Aksi Mahasiswa Kaltim...
1/3
Mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa (FAM) Kaltim, Kamis (22/4/2021) menyuarakan adanya temuan kasus dugaan korupsi di depan kantor Kejati Kaltim dan Menagih Janji Kejaksaan Agung RI akan menyelesaikan Kasus Korupsi yang selama ini Mangkrak atau Jalan di Tempat , Jalan Bung Tomo, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Aksi Mahasiswa Kaltim...
2/3
Ketua FAM Kaltim sekaligus Korlap aksi Nazhar saat dikonfirmasi meminta Kejati Kaltim berupaya mengawal kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Yayasan Pendidikan Sendawar senilai Rp 18 miliar pada 2013 silam dan Meminta Bapak Jaksa Agung RI bertindak sesuai Janji Beliau bahwa Kasus Kasus Mangkrak perlu di Tuntaskan jangan jalan di tempat.
Aksi Mahasiswa Kaltim...
3/3
Mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa (FAM) Kaltim, Kamis (22/4/2021) menyuarakan adanya temuan kasus dugaan korupsi di depan kantor Kejati Kaltim dan Menagih Janji Kejaksaan Agung RI akan menyelesaikan Kasus Korupsi yang selama ini Mangkrak atau Jalan di Tempat , Jalan Bung Tomo, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Aksi Mahasiswa Kaltim...
Aksi Mahasiswa Kaltim...
Aksi Mahasiswa Kaltim...

Aksi Mahasiswa Kaltim Tagih Janji Kajagung Ungkap Kasus Mangkrak 18 M

Kamis, 22 April 2021 - 18:06 WIB
A A A
Mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa (FAM) Kaltim, Kamis (22/4/2021) menyuarakan adanya temuan kasus dugaan korupsi di depan kantor Kejati Kaltim dan Menagih Janji Kejaksaan Agung RI akan menyelesaikan Kasus Korupsi yang selama ini Mangkrak atau Jalan di Tempat , Jalan Bung Tomo, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Ketua FAM Kaltim sekaligus Korlap aksi Nazhar saat dikonfirmasi meminta Kejati Kaltim berupaya mengawal kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Yayasan Pendidikan Sendawar senilai Rp 18 miliar pada 2013 silam dan Meminta Bapak Jaksa Agung RI bertindak sesuai Janji Beliau bahwa Kasus Kasus Mangkrak perlu di Tuntaskan jangan jalan di tempat.

"Kami datang ke sini, terkait instruksi Kejagung (Kejaksaan Agung) untuk penuntasan kasus yang sudah ada terdakwanya, yaitu Prof Sutedja. Dari aliran dana bansos Rp 18 miliar diketahui ada Rp 4,2 miliar lebih yang menghilang keberadaanya dan entah ke mana larinya," tutur Nazhar,

Dia menambahkan, aliran dana bansos juga melibatkan tiga yayasan pendidikan di Kubar, tetapi hanya satu di antaranya yang keluar sebagai penerima, yakni Prof Sutedja yang saat ini telah berstatus sebagai terdakwa.

Di dalam persidangan, Prof Sutedja mengungkap fakta kalau aliran dana korupsi tak hanya mengalir kepada dirinya.

Sebab ada nama anggota DPRD Kaltim yang juga diduga turut menerima uang tersebut melalui anggota stafnya.

"Staf Ahli Anggota dewan berinisial Y dan B yang mana katanya dana hibah ini di-backup beberapa fraksi yang ada di DPRD Kaltim. Dugaannya mengalir ke PDIP, Hanura dan Demokrat pada waktu itu," ucapnya.

Meski sudah dua inisial anggota dewan yang disebut, namun menurut Nhazar ada tiga nama anggota parlemen Kaltim yang diduga juga terlibat.

Hanya dua di antaranya sudah berstatus nonaktif, dan satu sisanya masih bekerja hingga saat ini.

"Mengalir ke tiga anggota dewan. Dua sudah tidak aktif, satu masih aktif sampai hari ini," bebernya.

Terpisah menanggapi tuntutan para mahasiswa, pihak Kejati Kaltim yang diwakili Kasi C Bidang Intel Kejati Kaltim, Erwin menyampaikan sudah menerima tuntutan mahasiswa dan akan segera mengambil langkah awal.

"Kita tetap monitor sebagai langkah awal dan menunggu dokumen-dokumennya. Itu baru atau lama yang dijadikan barang bukti di persidangan. Dokumennya itu nanti dinilai dulu, sambil koordinasi dengan proses penanganannya waktu pertama prosesnya," tuturnya.

Erwin mengemukakan, dirinya tak bisa berkata dan berandai terlalu jauh tanpa memastikan dulu dokumen fakta persidangan yang telah disuarakan mahasiswa dari FAM Kaltim ini.

"Yang jelas kami lihat dulu dokumen putusannya sudah pernah ada atau belum. Kalau belum pernah ada tindak lanjutnya, nanti belum tahu ya seperti apa. Belum bisa ngomong, belum bisa prediksi langkahnya ke depan. Yang jelas kami akan cek waktu perkara penanganan awalnya," ucapnya.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Aksi Kamisan Mengenang...
Aksi Kamisan Mengenang 18 Tahun Kematian Kasus Munir
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Peredaran 18 Kg Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi Transnasional
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap 8 Kasus Menonjol
Aksi Mahasiswa Kawal...
Aksi Mahasiswa Kawal Sidang Kasus Oknum Dosen Unsri Terdakwa Pelecehanan Seksual
Polda Jatim Ungkap Kasus...
Polda Jatim Ungkap Kasus Perniagaan Satwa Dilindungi
Gubernur Kaltim Salurkan...
Gubernur Kaltim Salurkan UKT Gratis Rp44 Miliar untuk 32 Ribu Mahasiswa
Foto Terkini
Potret Transportasi...
Potret Transportasi Tradisional untuk Menyeberangi Sungai Cisadane
7 jam yang lalu
Jalan-Jalan Naik Bajaj...
Jalan-Jalan Naik Bajaj Menikmati Destinasi Semarang
7 jam yang lalu
Raffi Ahmad Bantah Terlibat...
Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Impor Blueray Cargo
10 jam yang lalu
Dukung Transformasi...
Dukung Transformasi Digital, Gedung Pertunjukan Jakarta Terapkan Sistem Pemesanan Tiket Terintegrasi
10 jam yang lalu
Gastronomi Molekuler...
Gastronomi Molekuler Ungkap Cara Menjaga Laut Lewat Pilihan Seafood
15 jam yang lalu
Inovasi Baru Indomie...
Inovasi Baru Indomie Hadir Lewat Varian Goreng Cabe Ijo
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Suasana SPBU di Jakarta...
Suasana SPBU di Jakarta Usai Harga Pertamax Meroket menjadi Rp16.250 Per Liter
Diskon Hingga 50 Persen...
Diskon Hingga 50 Persen dan Hadiah Langsung! United Bike dan United E-Motor Meriahkan Jakarta Fair 2026
Indonesia Taklukkan...
Indonesia Taklukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
Suasana Pom Bensin Usai...
Suasana Pom Bensin Usai Kenaikan Harga Pertamax Nyaris Rp4.000 per Liter
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Warga Beralih ke Pertalite