GreenBizReady: Inisiatif Jejakin dan CIMB Niaga Menuju Ekonomi Rendah Karbo
Senin, 17 November 2025 - 16:19 WIB
A
A
A
Jakarta, 17 November 2025 – Jejakin berkolaborasi dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) meluncurkan GreenBizReady, sebuah platform yang membantu pelaku usaha baik skala UKM maupun korporasi untuk memulai dan mempercepat transisi menuju bisnis berkelanjutan.
Kolaborasi ini menghadirkan CarbonIQ by Jejakin sebagai platform utama dalam perhitungan emisi para pelaku usaha yang bergabung dalam GreenBizReady. CarbonIQ merupakan solusi digital yang memungkinkan perusahaan mengukur, memantau, dan mengelola emisi karbon mereka secara komprehensif sesuai standar global seperti GHG Protocol dan ISO 14064. Dengan pendekatan berbasis data, CarbonIQ membantu bisnis memahami sumber emisi dari seluruh rantai nilai, mulai dari operasional, energi, hingga aktivitas logistik dan konsumsi produk.
GreenBizReady dikembangkan sebagai one-stop sustainability ecosystem untuk mempercepat langkah keberlanjutan nasabah CIMB Niaga. Hal ini diwujudkan melalui penyediaan akses ke berbagai layanan mulai dari pengukuran jejak karbon, konsultasi keberlanjutan, hingga pembiayaan berbasis kinerja keberlanjutan seperti Sustainability-Linked Loan (SLL).
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan inisiatif ini seiring dengan pertumbuhan kebutuhan dan kesiapan pasar. Tentunya, dukungan dari pemerintah, regulator, dan pelaku usaha sangat penting agar ekosistem keuangan berkelanjutan semakin kokoh. GreenBizReady merepresentasikan bentuk kemitraan strategis yang menghadirkan solusi pembiayaan dan non- pembiayaan terintegrasi. Kami berharap upaya ini dapat menjadi katalisator perubahan nyata menuju ekonomi hijau dan inklusif di Indonesia selaras dengan pesan keberlanjutan CIMB Niaga #SekarangUntukMasaDepan dan strategi bisnis jangka panjang Forward30 serta purpose kami Advancing Customers and Society,” ujar Head of Commercial Banking CIMB Niaga Christian Prajitno.
Data emisi yang didapatkan melalui CarbonIQ menjadi acuan penting bagi perusahaan untuk mengetahui kondisi awal emisi karbon, menetapkan target pengurangan emisi, memvalidasi pencapaian keberlanjutan, sekaligus memperoleh insentif pembiayaan dari CIMB Niaga.
Menurut Arfan Arlanda, Founder & CEO Jejakin, langkah CIMB Niaga menerapkan sistem pelaporan emisi berbasis data dan berstandar global menjadi tonggak penting bagi sektor keuangan dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon di Indonesia.
“Integrasi CarbonIQ dalam ekosistem GreenBizReady bukan hanya mendigitalisasi dan simplifikasi proses perhitungan emisi, tapi juga membantu lembaga keuangan seperti CIMB Niaga menilai kinerja keberlanjutan nasabah secara objektif dan berbasis data. Ini contoh nyata bagaimana teknologi bisa mempercepat perubahan sistemik,” tambahnya.
Sejalan dengan visi Indonesia menuju net zero emissions pada 2060, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan sektor usaha menghadapi tuntutan regulasi dan pasar global yang semakin menekankan transparansi emisi dan praktik ESG.
Dengan CarbonIQ, perusahaan dapat mengakses dashboard yang menampilkan emisi mereka secara real time, melakukan simulasi pengurangan emisi, serta menghasilkan laporan yang siap diaudit untuk keperluan pelaporan publik maupun sertifikasi atas kinerja keberlanjutan yang telah dilakukan.
