Tandai 4 Hiu Paus, Langkah...
1/4
PT Pertamina International Shipping (PIS) menegaskan komitmennya dalam konservasi hiu paus (Rhincodon typus) di Indonesia melalui keberhasilan penandaan (tagging) empat ekor hiu paus di perairan Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Dengan capaian ini, PIS tercatat telah menandai total tujuh hiu paus dalam dua tahun terakhir.
Tandai 4 Hiu Paus, Langkah...
2/4
PT Pertamina International Shipping (PIS) menegaskan komitmennya dalam konservasi hiu paus (Rhincodon typus) di Indonesia melalui keberhasilan penandaan (tagging) empat ekor hiu paus di perairan Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Dengan capaian ini, PIS tercatat telah menandai total tujuh hiu paus dalam dua tahun terakhir.
Tandai 4 Hiu Paus, Langkah...
3/4
PT Pertamina International Shipping (PIS) menegaskan komitmennya dalam konservasi hiu paus (Rhincodon typus) di Indonesia melalui keberhasilan penandaan (tagging) empat ekor hiu paus di perairan Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Dengan capaian ini, PIS tercatat telah menandai total tujuh hiu paus dalam dua tahun terakhir.
Tandai 4 Hiu Paus, Langkah...
4/4
PT Pertamina International Shipping (PIS) menegaskan komitmennya dalam konservasi hiu paus (Rhincodon typus) di Indonesia melalui keberhasilan penandaan (tagging) empat ekor hiu paus di perairan Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Dengan capaian ini, PIS tercatat telah menandai total tujuh hiu paus dalam dua tahun terakhir.
Tandai 4 Hiu Paus, Langkah...
Tandai 4 Hiu Paus, Langkah...
Tandai 4 Hiu Paus, Langkah...
Tandai 4 Hiu Paus, Langkah...

Tandai 4 Hiu Paus, Langkah Nyata PIS Lindungi Raksasa Lautan Indonesia

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:09 WIB
A A A
PT Pertamina International Shipping (PIS) menegaskan komitmennya dalam konservasi hiu paus (Rhincodon typus) di Indonesia melalui keberhasilan penandaan (tagging) empat ekor hiu paus di perairan Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Dengan capaian ini, PIS tercatat telah menandai total tujuh hiu paus dalam dua tahun terakhir.

Proses penandaan yang dilakukan beberapa waktu lalu tersebut melibatkan Konservasi Indonesia, sebuah yayasan nasional yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan. Keberhasilan menandai individu-individu baru ini menjadi langkah penting dalam studi dan observasi ikan terbesar di dunia.

Keempat hiu paus tersebut diberi nama Pride, Prime, Bangka, dan Belitung, terinspirasi dari nama kapal tanker kebanggaan PIS.

Manager CSR PIS, Alih Istik Wahyuni, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk peran aktif perusahaan dalam menjaga kelestarian fauna laut Indonesia. Data yang dikumpulkan bersama mitra berpengalaman diharapkan dapat mendukung upaya perlindungan hiu paus sekaligus menjadi dasar penyesuaian operasional perusahaan agar berdampak positif terhadap keberlangsungan satwa tersebut.

Selain untuk kepentingan konservasi, penandaan ini juga bertujuan memetakan jalur migrasi hiu paus di perairan Nusantara. Informasi tersebut memungkinkan PIS mengantisipasi dan meminimalkan potensi tabrakan antara hiu paus dan kapal-kapal besar. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa tabrakan dengan kapal merupakan salah satu faktor penyebab kematian hiu paus dan penurunan populasinya.

Alih menambahkan, data hasil tagging akan diintegrasikan dengan data pelayaran PIS guna memetakan jalur migrasi hiu paus secara lebih akurat. Integrasi data ini diharapkan dapat menekan risiko tabrakan serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam pelestarian hiu paus di Indonesia.

Sementara itu, Focal Species Conservation Senior Manager Konservasi Indonesia, Mochamad Iqbal Herwata Putra, menjelaskan bahwa populasi hiu paus global saat ini menghadapi berbagai ancaman serius yang diperkirakan telah menurunkan populasinya lebih dari 50 persen. Meski demikian, upaya pemulihan yang konsisten membuka peluang pemulihan populasi dalam kurun waktu sekitar 100 tahun ke depan.

Ia menyebutkan bahwa tabrakan kapal, polusi laut, perubahan iklim, serta tangkapan tidak disengaja menjadi faktor utama yang menyebabkan hiu paus terdampar di berbagai wilayah pesisir. Melalui penandaan hiu paus di sejumlah lokasi, termasuk Kepulauan Derawan, PIS dan Konservasi Indonesia dapat menghimpun data penting untuk mempelajari koridor migrasi dan memperkuat perlindungan terhadap spesies yang terancam punah tersebut.

