Dari Layar ke Jiwa: Nobar Believe Sambut HUT ke-80 RI Bersama INTI Tangsel
Minggu, 10 Agustus 2025 - 08:23 WIB
A
A
A
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Tangerang Selatan mengadakan acara nonton bareng film nasionalis berjudul Believe bersama para pengurus inti mengundang Kodiklat TNI dan Perempuan Berkebaya Tangerang Raya.
Believe adalah sebuah karya sinema yang mengangkat kisah inspiratif tentang keteladanan kepemimpinan, pengorbanan, kepercayaan diri, dan semangat nasionalisme. Dengan latar belakang sejarah militer Indonesia yang jarang diangkat ke layar lebar, termasuk Operasi Seroja tahun 1975, film ini menjadi ruang refleksi mendalam bagi para penonton. Ia menyuarakan pesan bahwa karakter kepemimpinan sejati dibentuk bukan hanya oleh kemenangan, tetapi juga oleh keberanian untuk berkorban dan kesetiaan pada tanah air.
Kegiatan ini tidak semata bertujuan mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan mitra strategis INTI Tangerang Selatan. Lebih dari itu, melalui layar perak, tersampaikan sebuah ajakan moral seperti disampaikan oleh Ketua INTI Tangsel, Santo Wirawan untuk “menumbuhkan semangat cinta tanah air serta mendorong generasi muda keluar dari zona nyaman demi mewujudkan cita-cita sebagai pemimpin bangsa di masa depan.”
Film Believe juga menampilkan perjalanan karier dan kepemimpinan Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang kini menjabat sebagai Panglima TNI. Dalam setiap adegan, tersirat bahwa kerja keras, pengorbanan, dan dedikasi bukan hanya membawa seseorang menuju puncak karier, tetapi juga menjadikannya pelita bagi negeri, dalam gelapnya tantangan zaman.
Dengan semangat Hari Kemerdekaan ke-80, acara ini menjadi lebih dari sekadar tontonan ia menjadi lantunan pesan kebangsaan. Momentum ini mengingatkan kita semua bahwa jiwa kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila adalah akar yang akan menumbuhkan Indonesia yang lebih kuat, lebih bersatu, dan mampu berdiri sejajar di panggung dunia.
Believe adalah sebuah karya sinema yang mengangkat kisah inspiratif tentang keteladanan kepemimpinan, pengorbanan, kepercayaan diri, dan semangat nasionalisme. Dengan latar belakang sejarah militer Indonesia yang jarang diangkat ke layar lebar, termasuk Operasi Seroja tahun 1975, film ini menjadi ruang refleksi mendalam bagi para penonton. Ia menyuarakan pesan bahwa karakter kepemimpinan sejati dibentuk bukan hanya oleh kemenangan, tetapi juga oleh keberanian untuk berkorban dan kesetiaan pada tanah air.
Kegiatan ini tidak semata bertujuan mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan mitra strategis INTI Tangerang Selatan. Lebih dari itu, melalui layar perak, tersampaikan sebuah ajakan moral seperti disampaikan oleh Ketua INTI Tangsel, Santo Wirawan untuk “menumbuhkan semangat cinta tanah air serta mendorong generasi muda keluar dari zona nyaman demi mewujudkan cita-cita sebagai pemimpin bangsa di masa depan.”
Film Believe juga menampilkan perjalanan karier dan kepemimpinan Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang kini menjabat sebagai Panglima TNI. Dalam setiap adegan, tersirat bahwa kerja keras, pengorbanan, dan dedikasi bukan hanya membawa seseorang menuju puncak karier, tetapi juga menjadikannya pelita bagi negeri, dalam gelapnya tantangan zaman.
Dengan semangat Hari Kemerdekaan ke-80, acara ini menjadi lebih dari sekadar tontonan ia menjadi lantunan pesan kebangsaan. Momentum ini mengingatkan kita semua bahwa jiwa kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila adalah akar yang akan menumbuhkan Indonesia yang lebih kuat, lebih bersatu, dan mampu berdiri sejajar di panggung dunia.
(sra)