkan kebijakan AS tersebut karena dinilai hanya akan membawa kekisruhan dan ketidakstabilan serta mengganggu perasaan umat Muslim.
Pengakuan ini dinilai sebagai langkah mengejutkan sepanjang sejarah kebijakan luar negeri AS, dan dianggap akan memicu ketegangan dan meningkatkan ekskalasi konflik di Timur Tengah.
Sejumlah kepala negara seperti Arab Saudi, Iran, Turki, Rusia, dan China menyayangkan kebijakan AS tersebut karena dinilai hanya akan membawa kekisruhan dan ketidakstabilan serta mengganggu perasaan umat Muslim.
(bon)