Industri Cat dan Pelapis Indonesia Tumbuh Pesat, PCS 2025 Dorong Inovasi dan Investasi
Kamis, 04 Desember 2025 - 17:59 WIB
A
A
A
Jakarta – Pacific Coatings Show & Conference (PCS) 2025 resmi berakhir pada 30 Oktober 2025 dengan mencatat lebih dari 2.700 pengunjung. Acara tiga hari ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar penting bagi industri cat dan pelapis di Asia-Pasifik, sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat pertukaran teknologi dan kolaborasi industri.
PCS 2025 menghadirkan 52 peserta pameran dari sembilan negara yang menampilkan teknologi manufaktur, bahan baku, aditif, dan solusi ramah lingkungan. Program business matching membuka banyak peluang kerja sama baru, memperkuat daya saing industri pelapis Indonesia di pasar global.
Acara ini juga menyelenggarakan lebih dari 20 seminar internasional dan enam kursus singkat, diikuti lebih dari 500 peserta. Topik yang dibahas mencakup tren teknologi global, inovasi material, keberlanjutan, serta dinamika pasar kimia. Pembicara dari Asia, Eropa, dan Amerika Serikat berkontribusi dalam memperluas wawasan industri.
Perwakilan NürnbergMesse, Vincentz Network, serta perusahaan peserta seperti ceronas dan ystral menegaskan potensi besar Indonesia dan pesatnya pertumbuhan pasar pelapis Asia. Banyaknya peluang bisnis baru dan minat tinggi dari negara kawasan menunjukkan posisi strategis PCS sebagai acara industri terdepan.
Setelah kesuksesan tahun ini, PCS akan kembali digelar pada 27–29 Oktober 2027, dengan skala lebih besar, zona tematik baru, dan inovasi teknologi yang lebih luas untuk menjawab kebutuhan industri global yang terus berkembang.
PCS 2025 menghadirkan 52 peserta pameran dari sembilan negara yang menampilkan teknologi manufaktur, bahan baku, aditif, dan solusi ramah lingkungan. Program business matching membuka banyak peluang kerja sama baru, memperkuat daya saing industri pelapis Indonesia di pasar global.
Acara ini juga menyelenggarakan lebih dari 20 seminar internasional dan enam kursus singkat, diikuti lebih dari 500 peserta. Topik yang dibahas mencakup tren teknologi global, inovasi material, keberlanjutan, serta dinamika pasar kimia. Pembicara dari Asia, Eropa, dan Amerika Serikat berkontribusi dalam memperluas wawasan industri.
Perwakilan NürnbergMesse, Vincentz Network, serta perusahaan peserta seperti ceronas dan ystral menegaskan potensi besar Indonesia dan pesatnya pertumbuhan pasar pelapis Asia. Banyaknya peluang bisnis baru dan minat tinggi dari negara kawasan menunjukkan posisi strategis PCS sebagai acara industri terdepan.
Setelah kesuksesan tahun ini, PCS akan kembali digelar pada 27–29 Oktober 2027, dengan skala lebih besar, zona tematik baru, dan inovasi teknologi yang lebih luas untuk menjawab kebutuhan industri global yang terus berkembang.
(sra)