Begini Pandangan Eksponen...
1/2
Publik di Indonesia terhenyak dengan peristiwa penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus beberapa waktu lalu.
Begini Pandangan Eksponen...
2/2
Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto (kedua kanan) didampingi Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah (kedua kiri), Asisten Intelijen Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto (kiri) dan Kepala Badan Pembinaan Hukum TNI Laksamana Muda TNI Farid Maruf (kanan) menyampaikan konferensi pers terkait kasus penyiraman air keras kepada Wakil Koordinator Bidang Eksternal KontraS Andrie Yunus di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (18/3/2026).
Begini Pandangan Eksponen...
Begini Pandangan Eksponen...

Begini Pandangan Eksponen 80-an dan Senator ProDEM Wawan Leak Soal Penyiraman Air Keras pada Aktivis KontraS

Jum'at, 20 Maret 2026 - 14:29 WIB
A A A
Jakarta - Publik di Indonesia terhenyak dengan peristiwa penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus beberapa waktu lalu.

Menurut Eksponen 80-an sekaligus Senator ProDEM, Wawan Leak, dari kejadian ini spekulasi berkembang dari siapa pelaku penyiraman, aktor intelektual dan motif yang melatar belakangi penyiraman air keras tersebut.

Kepolisian dibawah kendali Kapolri Listyo Sigit lanjut Wawan Leak telah bertindak cepat, dengan pernyataannya bahwa sudah tertangkap 4 pelaku penyiraman tersebut. Dengan jelas dan tegas dalam pernyataan resmi dari Polda Metro, bahwa keempat tersangka berlatar belakang institusi militer (BAIS).

Begitu juga dari kalangan militer tak kalah sigapnya, melalui Danpuspom TNI, bahwa pelaku sedang dalam proses pemeriksaan intensif dilakukan oleh Puspom TNI.

"Ada yang menggelitik diotak liar saya bahwa ada 'invisible hands' yang melatarbelakangi penyiraman air panas tersebut. Itu yang musti diungkap ke publik, sehingga tidak ada kesan saling tuding dan spekulasi narasi liar diatas kasus tersebut," jelas Wawan Leak dalan keterangan tertulisnya pada Jumat (20/3).

Dorongan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) tandas Wawan Leak muncul dipermukaan untuk mengungkap latar belakang/motivasi penyiraman air keras tersebut.

Menurut Wawan, TNI adalah anak kandung rakyat, begitu juga dengan Badan Intelijen Strategis (BAIS), sehingga sejahatnya militer dipastikan mempunyai jiwa nasionalisme. "Kecuali militer yang sudah terkontaminasi dengan kepentingan, baik pengusaha maupun penguasa sehingga tidak bisa juga di "gebyah uyah" atau pukul rata, bahwa TNI adalah brengsek dan musuhnya rakyat," jelas Wawan lagi.

Sepertinya narasi tersebut sudah mulai muncul dipermukaan dan harus diluruskan bahwa hanya TNI lah yang mampu menjaga kedaulatan dan ketahanan negara.

Dikotomi sipil militer lanjut Wawan harus juga segera disudahi karena akan menjadi batu sandungan guna menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

"Berhenti mengutuk gelap, segera nyalakan lilinmu. Rakyat dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah hubungan ibu dan anak, dan itu bukan sebatas jargon maupun propaganda yang diciptakan," jelas Wawan.

Hubungan melekat yang erat, hubungan emosional dan moral antara rakyat dengan TNI tandas Wawan jangan sampai ada yang mencoba memisahkan.

"Jangan sampai ada yang memisahkan hubungan biologis tentara terlahir dari rakyat karena jelas akan mengancam kedaulatan dan ketahanan negara," tutup Wawan Leak.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Begini Pandangan dan...
Begini Pandangan dan Saran Sejumlah Ahli Hukum pada Pemilih Pemula
Berikan Pandangan Soal...
Berikan Pandangan Soal Pendidikan, Angkatan Muda Muhammadiyah Apresiasi Cagub Hamzah Isa
Begini Pandangan Pengamat...
Begini Pandangan Pengamat Tentang Kunjungan Prabowo ke Perancis
Jaringan Aktivis Nusantara...
Jaringan Aktivis Nusantara : Hormati Keputusan Polri Soal Status AKBP Raden Brotoseno
Soal Bjorka, Jaringan...
Soal Bjorka, Jaringan Aktivis Nusantara Minta Dittipidsiber Bareskrim Polri Perkuat Dimensi Pencegahan
Dievakuasi dari Gaza,...
Dievakuasi dari Gaza, Aktivis Kemanusiaan Bang Onim dan Keluarga Tiba di Tanah Air
Foto Terkini
Sambut Libur Panjang,...
Sambut Libur Panjang, Whoosh Beri Diskon Rombongan hingga 20 Persen
8 jam yang lalu
GICC Bekali Perusahaan...
GICC Bekali Perusahaan Korea Pemahaman Sertifikasi Halal untuk Pasar Indonesia
15 jam yang lalu
Sambut Hari Jadi ke-1343,...
Sambut Hari Jadi ke-1343, Pemkot Palembang Percantik Kawasan Bantaran Musi
19 jam yang lalu
Pameran Weaving Wonders...
Pameran Weaving Wonders Angkat Peran Perempuan NTT
1 hari yang lalu
Enesis Group Raih 5...
Enesis Group Raih 5 Penghargaan HR Asia Awards 2026
1 hari yang lalu
Semarak Grand Opening...
Semarak Grand Opening 23 Semarang Shopping Center
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Enesis Group Raih 5...
Enesis Group Raih 5 Penghargaan HR Asia Awards 2026
Polisi Hadang Massa...
Polisi Hadang Massa Aksi di Jalan Jenderal Sudirman
Fahri Hamzah : Prabowo...
Fahri Hamzah : Prabowo Fokus Putus Rantai Ketimpangan Kaya dan Miskin
KAI Perkuat Transformasi...
KAI Perkuat Transformasi Energi Lewat Biodiesel B50
Pameran Weaving Wonders...
Pameran Weaving Wonders Angkat Peran Perempuan NTT
Pororo Carnival Ramaikan...
Pororo Carnival Ramaikan Liburan Sekolah di Kota Kasablanka