Melihat Pameran CLOSED, Ruang Kontemplasi di Tengah Arus Digital
Senin, 02 Maret 2026 - 08:54 WIB
A
A
A
Pengunjung melihat pameran bertajuk CLOSED di ara contemporary, Jakarta, Minggu (1/3/2026).
Pameran CLOSED menghadirkan pengalaman yang menolak pembacaan serba cepat. Pengunjung diajak memperlambat langkah dan menyelami detail yang nyaris tak terlihat, membuka ruang kontemplasi alih-alih menghadirkan penutupan.
Melalui medium kertas, Irfan Hendrian membangun struktur visual yang melampaui citra konvensional. Ia mengeksplorasi sisi lain bentuk sebagai pertemuan material, ingatan, dan sejarah, menghadirkan karya yang personal sekaligus politis.
Di tengah dominasi media digital, kertas ditegaskan kembali sebagai medium yang menyimpan jejak. Manuskrip, surat, dan dokumen menjadi simbol daya tahan sekaligus kerapuhan, ruang di mana ingatan terus bernegosiasi dengan perubahan. Pameran ini masih berlangsung hingga 17 Maret 2026.
Pameran CLOSED menghadirkan pengalaman yang menolak pembacaan serba cepat. Pengunjung diajak memperlambat langkah dan menyelami detail yang nyaris tak terlihat, membuka ruang kontemplasi alih-alih menghadirkan penutupan.
Melalui medium kertas, Irfan Hendrian membangun struktur visual yang melampaui citra konvensional. Ia mengeksplorasi sisi lain bentuk sebagai pertemuan material, ingatan, dan sejarah, menghadirkan karya yang personal sekaligus politis.
Di tengah dominasi media digital, kertas ditegaskan kembali sebagai medium yang menyimpan jejak. Manuskrip, surat, dan dokumen menjadi simbol daya tahan sekaligus kerapuhan, ruang di mana ingatan terus bernegosiasi dengan perubahan. Pameran ini masih berlangsung hingga 17 Maret 2026.
(sra)