Pacific Coatings Show 2025: Pusat Inovasi Industri Cat & Pelapis Hadir di Jakarta
Senin, 22 September 2025 - 20:29 WIB
A
A
A
Setelah sukses menyelenggarakan Pacific Coatings Show (PCS) 2023 sebagai satu-satunya pameran B2B yang menampilkan tren dan inovasi industri cat serta pelapis, Vincentz Network dan NürnbergMesse GmbH bekerja sama dengan PT Traya Eksibisi Internasional (Traya Events) kembali menghadirkan Pacific Coatings Show & Conference (PCS). Pameran ini akan berlangsung selama tiga hari, pada 29–31 Oktober 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. PCS menjadi ajang terbesar dan paling bergengsi untuk industri cat dan pelapis di Asia Tenggara, sekaligus platform penting yang mempertemukan inovasi global dengan peluang pasar Asia Pasifik.
Pacific Coatings Show & Conference (PCS) 2025 akan menghadirkan lebih dari 80 brand lokal maupun internasional dari berbagai negara, termasuk Jerman, Belanda, Finlandia, Korea Selatan, Malaysia, China, Singapura, dan Thailand. Beberapa pemain besar yang telah memastikan partisipasi antara lain BYK, Niemann, Ceronas, VMA Getzmann, dan Colorindo Chemtra. Mereka akan menampilkan solusi terkini yang mencakup bahan baku inovatif, peralatan laboratorium mutakhir, teknologi produksi efisien, hingga sistem aplikasi modern.
Etty Anggraeni, Direktur Traya Events, mengatakan PCS akan dihadiri lebih dari 2.600 pengambil keputusan, mulai dari pemasok bahan baku, produsen teknologi laboratorium dan produksi, hingga distributor dan formulator, baik dari Indonesia maupun dari negara-negara Asia Pasifik.
“Kehadiran mereka menegaskan pentingnya PCS 2025 sebagai panggung strategis untuk menjalin kemitraan, menemukan teknologi baru, dan membaca arah perkembangan industri,” tambahnya.
Data dari Asosiasi Produsen Cat Indonesia (APCI) menyebutkan konsumsi cat dalam negeri saat ini mencapai 1,3 juta metrik ton atau 4,2 kilogram per kapita, naik sekitar 0,2 juta metrik ton dibanding dua tahun lalu. Sejumlah riset juga memperkirakan industri cat dan pelapis Indonesia akan tumbuh dengan laju CAGR sebesar 6,50% sepanjang periode 2025–2032.
Tidak hanya pameran, PCS 2025 juga menghadirkan 15 seminar dan 6 short course dari 15 narasumber internasional yang ahli di bidangnya, membahas perkembangan tren dan teknologi industri cat dan pelapis dunia. Seminar dan short course ini berlangsung selama tiga hari, dirancang untuk menjawab dinamika pasar Asia Tenggara yang terus berkembang. Menariknya, seluruh pengunjung dapat mengikuti konferensi tanpa biaya tambahan, menjadikannya kesempatan ideal untuk memperkaya wawasan sekaligus memperluas jejaring profesional.
“Melalui PCS 2025, kami menghadirkan platform yang mendorong pertukaran pengetahuan antara penyedia teknologi internasional dan pasar Asia Tenggara yang terus bertumbuh. Konferensi ini menjadi bagian penting yang terbuka, praktis, dan berorientasi ke depan,” ujar Matthias Janz, Director Trade Shows Vincentz Network.
Sementara itu, Alexander Mattausch, Executive Director Exhibitions NürnbergMesse GmbH, menegaskan PCS bukan sekadar pameran dagang, melainkan titik temu strategis bagi para pelaku industri yang ingin memperkuat posisi dan memperluas jaringan di Asia Tenggara.
“Kualitas peserta pameran yang terkurasi serta interaksi aktif dari pengunjung menjadikan PCS wadah yang relevan untuk pertumbuhan bisnis dan kolaborasi jangka panjang,” ujarnya.
Pacific Coatings Show & Conference (PCS) 2025 akan menghadirkan lebih dari 80 brand lokal maupun internasional dari berbagai negara, termasuk Jerman, Belanda, Finlandia, Korea Selatan, Malaysia, China, Singapura, dan Thailand. Beberapa pemain besar yang telah memastikan partisipasi antara lain BYK, Niemann, Ceronas, VMA Getzmann, dan Colorindo Chemtra. Mereka akan menampilkan solusi terkini yang mencakup bahan baku inovatif, peralatan laboratorium mutakhir, teknologi produksi efisien, hingga sistem aplikasi modern.
Etty Anggraeni, Direktur Traya Events, mengatakan PCS akan dihadiri lebih dari 2.600 pengambil keputusan, mulai dari pemasok bahan baku, produsen teknologi laboratorium dan produksi, hingga distributor dan formulator, baik dari Indonesia maupun dari negara-negara Asia Pasifik.
“Kehadiran mereka menegaskan pentingnya PCS 2025 sebagai panggung strategis untuk menjalin kemitraan, menemukan teknologi baru, dan membaca arah perkembangan industri,” tambahnya.
Data dari Asosiasi Produsen Cat Indonesia (APCI) menyebutkan konsumsi cat dalam negeri saat ini mencapai 1,3 juta metrik ton atau 4,2 kilogram per kapita, naik sekitar 0,2 juta metrik ton dibanding dua tahun lalu. Sejumlah riset juga memperkirakan industri cat dan pelapis Indonesia akan tumbuh dengan laju CAGR sebesar 6,50% sepanjang periode 2025–2032.
Tidak hanya pameran, PCS 2025 juga menghadirkan 15 seminar dan 6 short course dari 15 narasumber internasional yang ahli di bidangnya, membahas perkembangan tren dan teknologi industri cat dan pelapis dunia. Seminar dan short course ini berlangsung selama tiga hari, dirancang untuk menjawab dinamika pasar Asia Tenggara yang terus berkembang. Menariknya, seluruh pengunjung dapat mengikuti konferensi tanpa biaya tambahan, menjadikannya kesempatan ideal untuk memperkaya wawasan sekaligus memperluas jejaring profesional.
“Melalui PCS 2025, kami menghadirkan platform yang mendorong pertukaran pengetahuan antara penyedia teknologi internasional dan pasar Asia Tenggara yang terus bertumbuh. Konferensi ini menjadi bagian penting yang terbuka, praktis, dan berorientasi ke depan,” ujar Matthias Janz, Director Trade Shows Vincentz Network.
Sementara itu, Alexander Mattausch, Executive Director Exhibitions NürnbergMesse GmbH, menegaskan PCS bukan sekadar pameran dagang, melainkan titik temu strategis bagi para pelaku industri yang ingin memperkuat posisi dan memperluas jaringan di Asia Tenggara.
“Kualitas peserta pameran yang terkurasi serta interaksi aktif dari pengunjung menjadikan PCS wadah yang relevan untuk pertumbuhan bisnis dan kolaborasi jangka panjang,” ujarnya.
(sra)