KUR BNI Sentuh 2.381 Petani Penggarap Lahan Hutan Perhutanan Sosial
Jum'at, 09 Maret 2018 - 17:47 WIB
A
A
A
Menteri BUMN Rini M Soemarno (tengah) dan Direktur Utama BNI Achmad Baiquni (kanan) meninjau perlengkapan pendukung produksi pertanian untuk lahan Perhutanan Sosial di Tuban sebagai bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BNI di Desa Ngimbang, Palang, Tuban, Jawa Timur, Jumat (9/3/2018). PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) juga mendapat mandat untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petani penggarap lahan hutan melalui Program Perhutanan Sosial yang digagas oleh pemerintah.
BNI merupakan bank pertama yang menyalurkan pembiayaan KUR dengan kerangka Program Perhutanan Sosial tahap pertama bagi petani penggarap di Probolinggo, Jember, Lumajang, Madiun, Tulungagung, dan Tuban. Di enam lokasi tersebut telah disalurkan KUR kepada 1.715 petani penggarap sebesar Rp10,443 miliar dengan total luas lahan 5.717 Hektar (Ha) di 6 kabupaten di Jawa Timur. Adapun petani yang menerima SK IPHPS dan KULIN-KK tahap pertama sebanyak 2.778 petani. BNI akan terus mendistrisbusikan KUR kepada sisa petani penggarap lainnya pada penyaluran KUR BNI tahap kedua nanti.
?
BNI merupakan bank pertama yang menyalurkan pembiayaan KUR dengan kerangka Program Perhutanan Sosial tahap pertama bagi petani penggarap di Probolinggo, Jember, Lumajang, Madiun, Tulungagung, dan Tuban. Di enam lokasi tersebut telah disalurkan KUR kepada 1.715 petani penggarap sebesar Rp10,443 miliar dengan total luas lahan 5.717 Hektar (Ha) di 6 kabupaten di Jawa Timur. Adapun petani yang menerima SK IPHPS dan KULIN-KK tahap pertama sebanyak 2.778 petani. BNI akan terus mendistrisbusikan KUR kepada sisa petani penggarap lainnya pada penyaluran KUR BNI tahap kedua nanti.
?
(ary)