HUNDRED HOO HAA CUP 2026 Resmi Berakhir, Satukan Pebulutangkis dari 14 Negara
Senin, 15 Juni 2026 - 14:11 WIB
A
A
A
HUNDRED HOO HAA CUP 2026 resmi berakhir di ICE BSD City setelah berlangsung selama tiga hari, 12–14 Juni 2026. Turnamen bulutangkis internasional ini diikuti ribuan peserta dari 14 negara dan menghadirkan 647 pertandingan yang digelar secara simultan di 25 lapangan, mencakup berbagai kategori usia mulai 35+ hingga 70+, serta kategori khusus seperti 3 on 3, Combined Age, VVIP, dan OPEN MAX.35.
Turnamen ini menghadirkan suasana kompetitif sekaligus penuh kebersamaan, mempertemukan pemain senior dari berbagai negara, seperti Prancis, Malaysia, China, Taiwan, Sri Lanka, Korea Selatan, dan Kolombia dengan legenda-legenda bulutangkis Indonesia. Kategori OPEN MAX.35 juga menjadi daya tarik tersendiri berkat tingginya antusiasme pemain muda yang turut meramaikan kompetisi.
Salah satu sorotan utama datang dari Brice Leverdez asal Prancis, mantan pemain top 20 dunia BWF dan tiga kali Olympian, yang berhasil menjuarai Tunggal Putra Profesional 35 serta Ganda Putra Combined Age 90 bersama Flandy Limpele.
Sementara itu, sejumlah pemain Indonesia juga tampil dominan dengan merebut gelar di berbagai kategori profesional maupun khusus.
Brice Leverdez mengaku terkesan dengan pengalaman mengikuti turnamen ini.
Menurutnya, kesempatan untuk kembali bertanding, bertemu sahabat lama, dan merasakan atmosfer kompetisi membuatnya seolah kembali ke masa aktif sebagai atlet profesional. Senada dengan itu, Debby Susanto berharap HUNDRED HOO HAA CUP dapat terus berkembang dan menarik lebih banyak peserta internasional pada penyelenggaraan berikutnya.
Tournament Director HUNDRED HOO HAA CUP 2026, Marlev Mainaky, mengatakan tingginya antusiasme peserta dan kualitas pertandingan menunjukkan pentingnya turnamen ini dalam komunitas bulutangkis internasional.
Ia menegaskan bahwa ajang tersebut bukan hanya kompetisi, tetapi juga perayaan semangat olahraga lintas generasi dan lintas negara.
Dengan partisipasi dari 14 negara yang melampaui ekspektasi, HUNDRED HOO HAA CUP 2026 menjadi fondasi awal bagi pengembangan turnamen bulutangkis senior bertaraf global yang lebih besar, inklusif, dan berkelanjutan di masa mendatang.
Turnamen ini menghadirkan suasana kompetitif sekaligus penuh kebersamaan, mempertemukan pemain senior dari berbagai negara, seperti Prancis, Malaysia, China, Taiwan, Sri Lanka, Korea Selatan, dan Kolombia dengan legenda-legenda bulutangkis Indonesia. Kategori OPEN MAX.35 juga menjadi daya tarik tersendiri berkat tingginya antusiasme pemain muda yang turut meramaikan kompetisi.
Salah satu sorotan utama datang dari Brice Leverdez asal Prancis, mantan pemain top 20 dunia BWF dan tiga kali Olympian, yang berhasil menjuarai Tunggal Putra Profesional 35 serta Ganda Putra Combined Age 90 bersama Flandy Limpele.
Sementara itu, sejumlah pemain Indonesia juga tampil dominan dengan merebut gelar di berbagai kategori profesional maupun khusus.
Brice Leverdez mengaku terkesan dengan pengalaman mengikuti turnamen ini.
Menurutnya, kesempatan untuk kembali bertanding, bertemu sahabat lama, dan merasakan atmosfer kompetisi membuatnya seolah kembali ke masa aktif sebagai atlet profesional. Senada dengan itu, Debby Susanto berharap HUNDRED HOO HAA CUP dapat terus berkembang dan menarik lebih banyak peserta internasional pada penyelenggaraan berikutnya.
Tournament Director HUNDRED HOO HAA CUP 2026, Marlev Mainaky, mengatakan tingginya antusiasme peserta dan kualitas pertandingan menunjukkan pentingnya turnamen ini dalam komunitas bulutangkis internasional.
Ia menegaskan bahwa ajang tersebut bukan hanya kompetisi, tetapi juga perayaan semangat olahraga lintas generasi dan lintas negara.
Dengan partisipasi dari 14 negara yang melampaui ekspektasi, HUNDRED HOO HAA CUP 2026 menjadi fondasi awal bagi pengembangan turnamen bulutangkis senior bertaraf global yang lebih besar, inklusif, dan berkelanjutan di masa mendatang.
(sra)