DAIKIN Siap Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dalam Tingkatkan Kompetensi Pendidikan Vokasi
PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) menyatakan kesiapannya memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam upaya peningkatan kompetensi pendidikan vokasi. Pernyataan ini disampaikan Budi Mulia, Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia, menyusul penandatanganan nota kesepahaman antara DAIKIN dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah baru-baru ini.
“Nota kesepahaman ini merupakan penguatan dari komitmen DAIKIN dalam kolaborasinya dengan institusi pendidikan vokasi. Tak berjalan sporadis, namun dalam kerangka kuat yang bersinergi dengan pemerintah demi peningkatan kompetensi pendidikan vokasi di Indonesia,” ujar Budi Mulia. Berdasarkan nota kesepahaman ini, perusahaan tengah menyusun berbagai peningkatan kolaborasi yang telah berjalan dengan sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia, sekaligus memperluasnya ke institusi pendidikan vokasi lainnya.
Nota kesepahaman antara DAIKIN dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini dilakukan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus. Kerja sama yang berlangsung selama tiga tahun ke depan itu mencakup delapan ruang lingkup, mulai dari penyelarasan kurikulum, peningkatan kompetensi peserta didik dan tenaga pengajar, penyediaan sarana dan prasarana, pelaksanaan sertifikasi industri, penyediaan praktik kerja lapangan dan magang, hingga penyerapan tenaga kerja bagi lulusan.
Budi Mulia menegaskan pentingnya sinergi dengan pemerintah dalam peningkatan kompetensi pendidikan vokasi, khususnya terkait upaya perusahaan memperluas keberadaan tenaga ahli refrigerasi dan tata udara di Indonesia. “Sejalan dengan peningkatan pembangunan Indonesia, kebutuhan tenaga ahli terkait ini masih sangat potensial di masa depan. Inilah yang kami upayakan melalui dukungan pada peningkatan kompetensi pendidikan vokasi, baik bagi siswa maupun tenaga pengajar,” jelasnya.
Terkait kebutuhan tenaga ahli, DAIKIN sendiri memiliki 16 kantor perwakilan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dengan sekitar 1.400 mitra bisnis. Perusahaan juga mengoperasikan pabrik AC hunian dengan skala produksi penuh pertama di Indonesia, yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Pabrik ini mampu menyerap 2.500 tenaga kerja lokal dengan target produksi mencapai 1,5 juta unit AC per tahun.
Kepedulian DAIKIN pada peningkatan kompetensi pendidikan vokasi sejatinya bukan hal baru. Hingga kini, perusahaan telah berkolaborasi dengan 38 SMK dan dua universitas, khususnya dalam bidang refrigerasi dan tata udara. Kolaborasi ini juga melahirkan DAIKIN Center of Excellence yang berfungsi sebagai ruang khusus untuk pengajaran bidang tata udara, lengkap dengan perangkat AC DAIKIN terpasang sebagai fasilitas praktik.
Peningkatan ruang praktik tersebut melengkapi komitmen DAIKIN dalam memberikan dukungan pelatihan dan uji kompetensi yang akan menjadi agenda rutin setiap tahunnya melalui DAIKIN Center of Excellence. “Dengan nota kesepahaman ini, DAIKIN Center of Excellence bakal terus bertambah ke depannya, meluas menjangkau lebih banyak institusi pendidikan vokasi di berbagai wilayah Indonesia,” pungkas Budi Mulia.