Kegiatan penandaan hiu paus ini merupakan bagian dari program Marine BiodiverSEAty yang berada di bawah payung BerSEAnergi untuk Laut, inisiatif CSR PIS pada pilar Environmental Preservation. Program ini menegaskan komitmen PIS dalam melindungi hiu paus sebagai spesies payung yang masuk dalam kategori terancam punah menurut IUCN.

Penandaan dilakukan menggunakan perangkat tag satelit untuk memantau pola pergerakan, jalur migrasi, dan habitat kritis hiu paus di perairan Derawan serta wilayah laut Indonesia lainnya.

Melalui Marine BiodiverSEAty, PIS juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 14: Life Below Water, sekaligus memperkuat kolaborasi konservasi laut yang berkelanjutan, berbasis data, dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari tingkat lokal hingga nasional.

Sebelumnya, pada tahun lalu, PIS telah melaksanakan kegiatan serupa di perairan Taman Nasional Teluk Cenderawasih, Kwatisore, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dengan menandai tiga ekor hiu paus. Setelah berhasil menandai total tujuh individu di Kwatisore dan Kepulauan Derawan, PIS berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini guna memperkaya basis data penelitian.

“Kami akan terus mengembangkan program ini untuk memetakan risiko tabrakan kapal dengan hiu paus (Whale Shark–Ship Collision Risk Map), sekaligus menyusun rekomendasi mitigasi dan masukan teknis bagi pengembangan SOP keselamatan laut,” tegas Alih.

Berdasarkan laporan International Union for Conservation of Nature (IUCN), hiu paus telah masuk dalam Daftar Merah spesies terancam punah sejak 2016. Sejak saat itu, berbagai upaya konservasi terus dilakukan, termasuk oleh PIS sebagai perusahaan di sektor maritim yang memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan ekosistem kelautan Indonesia.

Kalau mau, aku juga bisa:

memadatkan jadi siaran pers 1 halaman,

menyesuaikan gaya media nasional / korporat / CSR report, atau

menyederhanakan untuk konten website & media sosial.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Perkuat Ekosistem Biru...
Perkuat Ekosistem Biru Lautan Indonesia, PIS Tanam 525 Terumbu Karang di Maluku
BSI Scholarship 2024,...
BSI Scholarship 2024, Langkah Nyata Dukung Kemajuan Pendidikan
Lindungi Warga di Ruang...
Lindungi Warga di Ruang Digital, Kominfo Terapkan Tiga Langkah
RCTI Premium Sport Hadirkan...
RCTI Premium Sport Hadirkan 4 Tim Raksasa Asia Tenggara
Zwitsal Bersama Alfamart...
Zwitsal Bersama Alfamart Jaga Kesehatan Kulit 3.000 Bayi Indonesia Melalui ‘4 Langkah AKSI’
Bukti Nyata KSK Insurance...
Bukti Nyata KSK Insurance Indonesia Peduli
Foto Terkini
Mahasiswa Trisakti dan...
Mahasiswa Trisakti dan Esa Unggul Gaungkan Kembali Tritura di Depan DPR RI
8 jam yang lalu
Unjuk Rasa di DPR, Massa...
Unjuk Rasa di DPR, Massa HMI Bawa Boneka Jelangkung
11 jam yang lalu
Abhiseka Manggala Majapahit,...
Abhiseka Manggala Majapahit, Pelepasan Siswa KB-TK Labschool Jakarta Penuh Pesona Budaya
1 hari yang lalu
Jalur Kereta Sumbar,...
Jalur Kereta Sumbar, Penghubung Sejarah, Wisata, dan Kehidupan
1 hari yang lalu
Kolaborasi Tokopedia,...
Kolaborasi Tokopedia, TikTok Shop, dan Kementerian UMKM Perkuat Daya Saing UMKM Balikpapan
1 hari yang lalu
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Abhiseka Manggala Majapahit,...
Abhiseka Manggala Majapahit, Pelepasan Siswa KB-TK Labschool Jakarta Penuh Pesona Budaya
Aksi Dukung Program...
Aksi Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Kolaborasi Tokopedia,...
Kolaborasi Tokopedia, TikTok Shop, dan Kementerian UMKM Perkuat Daya Saing UMKM Balikpapan
CoZi LASIK, Inovasi...
CoZi LASIK, Inovasi Terbaru JEC Menteng untuk Penglihatan Lebih Baik
Karyawan dan Simpatisan...
Karyawan dan Simpatisan Hotel Sultan Gelar Aksi Tolak Eksekusi Lahan
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027