Bagi Jejakin, kerja sama ini mempertegas perannya sebagai penyedia solusi keberlanjutan end- to-end sustainability solutions yang mendukung berbagai sektor, termasuk keuangan, energi, transportasi, dan FMCG. Jejakin akan terus memperluas kolaborasi strategis guna memastikan setiap inisiatif menuju keberlanjutan yang berdasarkan data yang akurat, terukur, serta dapat diverifikasi secara transparan.
Kolaborasi ini menghadirkan CarbonIQ by Jejakin sebagai platform utama dalam perhitungan emisi para pelaku usaha yang bergabung dalam GreenBizReady. CarbonIQ merupakan solusi digital yang memungkinkan perusahaan mengukur, memantau, dan mengelola emisi karbon mereka secara komprehensif sesuai standar global seperti GHG Protocol dan ISO 14064. Dengan pendekatan berbasis data, CarbonIQ membantu bisnis memahami sumber emisi dari seluruh rantai nilai, mulai dari operasional, energi, hingga aktivitas logistik dan konsumsi produk.
GreenBizReady dikembangkan sebagai one-stop sustainability ecosystem untuk mempercepat langkah keberlanjutan nasabah CIMB Niaga. Hal ini diwujudkan melalui penyediaan akses ke berbagai layanan mulai dari pengukuran jejak karbon, konsultasi keberlanjutan, hingga pembiayaan berbasis kinerja keberlanjutan seperti Sustainability-Linked Loan (SLL).
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan inisiatif ini seiring dengan pertumbuhan kebutuhan dan kesiapan pasar. Tentunya, dukungan dari pemerintah, regulator, dan pelaku usaha sangat penting agar ekosistem keuangan berkelanjutan semakin kokoh. GreenBizReady merepresentasikan bentuk kemitraan strategis yang menghadirkan solusi pembiayaan dan non- pembiayaan terintegrasi. Kami berharap upaya ini dapat menjadi katalisator perubahan nyata menuju ekonomi hijau dan inklusif di Indonesia selaras dengan pesan keberlanjutan CIMB Niaga #SekarangUntukMasaDepan dan strategi bisnis jangka panjang Forward30 serta purpose kami Advancing Customers and Society,” ujar Head of Commercial Banking CIMB Niaga Christian Prajitno.
Data emisi yang didapatkan melalui CarbonIQ menjadi acuan penting bagi perusahaan untuk mengetahui kondisi awal emisi karbon, menetapkan target pengurangan emisi, memvalidasi pencapaian keberlanjutan, sekaligus memperoleh insentif pembiayaan dari CIMB Niaga.
Menurut Arfan Arlanda, Founder & CEO Jejakin, langkah CIMB Niaga menerapkan sistem pelaporan emisi berbasis data dan berstandar global menjadi tonggak penting bagi sektor keuangan dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon di Indonesia.
“Integrasi CarbonIQ dalam ekosistem GreenBizReady bukan hanya mendigitalisasi dan simplifikasi proses perhitungan emisi, tapi juga membantu lembaga keuangan seperti CIMB Niaga menilai kinerja keberlanjutan nasabah secara objektif dan berbasis data. Ini contoh nyata bagaimana teknologi bisa mempercepat perubahan sistemik,” tambahnya.
Sejalan dengan visi Indonesia menuju net zero emissions pada 2060, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan sektor usaha menghadapi tuntutan regulasi dan pasar global yang semakin menekankan transparansi emisi dan praktik ESG.
Dengan CarbonIQ, perusahaan dapat mengakses dashboard yang menampilkan emisi mereka secara real time, melakukan simulasi pengurangan emisi, serta menghasilkan laporan yang siap diaudit untuk keperluan pelaporan publik maupun sertifikasi atas kinerja keberlanjutan yang telah dilakukan.
Bagi Jejakin, kerja sama ini mempertegas perannya sebagai penyedia solusi keberlanjutan end- to-end sustainability solutions yang mendukung berbagai sektor, termasuk keuangan, energi, transportasi, dan FMCG. Jejakin akan terus memperluas kolaborasi strategis guna memastikan setiap inisiatif menuju keberlanjutan yang berdasarkan data yang akurat, terukur, serta dapat diverifikasi secara transparan.
(sra)